ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Pesparani lebih kepada pembinaan dan pengembangan keimanan Katolik, dengan tiga pilar pendukung utama yaitu pilar pemerintah, pilar gereja dan pilar masyarakat.

25 Agustus 2023
0
Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Adrianus Utler, SE, Ketua Harian 1 LP3KD Mimika. (Foto. Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua. Id- Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Mimika telah berencana untuk menggelar Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani).

Sesuai agenda yang telah dipersiapkan panitia, pelaksanaan Pesparani yang baru pertama kali berlangsung di Kabupaten Mimika akan dilaksanakan pada November 2023 mendatang.

ADVERTISEMENT

Salah satu persiapan untuk mensukseskan kegiatan paduan suara Katolik ini yakni telah dibentuk kepanitiaan. Namun panitia belum bisa bekerja karena masih menunggu SK Bupati Mimika untuk kepengurusan baru masa bakti 2023-2028.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara yang menjadi kendala lainnya adalah masa kepengurusan LP3KD Mimika yang sudah berakhir tahun 2022.

Baca Juga

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

Hal ini disampaikan Adrianus Utler, Ketua Harian I, LP3KD Mimika kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Jumat 25 Agustus 2023.

Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Mimika ini menjelaskan, SK Bupati sangat diperlukan sebagai dasar panitia untuk bekerja.

SK Bupati akan dilampirkan dalam proposal sebagai syarat pengajuan anggaran pelaksanaan Pesparani di Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Dokumen lainnya sudah dimasukan ke Bagian Hukum Setda Mimika. Sekarang tinggal menunggu tandatangan bupati saja. Kalau SKnya sudah ada kami lampirkan di proposal,” jelasnya.

Pesparani ini lebih kepada pembinaan dan pengembangan keimanan Katolik, dengan tiga pilar pendukung utama yaitu pilar pemerintah, pilar gereja dan pilar masyarakat (umat).

Pelaksanaan Pesparani diharapkan bisa melibatkan tujuh Paroki di wilayah Keuskupan Timika, yaitu Paroki Katedral Tiga Raja, Paroki Maria Bintang Laut Kokonao.

Paroki Maria Fatima Pronggo, Paroki Santo Yoseph Atuka, Paroki Emanuel Mapurujaya, Paroki Kebangkitan Agimuga, Paroki Santo Petrus Karang Senang SP3 dan Paroki Santo Stefanus Sempan.

Utler menuturkan, dalam Pesparani lagu-lagu yang dinyanyikan lebih dikhususkan lagu liturgi Gereja Katolik, dengan peserta mulai anak-anak, remaja serta orang dewasa.

“Kita harap semua bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan iman ini,” harapnya.

Dijelaskan, saat ini panitia sementara menyusun Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk dikirim ke delapan paroki yang akan menjadi peserta Pesparani.

Melalui Juklak dan Juknis, setiap paroki akan mempelajari mata lomba yang akan diperebutkan pada Pesparani nanti. Adapun beberapa mata lomba yakni, mazmur kategori anak, remaja dan dewasa.

Lomba Cerdas Cermat Kitab Suci (CCKS) kategori anak dan remaja, tutur kitab suci kategori anak 7-12 tahun dengan perikop bacaan yang sudah ditentukan. Setelah peserta pelajari baru dinarasikan tanpa harus menghafal lurus dengan teks bacaan.

Meski demikian peserta harus mampu menuturkan kembali makna serta tujuan dari bacaan tersebut yang disertai mimik dan peragakan.

Mata lomba lainnya yakni, paduan suara dewasa campuran, Orang Muda Katolik (OMK) dan lagu-lagu gregorian, lektor kategori usia 15 tahun ke atas yang sudah menerima Sakramen Krisma.

“Kedepan selain Pesparani juga ada training of trainer bagi pelatih, dirigen, musik. Semua itu pembinaan yang dilakukan rutin setiap tahun,” jelasnya.

Utler menegaskan Pesparani bukan suatu tujuan, melainkan sarana untuk mempertemukan dan saling mengenal para peserta lomba antar sesama umat Katolik dari paroki lain.

Apabila dilaksanakan di tingkat provinsi maka mempertemukan peserta sesama umat Katolik perwakilan kabupaten. Begitupun Pesparani tingkat Nasional, pesertanya utusan dari semua provinsi berkumpul satu tempat.

“Di situ akan terjalin suatu keakraban satu sama lain sebagai sesama umat Katolik di seluruh Indonesia. Lomba ini bukan tujuan untuk mencari siapa yang menang dan kalah melainkan untuk sama-sama mensuppor sebagai umat Katolik,” tandasnya (Redaksi).

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026
Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

12 Maret 2026

POPULER

  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Kapolres Pegunungan Bintang Resmikan Rumah Kebangsaan Yetelas

Kapolres Pegunungan Bintang Resmikan Rumah Kebangsaan Yetelas

128 Pesilat di Timika akan Bertarung di Kejuaraan Bupati Cup

128 Pesilat di Timika akan Bertarung di Kejuaraan Bupati Cup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id