ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

30 Warga Kokonao Diedukasi Bangun Destinasi Desa Wisata di Wilayah Pesisir

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

24 Agustus 2023
0
Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Mendukung pengembangan destinasi pariwisata di wilayah pesisir, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Mimika memberikan edukasi membangun kampung (desa) wisata bagi 30 warga dari tujuh kampung di Kokonao, Distrik Mimika Barat.

Kegiatan yang berlangsung dipusatkan di Aula Lorensa TSM SP3. Acara dibuka dan ditutup Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Mimika.

ADVERTISEMENT

Kegiatan dengan tema ‘Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota’ dan sub tema ‘SDM OAP Terlatih Dalam Pengelolaan Tempat Wisata dan Sadar Wisata’, menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Papua Tengah, Jimi Mahue.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga menjelaskan, melalui pelatihan ini bertujuan agar kedepan pengelolaan destinasi kampung wisata tidak hanya ada di Jawa, tetapi ada juga di Indonesia Timur khususnya di Mimika, Papua Tengah.

Baca Juga

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimika mengungkapkan, dalam program pelatihan kampung wisata menghadirkan peserta perwakilan dari tujuh kampung di wilayah Distrik Mimika Barat.

Dengan harapan materi yang mereka dapat selama pelatihan bisa dikembangkan di kampung masing-masing.

“ Mendukung kreativitas masyarakat, pemerintah tidak akan tinggal diam tetapi akan turun memantau apakah sudah mulai kembangkan pariwisata atau belum,” ujar Jacob.

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

Dengan studi banding dapat menambah wawasan pengembangan pariwisata sesuai dengan kondisi serta karateristik geografisnya.

Pengembangan kampung wisata bagi masyarat pesisir dengan dua pilihan. Yaitu, pengembangan pariwisata laut atau darat dan pelaku ekowisata kembangkan wisatanya disesuaikan dengan kondisi geografis tempat tinggalnya.

Hadirnya pengembangan kampung wisata yang menarik, ramah dan aman akan mendorong wisatawan untuk datang berkunjung. Dengan demikian ikut berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat sendiri.

Kepada peserta pelatihan, Jacob berpesan hal yang paling penting diperhatikan dalam pengembangan pariwisata adalah faktor keamanan.

“Apabila situasinya aman dan nyaman sudah pasti orang akan senang datang berkunjung dan ingin tinggal berlama-lama. Tapi kalau tidak aman pasti orang tidak datang,” katanya.

Sementara Ones Kaowarepea, Kepala Kampung Kokonao yang juga peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga yang telah memberikan pelatihan bagi masyarakat dalam mengembangkan kampung wisata.

Menurut Ones pelatihan semacam ini belum pernah dilakukan bagi masyaralat pesisir, dan menjadi pengalaman pertamanya. Dengan pelatihan ini masyarakat menjadi tahu apa itu pariwisata, tujuan serta manfaatnya.

Termasuk bisa mengetahui kendala-kendala yang membuat masyarakat sendiri tidak bisa bangun kampungnya sendiri. Ones berkomitmen dengan bekal materi yang didapat, dirinya akan membentuk kelompok pengembangan wisata mangrove di kampungnya. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

KNPB Kepung DPRK Mimika, Tuntut Papua Jadi Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan, Aspirasi Akhirnya Diterima

15 Agustus 2026
SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

SATP Timika Siapkan Generasi Muda Papua Berdaya Saing Global, Montessori hingga Kurikulum Internasional

15 Agustus 2026
Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

Siswi SATP Timika Wakili Papua Tengah ke Tingkat Nasional, Widi Siap Berlaga di Jakarta

15 Agustus 2026
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

YPMAK Bidik Potensi Kopi Jadi Program Unggulan di Wilayah Pegunungan Mimika 

15 Agustus 2026
Arel Kerja Freeport Kembali Terusik, Satu Karyawan Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg

Willem Assem Sebut Tiga Warga yang Ditembak di Maybrat Bukan OPM, Dua Korbannya Perempuan 

15 Agustus 2026
Kemenkeu Tetapkan Dana Desa 2025 untuk Papua Tengah, Puncak Jaya Terbesar Rp275.517.473.000

Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Besaran Dana Desa Delapan Kabupaten. Ini Rinciannya

15 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    899 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    674 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id