ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

30 Warga Kokonao Diedukasi Bangun Destinasi Desa Wisata di Wilayah Pesisir

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

24 Agustus 2023
0
Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Mendukung pengembangan destinasi pariwisata di wilayah pesisir, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Mimika memberikan edukasi membangun kampung (desa) wisata bagi 30 warga dari tujuh kampung di Kokonao, Distrik Mimika Barat.

Kegiatan yang berlangsung dipusatkan di Aula Lorensa TSM SP3. Acara dibuka dan ditutup Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Mimika.

ADVERTISEMENT

Kegiatan dengan tema ‘Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota’ dan sub tema ‘SDM OAP Terlatih Dalam Pengelolaan Tempat Wisata dan Sadar Wisata’, menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Papua Tengah, Jimi Mahue.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga menjelaskan, melalui pelatihan ini bertujuan agar kedepan pengelolaan destinasi kampung wisata tidak hanya ada di Jawa, tetapi ada juga di Indonesia Timur khususnya di Mimika, Papua Tengah.

Baca Juga

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimika mengungkapkan, dalam program pelatihan kampung wisata menghadirkan peserta perwakilan dari tujuh kampung di wilayah Distrik Mimika Barat.

Dengan harapan materi yang mereka dapat selama pelatihan bisa dikembangkan di kampung masing-masing.

“ Mendukung kreativitas masyarakat, pemerintah tidak akan tinggal diam tetapi akan turun memantau apakah sudah mulai kembangkan pariwisata atau belum,” ujar Jacob.

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

Dengan studi banding dapat menambah wawasan pengembangan pariwisata sesuai dengan kondisi serta karateristik geografisnya.

Pengembangan kampung wisata bagi masyarat pesisir dengan dua pilihan. Yaitu, pengembangan pariwisata laut atau darat dan pelaku ekowisata kembangkan wisatanya disesuaikan dengan kondisi geografis tempat tinggalnya.

Hadirnya pengembangan kampung wisata yang menarik, ramah dan aman akan mendorong wisatawan untuk datang berkunjung. Dengan demikian ikut berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat sendiri.

Kepada peserta pelatihan, Jacob berpesan hal yang paling penting diperhatikan dalam pengembangan pariwisata adalah faktor keamanan.

“Apabila situasinya aman dan nyaman sudah pasti orang akan senang datang berkunjung dan ingin tinggal berlama-lama. Tapi kalau tidak aman pasti orang tidak datang,” katanya.

Sementara Ones Kaowarepea, Kepala Kampung Kokonao yang juga peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga yang telah memberikan pelatihan bagi masyarakat dalam mengembangkan kampung wisata.

Menurut Ones pelatihan semacam ini belum pernah dilakukan bagi masyaralat pesisir, dan menjadi pengalaman pertamanya. Dengan pelatihan ini masyarakat menjadi tahu apa itu pariwisata, tujuan serta manfaatnya.

Termasuk bisa mengetahui kendala-kendala yang membuat masyarakat sendiri tidak bisa bangun kampungnya sendiri. Ones berkomitmen dengan bekal materi yang didapat, dirinya akan membentuk kelompok pengembangan wisata mangrove di kampungnya. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id