ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

30 Warga Kokonao Diedukasi Bangun Destinasi Desa Wisata di Wilayah Pesisir

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

24 Agustus 2023
0
Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Mimika, Andri Patiung, Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Jimi Mahue, pemateri pelatihan, panitia foto bersama peserta usai acara penutup, Rabu 23 Agustus 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Mendukung pengembangan destinasi pariwisata di wilayah pesisir, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Mimika memberikan edukasi membangun kampung (desa) wisata bagi 30 warga dari tujuh kampung di Kokonao, Distrik Mimika Barat.

Kegiatan yang berlangsung dipusatkan di Aula Lorensa TSM SP3. Acara dibuka dan ditutup Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Mimika.

ADVERTISEMENT

Kegiatan dengan tema ‘Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Kabupaten/Kota’ dan sub tema ‘SDM OAP Terlatih Dalam Pengelolaan Tempat Wisata dan Sadar Wisata’, menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Provinsi Papua Tengah, Jimi Mahue.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jacob Toisuta, Kadis Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga menjelaskan, melalui pelatihan ini bertujuan agar kedepan pengelolaan destinasi kampung wisata tidak hanya ada di Jawa, tetapi ada juga di Indonesia Timur khususnya di Mimika, Papua Tengah.

Baca Juga

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimika mengungkapkan, dalam program pelatihan kampung wisata menghadirkan peserta perwakilan dari tujuh kampung di wilayah Distrik Mimika Barat.

Dengan harapan materi yang mereka dapat selama pelatihan bisa dikembangkan di kampung masing-masing.

“ Mendukung kreativitas masyarakat, pemerintah tidak akan tinggal diam tetapi akan turun memantau apakah sudah mulai kembangkan pariwisata atau belum,” ujar Jacob.

Bagi yang sudah mulai akan dinilai. Jika berdasarkan penilaian tim sudah bagus mengelola pariwisata, akan dipilih untuk dikirim studi banding ke desa wisata di Jawa.

Dengan studi banding dapat menambah wawasan pengembangan pariwisata sesuai dengan kondisi serta karateristik geografisnya.

Pengembangan kampung wisata bagi masyarat pesisir dengan dua pilihan. Yaitu, pengembangan pariwisata laut atau darat dan pelaku ekowisata kembangkan wisatanya disesuaikan dengan kondisi geografis tempat tinggalnya.

Hadirnya pengembangan kampung wisata yang menarik, ramah dan aman akan mendorong wisatawan untuk datang berkunjung. Dengan demikian ikut berdampak pada peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat sendiri.

Kepada peserta pelatihan, Jacob berpesan hal yang paling penting diperhatikan dalam pengembangan pariwisata adalah faktor keamanan.

“Apabila situasinya aman dan nyaman sudah pasti orang akan senang datang berkunjung dan ingin tinggal berlama-lama. Tapi kalau tidak aman pasti orang tidak datang,” katanya.

Sementara Ones Kaowarepea, Kepala Kampung Kokonao yang juga peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga yang telah memberikan pelatihan bagi masyarakat dalam mengembangkan kampung wisata.

Menurut Ones pelatihan semacam ini belum pernah dilakukan bagi masyaralat pesisir, dan menjadi pengalaman pertamanya. Dengan pelatihan ini masyarakat menjadi tahu apa itu pariwisata, tujuan serta manfaatnya.

Termasuk bisa mengetahui kendala-kendala yang membuat masyarakat sendiri tidak bisa bangun kampungnya sendiri. Ones berkomitmen dengan bekal materi yang didapat, dirinya akan membentuk kelompok pengembangan wisata mangrove di kampungnya. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

Menembus Batas Demi Kemanusiaan, Satgas Pasgat Evakuasi Ibu Hamil di Sinak Menuju RSUD Timika

14 Juli 2026
Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

Abrasi Ancam Pesisir Merauke, Garis Pantai Bergeser Sekitar 100 Meter

14 Juli 2026
Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

14 Juli 2026
Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

Cegah Pernikahan Dini, UNICEF, PPA Papua dan Forum Anak Susun Sejumlah Kebijakan

14 Juli 2026
Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

Pemeriksaan Dini Bayi Terlahir dengan Ibu Penderita HIV, Kemenkes Didesak Pengadaan Reagen

14 Juli 2026
Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

14 Juli 2026

POPULER

  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    719 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Obyek Wisata Harus Menarik, Pj Bupati: Jika Tidak Menghasilkan Uang Sama Saja dengan Membohongi Diri Sendiri

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Pesparani Perdana Digelar November, Panitia Belum Bisa Bekerja Terbentur SK Bupati Mimika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Korban Penembakan KKB di Puncak Dievakuasi ke Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id