ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Januari- Juni 2023 Malaria di Mimika Capai 36.828 Kasus, Dinkes Terapkan Aplikasi SMILE untuk Pelaporan Logistik Malaria

Aplikasi SMILE membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik mudah dikontrol.

3 Agustus 2023
0
Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penyakit malaria menjadi salah satu persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data Dinkes, terhitung sejak Januari sampai Juni 2023 jumlah penderita malaria di Mimika mencapai angka 36.826 kasus.

ADVERTISEMENT

Rinciannya, Bulan Januari 7.267 kasus, Bulan Februari 6.452 kasus, Bulan Maret 6.133 kasus, Bulan April 5.433 kasus, Bulan Mei 6.084 dan Bulan Juni 5.459 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Masih tingginya penyebaran malaria mendorong Dinkes Mimika melakukan berbagai upaya. Salah satunya menerapkan penggunaan aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) di seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes).

Baca Juga

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Sebagai langkah awal penggunaan aplikasi ini, Dinkes Mimika memberikan pelatihan penginputan pelaporan logistik malaria dan permintaan logistik ke sistem farmasi menggunakan aplikasi SMILE.

Pelatihan diberikan kepada puluhan tenaga kesehatan utusan dari 26 Puskesmas dan dua rumah sakit besar di Mimika (RSUD dan RSMM), Rabu 2 Agustus 2023.

Melalui aplikasi SMILE, petugas kesehatan di setiap Faskes dapat mengirim laporan kasus malaria dan permintaan logistik obat-obatan.

” Selama ini sistem pelaporan petugas kesehatan kepada sistem farmasi secara manual. Dengan SMILE bisa lebih cepat penyampaian informasi terkait distribusi logistik, pelaporan, pemantauan dan evaluasi,” jelas Kamaluddin, Kasie Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika kepada Koranpapua.id disela-sela kegiatan pelatihan.

Aplikasi SMILE juga membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik di setiap Faskes mudah dikontrol.

“Begitu juga apabila terjadi penumpukan logistik di salah satu Faskes, sementara di Faskes lain mengalami kekurangan mudah dideteksi. Dengan begitu bisa dilakukan redistribusi ke Faskes yang membutuhkan,” paparnya.

Dengan adanya pelatihan aplikasi SMILE, tenaga kesehatan diharapkan mampu menginput data logistik setiap ada transaksi, baik pengeluaran maupun permintaan. Ini bertujuan agar tidak terjadi kekosongan logistik di Faskes dan bisa menata pendistribusian logistik lebih baik kedepannya.

Kamaluddin menambahkan, salah satu cara ampuh untuk menurunkan jumlah kasus malaria adalah menggunakan kelambu pada saat tidur. Dinkes sudah mendistribusikan kelambu melalui Puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan malaria dengan penaburan abate di tempat-tempat genangan air dan penyemprotan fogging yang dilakukan selama ini dinilai kurang efektif.

“ Timika dengan curah hujan tinggi jadi abate yang ditabur  langsung dibawa air. Begitu juga fogging, ketika hujan turun asapnya langsung hilang. Jadi paling ampuh cegah malaria menggunakan kelambu,” jelasnya.

Ia meyakini jika masyarakat Mimika taat gunakan kelambu yang mengandung zat pestisida, dengan daya tahan selama 6 bulan dapat menurunkan angka malaria.

Setelah enam bulan, kelambu masih bisa dipakai, namun yang penting penggunaan dengan cara yang benar yakni, ujung kelambunya disisipkan pada kasur agar tidak ada celah untuk nyamuk masuk. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

13 Agustus 2026
Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

13 Agustus 2026
Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

13 Agustus 2026
Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

13 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

13 Agustus 2026
Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

13 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    868 shares
    Bagikan 347 Tweet 217
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    663 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Palang Jalan Cenderawasih SP2-Timika Dibuka, Sengketa Tanah Diserahkan ke Lemasa

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post

Galeri Foto Kegiatan Pelatihan Internal Anggota BPBD Mimika

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Dua Sekolah di Mimika Dapat Bantuan Dana Pembinaan Iman dari Kemenag

Ketua Tim Rugby Papua Tengah Odizeus Beanal foto bersama Tim Rugby di Stadion Banten Reborn Tangerang. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Tim Rugby Papua Tengah Kantongi Tiket Menuju PON XXI Aceh-Sumut 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id