ADVERTISEMENT
Sabtu, April 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Januari- Juni 2023 Malaria di Mimika Capai 36.828 Kasus, Dinkes Terapkan Aplikasi SMILE untuk Pelaporan Logistik Malaria

Aplikasi SMILE membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik mudah dikontrol.

3 Agustus 2023
0
Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penyakit malaria menjadi salah satu persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data Dinkes, terhitung sejak Januari sampai Juni 2023 jumlah penderita malaria di Mimika mencapai angka 36.826 kasus.

ADVERTISEMENT

Rinciannya, Bulan Januari 7.267 kasus, Bulan Februari 6.452 kasus, Bulan Maret 6.133 kasus, Bulan April 5.433 kasus, Bulan Mei 6.084 dan Bulan Juni 5.459 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Masih tingginya penyebaran malaria mendorong Dinkes Mimika melakukan berbagai upaya. Salah satunya menerapkan penggunaan aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) di seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes).

Baca Juga

Sambil Menangis Bupati Elvis Tabuni Sebut Anak Kecil dan Mama-mama Tidak Salah, Pemkab Pucak Berduka

Anggaran 2026 Terbatas: Tidak Semua Program Terakomodir, Gubernur Apolo: Bina Marga Hanya Tiga Kegiatan

Sebagai langkah awal penggunaan aplikasi ini, Dinkes Mimika memberikan pelatihan penginputan pelaporan logistik malaria dan permintaan logistik ke sistem farmasi menggunakan aplikasi SMILE.

Pelatihan diberikan kepada puluhan tenaga kesehatan utusan dari 26 Puskesmas dan dua rumah sakit besar di Mimika (RSUD dan RSMM), Rabu 2 Agustus 2023.

Melalui aplikasi SMILE, petugas kesehatan di setiap Faskes dapat mengirim laporan kasus malaria dan permintaan logistik obat-obatan.

” Selama ini sistem pelaporan petugas kesehatan kepada sistem farmasi secara manual. Dengan SMILE bisa lebih cepat penyampaian informasi terkait distribusi logistik, pelaporan, pemantauan dan evaluasi,” jelas Kamaluddin, Kasie Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika kepada Koranpapua.id disela-sela kegiatan pelatihan.

Aplikasi SMILE juga membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik di setiap Faskes mudah dikontrol.

“Begitu juga apabila terjadi penumpukan logistik di salah satu Faskes, sementara di Faskes lain mengalami kekurangan mudah dideteksi. Dengan begitu bisa dilakukan redistribusi ke Faskes yang membutuhkan,” paparnya.

Dengan adanya pelatihan aplikasi SMILE, tenaga kesehatan diharapkan mampu menginput data logistik setiap ada transaksi, baik pengeluaran maupun permintaan. Ini bertujuan agar tidak terjadi kekosongan logistik di Faskes dan bisa menata pendistribusian logistik lebih baik kedepannya.

Kamaluddin menambahkan, salah satu cara ampuh untuk menurunkan jumlah kasus malaria adalah menggunakan kelambu pada saat tidur. Dinkes sudah mendistribusikan kelambu melalui Puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan malaria dengan penaburan abate di tempat-tempat genangan air dan penyemprotan fogging yang dilakukan selama ini dinilai kurang efektif.

“ Timika dengan curah hujan tinggi jadi abate yang ditabur  langsung dibawa air. Begitu juga fogging, ketika hujan turun asapnya langsung hilang. Jadi paling ampuh cegah malaria menggunakan kelambu,” jelasnya.

Ia meyakini jika masyarakat Mimika taat gunakan kelambu yang mengandung zat pestisida, dengan daya tahan selama 6 bulan dapat menurunkan angka malaria.

Setelah enam bulan, kelambu masih bisa dipakai, namun yang penting penggunaan dengan cara yang benar yakni, ujung kelambunya disisipkan pada kasur agar tidak ada celah untuk nyamuk masuk. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sambil Menangis Bupati Elvis Tabuni Sebut Anak Kecil dan Mama-mama Tidak Salah, Pemkab Pucak Berduka

Sambil Menangis Bupati Elvis Tabuni Sebut Anak Kecil dan Mama-mama Tidak Salah, Pemkab Pucak Berduka

24 April 2026
Gubernur Apolo: Dana Otsus Diibaratkan Ular Dilepas Kepala Namun Ekornya Dipegang

Anggaran 2026 Terbatas: Tidak Semua Program Terakomodir, Gubernur Apolo: Bina Marga Hanya Tiga Kegiatan

24 April 2026
Sentuhan Bermakna: Brigpol Nixon Sambangi Warga yang Rumahnya Roboh di Kampung Hangaitji

Sentuhan Bermakna: Brigpol Nixon Sambangi Warga yang Rumahnya Roboh di Kampung Hangaitji

24 April 2026
Wujud Solidaritas untuk Papua Damai, Pemuda Katolik Papua Tengah Nyalakan 1.000 Lilin

Wujud Solidaritas untuk Papua Damai, Pemuda Katolik Papua Tengah Nyalakan 1.000 Lilin

24 April 2026
Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

Peningkatan Mutu Layanan, Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pertemuan CQI Bahas Program Malaria

24 April 2026
Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

Lakalantas di Mimika Awal 2026: 11 Tewas dan  97 Luka Berat, Kerugian Capai Rp227 Juta

24 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post

Galeri Foto Kegiatan Pelatihan Internal Anggota BPBD Mimika

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Dua Sekolah di Mimika Dapat Bantuan Dana Pembinaan Iman dari Kemenag

Ketua Tim Rugby Papua Tengah Odizeus Beanal foto bersama Tim Rugby di Stadion Banten Reborn Tangerang. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Tim Rugby Papua Tengah Kantongi Tiket Menuju PON XXI Aceh-Sumut 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id