ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Januari- Juni 2023 Malaria di Mimika Capai 36.828 Kasus, Dinkes Terapkan Aplikasi SMILE untuk Pelaporan Logistik Malaria

Aplikasi SMILE membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik mudah dikontrol.

3 Agustus 2023
0
Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Kamaluddin, Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penyakit malaria menjadi salah satu persoalan kesehatan yang masih menjadi pekerjaan rumah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.

Berdasarkan data Dinkes, terhitung sejak Januari sampai Juni 2023 jumlah penderita malaria di Mimika mencapai angka 36.826 kasus.

ADVERTISEMENT

Rinciannya, Bulan Januari 7.267 kasus, Bulan Februari 6.452 kasus, Bulan Maret 6.133 kasus, Bulan April 5.433 kasus, Bulan Mei 6.084 dan Bulan Juni 5.459 kasus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Masih tingginya penyebaran malaria mendorong Dinkes Mimika melakukan berbagai upaya. Salah satunya menerapkan penggunaan aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE) di seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes).

Baca Juga

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

Sebagai langkah awal penggunaan aplikasi ini, Dinkes Mimika memberikan pelatihan penginputan pelaporan logistik malaria dan permintaan logistik ke sistem farmasi menggunakan aplikasi SMILE.

Pelatihan diberikan kepada puluhan tenaga kesehatan utusan dari 26 Puskesmas dan dua rumah sakit besar di Mimika (RSUD dan RSMM), Rabu 2 Agustus 2023.

Melalui aplikasi SMILE, petugas kesehatan di setiap Faskes dapat mengirim laporan kasus malaria dan permintaan logistik obat-obatan.

” Selama ini sistem pelaporan petugas kesehatan kepada sistem farmasi secara manual. Dengan SMILE bisa lebih cepat penyampaian informasi terkait distribusi logistik, pelaporan, pemantauan dan evaluasi,” jelas Kamaluddin, Kasie Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika kepada Koranpapua.id disela-sela kegiatan pelatihan.

Aplikasi SMILE juga membantu petugas farmasi dalam pamantauan terhadap ketersediaan logistik malaria di setiap Faskes. Dengan demikian, ketersediaan logistik di setiap Faskes mudah dikontrol.

“Begitu juga apabila terjadi penumpukan logistik di salah satu Faskes, sementara di Faskes lain mengalami kekurangan mudah dideteksi. Dengan begitu bisa dilakukan redistribusi ke Faskes yang membutuhkan,” paparnya.

Dengan adanya pelatihan aplikasi SMILE, tenaga kesehatan diharapkan mampu menginput data logistik setiap ada transaksi, baik pengeluaran maupun permintaan. Ini bertujuan agar tidak terjadi kekosongan logistik di Faskes dan bisa menata pendistribusian logistik lebih baik kedepannya.

Kamaluddin menambahkan, salah satu cara ampuh untuk menurunkan jumlah kasus malaria adalah menggunakan kelambu pada saat tidur. Dinkes sudah mendistribusikan kelambu melalui Puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan malaria dengan penaburan abate di tempat-tempat genangan air dan penyemprotan fogging yang dilakukan selama ini dinilai kurang efektif.

“ Timika dengan curah hujan tinggi jadi abate yang ditabur  langsung dibawa air. Begitu juga fogging, ketika hujan turun asapnya langsung hilang. Jadi paling ampuh cegah malaria menggunakan kelambu,” jelasnya.

Ia meyakini jika masyarakat Mimika taat gunakan kelambu yang mengandung zat pestisida, dengan daya tahan selama 6 bulan dapat menurunkan angka malaria.

Setelah enam bulan, kelambu masih bisa dipakai, namun yang penting penggunaan dengan cara yang benar yakni, ujung kelambunya disisipkan pada kasur agar tidak ada celah untuk nyamuk masuk. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

20 Mei 2026
Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

20 Mei 2026
Kemenkum RI: Putra-Putri Asli Papua Diberikan Akses Masuk Sekolah Kedinasan Hingga Peluang Menjadi ASN

Kemenkum RI: Putra-Putri Asli Papua Diberikan Akses Masuk Sekolah Kedinasan Hingga Peluang Menjadi ASN

20 Mei 2026
BPKP Papua Tengah Uji Efektivitas dan Tata Kelola Integrasi Layanan Primer di Mimika

BPKP Papua Tengah Uji Efektivitas dan Tata Kelola Integrasi Layanan Primer di Mimika

20 Mei 2026
Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

20 Mei 2026
Bupati Johannes Rettob Segera Evaluasi Besar-besaran Kinerja Seluruh Kepala Distrik

Serapan APBD Mimika Rendah, Bupati Mimika Sebut Kenaikan Harga Material Jadi Kendala

20 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post

Galeri Foto Kegiatan Pelatihan Internal Anggota BPBD Mimika

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Dua Sekolah di Mimika Dapat Bantuan Dana Pembinaan Iman dari Kemenag

Ketua Tim Rugby Papua Tengah Odizeus Beanal foto bersama Tim Rugby di Stadion Banten Reborn Tangerang. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Tim Rugby Papua Tengah Kantongi Tiket Menuju PON XXI Aceh-Sumut 2024

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id