ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Reynold Ubra Menyatakan Mundur dari Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Mimika

Dalam waktu dekat Reynold akan mengajukan surat pengunduran secara resmi kepada Bupati, dan bersedia bekerja sebagai staf biasa.

21 Juni 2023
0
Kepala Dinas Kabupaten Mimika Reynold Ubra (Foto :Doc/Koranpapua.id)

Kepala Dinas Kabupaten Mimika Reynold Ubra (Foto :Doc/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Reynold Ubra menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Keputusan mundur dari jabatan Kadinkes sudah disampaikan secara lisan dalam mediasi dirinya bersama Sekretaris Dinkes Marsel Mameyau yang dipimpin Pj. Sekda Petrus Yumte, Plh Asisten 2 Setda Mimika Petrus Lewa Koten di Hotel Cenderawasih 66, Selasa 20 Juni 2023.

ADVERTISEMENT
“Saya sampaikan tetap loyal. Karena kejadian ini sudah kedua kalinya. Apalagi loyalitas dan wibawa pemerintahan sebagai ASN kita harus jaga. Itu yang kemarin saya sampaikan ke pa Sekda”

Dalam waktu dekat Reynold akan mengajukan surat pengunduran secara resmi kepada Bupati, dan bersedia bekerja sebagai staf biasa. Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dirinya tetap loyal dan siap menjalankan tugas sebagai pegawai pemerintah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keputusan pengunduran diri ini disampaikan Reynold kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Rabu 21 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIT.

Baca Juga

Nelayan di Poumako Kesulitan BBM, John Gobai: Perlu Dibangun Fasilitas SPBN

Dogiyai Bersih: Masyarakat, ASN dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Ciptakan Lingkungan Sehat

Reynold mengucapkan terima kasih kepada Pj Sekda dan Plh Asisten 2 yang sudah memfasilitasi mediasi bersama Marsel Mameyau.

Dikatakan penyebab terjadinya persoalan di internal Dinkes yang berbuntut sampai penutupan kantor sebagaimana disampaikan Sekretaris yakni yang berhubungan dengan Hotline Service, perjalanan dinas keluar daerah serta Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dalam mediasi bersama Pj Sekda, Reynold sudah menjelaskan bahwa sesuai SOP termasuk Hotline Service, Sekretaris berfungsi sebagai motor penggerak dalam sebuah organisasi dalam hubungan kerja ke atasan dan ke bawahan.

“Namun mungkin komunikasi kita kurang efektif sehingga antara bawahan dan pimpinan ini jadi bahan evaluasi,” jelasnya.

Semua permasalahan sudah diselesaikan dengan baik. Secara emosional dirinya dengan sekretaris tidak ada masalah pribadi

Terkait dengan perjalanan dinas keluar daerah, Reynold juga sudah menjelaskan kepada PJ Sekda. Menurutnya, sesuai rekapan hasil perjalanan dinas yang dilaporkan Dinkes ke Badan Pengawasan Keuangan (BPK) untuk tahun 2021 Kadinkes melakukan perjalanan dinas keluar daerah tiga kali, sementara Sekretaris melakukan perjalanan enam kali.

Pada tahun 2022, Kadinkes melakukan perjalanan dinas empat kali dan sekretaris enam kali. Dan terhitung sejak Januari-Juni 2023, kepala dinas melakukan perjalanan dinas tiga kali dan sekretaris dua kali.

“Saya melakukan perjalanan keluar daerah tahun 2023 hanya untuk hal-hal penting yang yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi saya sebagai kepala dinas kesehatan,” paparnya.

Pertama, perjalanan dinas ke Surabaya untuk belajar menambah wawasan di Dinas Kesehatan Kota Surabaya terkait stunting. Hasil dari Surabaya saat ini sedang diterapkan Dinkes Mimika.

Kedua, menghadiri pertemuan dan pembahasan finalisasi Peraturan Dalam Negeri terkait penerapan salur dana Bantuan Operasional Kesehatan DAK Non Fisik Tahun 2023. Karena mekanisme salurnya sistemnya dirubah.

“Sebagai pengguna anggaran saya harus paham itu secara detail supaya tidak terjadi kesalahan. Karena sebagai pengguna anggaran dan kepala Puskesmas sebagai kuasa pengguna anggaran. Dana ini ditransfer langsung ke rekening Puskesmas dan sistem pembayarannya non tunai tetapi antar rekening,” papar Reynold.

Mantan Sekretaris Komisi Perlindungan Aids (KPA) Mimika itu menambahkan, perjalanan dinas ketiga tahun 2023 saat mendampingi Plt Bupati Johannes Rettob dalam menerima piagam penghargaan di Jakarta.

“Dan kalau saya lakukan perjalanan keluar daerah untuk kepentingan pribadi tidak pernah saya gunakan dana perjalanan dinas. Saya pakai dana pribadi, untuk urusan-urusan keluarga,” tandas Reynold.

Reynold sangat menyayangkan terkait dengan tata kelola internal Dinkes. Jika ada sesuatu yang kurang puas sebaiknya dibicarakan dengan baik. Sebagai pimpinan tidak boleh menyandra pegawai tetapi harus memberikan perlindungan.

“Pada Senin 19 Juni itu saya sakit. Dan saya sudah meminta ijin kepada Asisten 3 untuk tidak masuk kantor. Terus saya juga sudah sampaikan ke Sekretaris bahwa saya sakit maka tidak masuk kantor,” paparnya.

Reynold baru mengetahui kejadian pintu utama Dinas Kesehatan digembok dengan semua pegawai ada di dalam ruangan pada sore harinya.

“Jadi marwah PNS dan loyalitas kita untuk mendukung salah satu misi kepala daerah yaitu tata kelola pemerintahan yang baik. Sebagai pemimpin kita perlu dievaluasi lagi,” katanya.

Buntut dari semua persoalan itu, sehingga pada akhir pertemuan bersama Pj Sekda dan Asisten 2, Reynold secara lisan menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Kadinkes, tetapi tetap melaksanakan tugas dan loyal sebagai ASN.

Meski Sekda dan Asisten 2 berharap agar tidak mengambil keputusan mengundurkan diri, namun Reynol tetap bersikukuh untuk tetap pada keputusannya.

“Saya sampaikan tetap loyal. Karena kejadian ini sudah kedua kalinya. Apalagi loyalitas dan wibawa pemerintahan sebagai ASN kita harus jaga. Itu yang kemarin saya sampaikan ke pa Sekda,” tambah Reynold.

Semua permasalahan sudah diselesaikan dengan baik. Secara emosional dirinya dengan sekretaris tidak ada masalah pribadi. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Nelayan di Poumako Kesulitan BBM, John Gobai: Perlu Dibangun Fasilitas SPBN

Nelayan di Poumako Kesulitan BBM, John Gobai: Perlu Dibangun Fasilitas SPBN

6 Mei 2026
Dogiyai Bersih: Masyarakat, ASN dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Ciptakan Lingkungan Sehat

Dogiyai Bersih: Masyarakat, ASN dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Ciptakan Lingkungan Sehat

6 Mei 2026
Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

6 Mei 2026
Marinir TNI AL Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas

Marinir TNI AL Lumpuhkan 10 Anggota OPM dan Rebut 56 Markas

6 Mei 2026
68 Prajurit Pilihan Brigif TP 34 Dikirim ke Papua

68 Prajurit Pilihan Brigif TP 34 Dikirim ke Papua

6 Mei 2026
BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Pemkab Mimika

BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 di Pemkab Mimika

6 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
SAH ! Pemerintah Resmi Cabut Status Pandemi COVID-19, Indonesia Masuki Masa Endemi

SAH ! Pemerintah Resmi Cabut Status Pandemi COVID-19, Indonesia Masuki Masa Endemi

Dua Hari di Kamar Jenazah, Brandy Akhirnya Dijemput Keluarga

Dua Hari di Kamar Jenazah, Brandy Akhirnya Dijemput Keluarga

Paulus Yanengga, Kepala Disnakertrans Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

4.000 Warga Mimika Masih Nganggur, Yanengga Minta Perusahaan yang Butuh Karyawan Lapor ke Disnakertrans

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id