ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Mengenal Sosok Evert Safuf, Mantan Sekda Bouven Digoel Terbaik Se- Indonesia Versi KPK

Sebagai mantan pejabat yang meniti karir dari pangkat paling bawah 2B dan pensiun dengan golongan 4D merupakan suatu berkat yang patut disyukuri.

8 Juni 2023
0
Evert Safuf, Mantan Sekda Kabupaten Bouven Digoel. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Evert Safuf, Mantan Sekda Kabupaten Bouven Digoel. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Masyarakat Kabupaten Mimika pasti mengenal dekat sosok Evert Safuf. Beliau merupakan mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Mimika. Jabatan terakhir yang diembannya sebagai Staf Ahli Setda Mimika Tahun 2013.

Lama menghilang, sosok pria yang mudah akrab ini, ternyata mengukir prestasi gemilang ketika menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bouven Digoel.

Sebuah penghargaan sebagai Sekda terbaik se-Indonesia versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah diterimanya tahun 2017. Penghargaan itu menjadi sebuah kenangan terindah selama meniti karir sebagai Apatur Sipil Negara (ASN).

Sebelum menjabat Sekda Bouven Diogel, sejumlah jabatan penting di Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah pernah dipercayakan kepadanya.

Baca Juga

37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

Polres Mimika Tangani 37 Laporan Narkoba hingga Oktober 2026

Kepada Koranpapua.id ketika ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis 8 Juni 2023, Evert Safuf mengisahkan perjalanan karirnya yang dimulai sebagai pegawai Juru Penerangan (Jupen) di Kabupaten Fakfak tahun 1982 dengan pangkat 2B.

Pria yang lahir di Aimaf, Aimaru Papua Barat tanggal 1 Agustus 1958 menyelesaikan pendidikan SD di Kumorkek tanah kelahirannya. Tempat kelahirannya kini sudah menjadi ibukota Kabupaten Maybrat.

Setelah menyelesaikan SD, Evert kecil melanjutkan ke SMP Negeri Aimaru dan lulus 1976. Selepas SMP orangtuanya mengirim Evert melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri Fakfak hingga tamat 1981.

Bermodalkan ijazah SMA, pada tahun 1982 melamar menjadi pegawai Juru Penerangan (Jupen) di Kabupaten Fakfak. Dua tahun bekerja atau tepatnya tahun 1984 mendapat SK pindah di Kecamatan Arguni Kabupaten Kaimana.

Setelah tiga tahun mengabdi di Kaimana, tahun 1987 Evert mendapatkan tempat tugas baru di wilayah Mimika Barat tepatnya di Kokonao.

“Saya ini pegawai Fakfak yang dipindahkan ke kantor perbantuan Fakfak  di Kokonao,” kenangnya.

Empat belas tahun mengabdi di wilayah Mimika Barat, pada tahun 2001 dimutasikan ke Kantor Bupati Mimika. Bersamaan dengan kepindahannya dari wilayah pesisir ke kota Timika, status kepegawaiannya yang semula pegawai vertikal beralih ke otonom.

Sejak saat itu karirnya sebagi ASN mulai menanjak. Pada tahun 2003-2005 Evert muda dipercayakan sebagai Camat (Kadistrik) Tembagapura. Masuk tahun 2005 kembali dilantik sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Kampung sampai 2009.

Pada tahun 2009 kembali dipercayakan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hingga tahun 2011. Hampir tiga tahun menjabat sebagai Kepala Disdukcapil Evert kembali dilantik sebagai Asisten 3 Setda Mimika hingga akhir Juni 2013.

Mengingat masa-masa itu, Evert merasa unik namun semuanya merupakan berkat Tuhan yang luar biasa. Bagaimana tidak, sejak menjabat sebagai camat, Kepala Bagian Pemerintahan Kampung dan Kepala Disdukcapil dari tahun 2003-2009 Evert hanya berijazah SMA.

“Saya waktu jabat Kepala Disdukcapil memang lagi tugas belajar di Universitas Manado (Unima). Tahun 2005-2006 kuliah jarak jauh dan wisuda tahun 2009. Tahun 2010-2012 lanjut S2 di Uncen kelas Timika,” paparnya.

Pada Juni 2013 bertepatan dengan pemilihan Gubernur Papua, Evert kembali dilantik menjadi Staf Ahli. Dan pada tahun yang sama dirinya pindah ke Boven Digoel menjabat sebagai Sekda Boven Digoel selama lima tahun hingga pensiun 2018.

Yang membuat Evert bergembira selain karirnya yang cemerlang adalah sebuah penghargaan yang tidak pernah dipikirkan dan dibayangkan sebelumnya.

Tepatnya setahun sebelum pensiun atau setelah empat tahun sebagai Sekda, tahun 2017 dirinya mendapat apresiasi secara langsung oleh KPK di Jakarta sebagai Sekda terbaik se- Indonesia.

Salah satu kriteria KPK menetapkan sebagai Sekda terbaik se- Indonesia, karena selama menjabat tidak pernah berbuat ‘nakal’. Dalam arti tidak membuat hal-hal merugikan orang. Apalagi yang mengambil hak orang, lebih khusus yang menyangkut anggaran pemerintah.

Apresiasi yang diberikan itu berdasarkan hasil rekam jejak kinerjanya selama empat tahun.

“Kita bisa tahu mana hak kita dan mana hak orang lain. Jadi semuanya menjadi tertib. Manajemennya baik dan tidak gaduh. Perjalanan administrasi pemerintahan juga harus baik,” pesannya.

Setelah 36 tahun mengabdi untuk Negara dan masyarakat, kini Evert kembali ke tengah masyarakat untuk menikmati hari senjanya bersama keluarga dengan penuh sukacita.

Ia mengenang kembali kisah-kisah indah meskipun hidup dalam keterbatasan dalam pelayanan di pesisir. Tidur, makan, minum, hidup dan mancing membaur bersama masyarakat. Meskipun hidup serba kekurangan, namun ia selalu bersyukur dan gembira.

“Makanan kami orang pantai ya hasil laut. Hidup aman. Semua anak-anak saya lahir dan besar di Kokonao,” kenangnya.

Suami dari Martha Beteyop ini merasa ada sedikit unik. Bahkan ia sungguh merasakan betapa besarnya kasih dan rahmat Tuhan yang dialaminya.

Sebagai mantan pejabat yang meniti karir dari pangkat paling bawah 2B dan pensiun dengan golongan 4D merupakan suatu berkat yang patut disyukuri. Bahwa selama 36 tahun bekerja melayani masyarakat mulai dari Fakfak, Kaimana, Timika dan Boven Digoel dilaksanakan dengan sukacita tanpa beban.

Dengan segudang pengalamannya, Evert berpesan dan memberikan memotivasi kepada para yuniornya yang masih aktif bekerja di Mimika. Bekerjalah dengan baik  melayani masyarakat, baik di pesisir dan pengunungan. Bekerjalah dengan hati yang tulus dan selalu merendahkan diri kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang mengatur seluruh usaha dan perjuangan hidup kita.

Dalam bekerja tetap mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi. Sebab, setiap perjalanan hidup ini Tuhan sudah mengaturnya. Jalanilah hidup ini dengan baik sesuai dengan apa yang sudah dimiliki dan diberikan Tuhan.

Ini bertujuan agar setelah purna tugas bisa menikmati hari-hari senja dengan suka cita bersama keluarga. Terbukti, 1 Agustus 2023 nanti usianya mencapai 65 tahun. Karenanya kepada para ASN untuk tetap semangat bekerja melayani masyarakat Mimika tercinta  (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polda Papua Amankan 25 Motor Diduga Hasil Curanmor di Uncen

Polda Papua Amankan 25 Motor Diduga Hasil Curanmor di Uncen

30 Oktober 2026
37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

37 Kasus Narkoba Ditangani Polres Mimika, 15 Orang Direhabilitasi BNNK

30 Oktober 2026
Polres Mimika Tangani 37 Laporan Narkoba hingga Oktober 2026

Polres Mimika Tangani 37 Laporan Narkoba hingga Oktober 2026

30 Oktober 2026
HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga Perbatasan Bomakia

HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga Perbatasan Bomakia

30 Oktober 2026
BNNK Mimika Rehabilitasi 15 Penyalahguna Narkoba, Lampaui Target 2026

BNNK Mimika Rehabilitasi 15 Penyalahguna Narkoba, Lampaui Target 2026

30 Oktober 2026
TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

30 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post

Respon Cepat Laporkan Kasus Penyakit, Puluhan Tenaga Kesehatan di Timika Ikut Penyegaran SKDR dan PD3I

Sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2022, Pj Sekda Tegaskan Penggunaan Uang Negara Harus Mengikuti Regulasi

Marianus Maknaepeku, Tokoh Masyarakat Kamoro memberkkan keterangan kepada Koranpapua.id, Jumat 9 Juni 2023. (Foto: Redaksi/ Koranpapua.id)

Tomas Kamoro Tolak Rencana Pelantikan Pj Sekda Papua Tengah Gantikan Plt Bupati Mimika, Jhon Rettob

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id