ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

SDI Kwamki II Kembalikan 123 Anak Didik Kepada Orangtua

Anak-anak merupakan aset dan generasi bangsa yang dinantikan Papua dan Kabupaten Mimika.

30 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Para guru SD Inpres Kwamki II, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika Papua Tengah mengembalikan 123 anak didik kepada orangtua setelah enam tahun menimbah ilmu di lembaga sekolah tersebut.

Pengembalian anak didik dikemas dalam acara penamatan siswa-siswi SD Inpres Kelas VI Tahun Ajaran 2022/2023 yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Selasa 30 Mei.

ADVERTISEMENT
“Rajin belajar agar kamu menjadi pintar dan menjadi orang hebat lebih daripada saya dan guru-gurumu saat ini. Saya harap kalian ada yang jadi bupati, gubernur bahkan presiden. Harus punya cita-cita yang tinggi”

Willem Naa, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika dalam sambutannya berpesan kepada anak-anak yang akan  lulus untuk berpikir kedepan. Masih membutuhkan waktu panjang untuk meraih cita-cita.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lupakan semua pengaruh yang kurang baik dan lebih fokus belajar. Karena anak-anak merupakan aset dan generasi bangsa yang dinantikan Papua dan Kabupaten Mimika.

Baca Juga

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

“Rajin belajar agar kamu menjadi pintar dan menjadi orang hebat lebih daripada saya dan guru-gurumu saat ini. Saya harap kalian ada yang jadi bupati, gubernur bahkan presiden. Harus punya cita-cita yang tinggi,” pesan Wilem.

Setelah lulus dan selanjutnya masuk SMP akan bertemu dengan teman-teman tamatan sekolah lain. Karenanya harus mampu bersaing, sehingga bisa menjadi yang terbaik dan mampu melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Apalagi kedepan dunia kerja membutuhkan kompetisi.

Wilem juga mengingatkan agar menyiapkan diri dari sekarang supaya bisa bersaing. Tetap menjaga nama baik almamater, meskipun nanti sudah masuk SMP, SMA maupun perguruan tinggi.

“Berdoa untuk bapak ibu guru. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka orang sederhana yang bisa mengubah manusia dari yang tidak tahu apa-apa bisa membaca, menulis dan berhitung,” timpal Wilem sembari menambahkan jika suatu saat nanti sudah menyelesaikan studi di perguruan tingggi bisa kembali membangun Mimika.

Heronia Maruanaya, Kepala SDI Kwamki II dalam kesempatan itu mengatakan tahun ini sekolah yang dipimpinnya menamatkan 123 siswa dan merupakan angkatan ke-41.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan, orangtua murid, anak didik dan panitia yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini.

Dikatakan angkatan pertama sekolah ini hanya menamatkan dua orang murid. Keduanya saat ini berkarya di Timika. Meski tidak menyebut namanyanya, namun satu orang saat ini sudah menjadi kepala sekolah dan satunya bekerja sebagai karyawan PT Freeport Indonesia.

Sampai usia sekolah 41 tahun sudah menamatkan ribuan anak didik. Mereka saat ini menyebar di seantero nusantara dengan berbagai profesi.

“Ada yang menjadi pejabat, polisi-TNI, anggota DPRD, guru, karyawan swasta dan pengusaha. Tidak saja berkarya di Papua tetapi di seluruh Indonesia,” paparnya.

Ia sangat berharap tamatan tahun 2023 kedepannya bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Saat ini tidak hanya membutuhkan generasi cerdas tetapi juga religius. Belajar yang rajin sehingga nantinya di SMP mampu bersaing dan tetap membawa nama baik SDI Kwamki II.

Kepada orangtua ia menghimbau untuk terus memberi perhatian dan motivasi sehingga anak-anak merasa terpacu dalam meraih cita-cita.

“Terima kasih telah percayakan kami guru-guru untuk mendidik anak-anak selama enam tahun,” tandasnya.

Toni Leisubun, Ketua Panitia Penamatan dalam menyampaikan laporan panitia menegaskan kehadiran orangtua merupakan satu dorongan dalam mendukung proses belajar anak. “Berhasil dan tidaknya sebuah acara tergantung dari dukungan kita. Sumber dananya sukarela dari orangtua. Kehadiran kita di sini bentuk dukungan bagi anak-anak kita,” tutup Roni. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

10 Juni 2026
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

10 Juni 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Rekrutmen Honorer Amungme-Kamoro Tidak Boleh Dihentikan, Marianus: Mereka Berhak Bekerja di Tanahnya Sendiri

10 Juni 2026
Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

10 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

10 Juni 2026
Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

10 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post

Bupati Jhon Rettob Pimpin Rapat Bahas Strategi Tuntaskan Stunting

Plt Bupati Minta PUPR Pasang 10 Ribu SR Air Bersih di Tahun 2023

Pendataan di 133 Kampung, BPS Mimika Terjunkan 191 Petugas Sensus Pertanian

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id