ADVERTISEMENT
Sabtu, September 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

20 April 2023
0
H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

Mama Yakoba Tepaya (baju merah) sementara menganyam ketupat sambil menunggu pembeli di Jalan Yos Sudarso, Kamis, 20 April 2023. (Foto: Redaksi/ Suarapapuatengah.com)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Suasana hari raya Idul Fitri 1444 H di Kota Timika mulai terasa, Kamis 20 April 2023. Hal ini bisa dilihat dengan adanya mama-mama Suku Mimika Wee (Kamoro) yang mulai menjajakan ketupat hasil karya tangan mereka.

Seperti biasanya, mereka mengambil tempat jualan di pinggir Jalan Yos Sudarso dan Jalan Bougenville sekitar area eks Pasar Swadaya.

ADVERTISEMENT

Momen semacam ini dimanfaatkan oleh mama-mama Mimika Wee dari dua kampung yakni Ayuka dan Tipuka tidak hanya pada perayaan Lebaran tetapi juga saat menyambut Natal dan Tahun Baru setiap tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yakoba Tepaya, penjual ketupat asal Kampung Ayuka menuturkan, dirinya bersama mama-mama yang lain berangkat dari kampung pukul 04 subuh menumpang bus Bintang Laut bantuan PT Freeport Indonesia yang dikelola Koperasi Bintang Laut Keuskupan Timika.

Baca Juga

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

Untuk tiba di kota untuk menjual barang-barang bawaan membutuhkan waktu perjalanan satu jam lamanya, sehingga tiba pukul 05 WIT.

“Kami numpang gratis. Itu bus bantuan Freeport yang dikelola Keuskupan Timika,” tutur Yakoba kepada Koranpapua.id, Kamis pagi.

Ia menjelaskan, jadwal bus menjemput biasanya subuh, jam 10 dan mengantar pulang pukul 15.00 WIT. Bagi penumpang yang berangkat pulang lewat dari jam 3 sore terpaksa harus menyewa mobil pick up sendiri. Biasanya patungan perorangan Rp25.000 atau sekali berangkat Rp400 ribu.

Ia bersama mama-mama yang lain lebih memilih menjual di area eks Pasar Swadaya karena letaknya lebih strategis, mudah dijangkau pembeli dan biasa mendapat jemputan, ketimbang jualan di Pasar Sentral bus tidak bisa masuk dan terlalu jauh serta banyak yang menjual.

Ketupat yang dijualnya enam buah dibandrol Rp5000, kelapa muda yang kecil 10 ribu perbuah dan yang besar dua buah 15 ribu. Lainnya, daun pisang satu gulungan 5000 dan pisang kepok yang tandannya besar 100 ribu dan yang kecil 50.000.

Ia berharap semua barang bawaan laku semua supaya uangnya digunakan untuk membeli sembako.

“Kami sudah biasa jualan di sini. Lebih ramai dan dekat. Kalau di Pasar Sentral jauh dan bus tidak bisa masuk,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

26 September 2026
Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

25 September 2026
Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

25 September 2026
Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

25 September 2026
Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

25 September 2026

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

25 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id