ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

20 April 2023
0
H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

Mama Yakoba Tepaya (baju merah) sementara menganyam ketupat sambil menunggu pembeli di Jalan Yos Sudarso, Kamis, 20 April 2023. (Foto: Redaksi/ Suarapapuatengah.com)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Suasana hari raya Idul Fitri 1444 H di Kota Timika mulai terasa, Kamis 20 April 2023. Hal ini bisa dilihat dengan adanya mama-mama Suku Mimika Wee (Kamoro) yang mulai menjajakan ketupat hasil karya tangan mereka.

Seperti biasanya, mereka mengambil tempat jualan di pinggir Jalan Yos Sudarso dan Jalan Bougenville sekitar area eks Pasar Swadaya.

Momen semacam ini dimanfaatkan oleh mama-mama Mimika Wee dari dua kampung yakni Ayuka dan Tipuka tidak hanya pada perayaan Lebaran tetapi juga saat menyambut Natal dan Tahun Baru setiap tahun.

Yakoba Tepaya, penjual ketupat asal Kampung Ayuka menuturkan, dirinya bersama mama-mama yang lain berangkat dari kampung pukul 04 subuh menumpang bus Bintang Laut bantuan PT Freeport Indonesia yang dikelola Koperasi Bintang Laut Keuskupan Timika.

Baca Juga

Buron Lima Tahun, Pelaku Pembakaran Camp PT Unggul di Puncak Diciduk Satgas Damai Cartenz

Investasi Mimika, Pemkab Bahas Perizinan hingga Insentif

Untuk tiba di kota untuk menjual barang-barang bawaan membutuhkan waktu perjalanan satu jam lamanya, sehingga tiba pukul 05 WIT.

“Kami numpang gratis. Itu bus bantuan Freeport yang dikelola Keuskupan Timika,” tutur Yakoba kepada Koranpapua.id, Kamis pagi.

Ia menjelaskan, jadwal bus menjemput biasanya subuh, jam 10 dan mengantar pulang pukul 15.00 WIT. Bagi penumpang yang berangkat pulang lewat dari jam 3 sore terpaksa harus menyewa mobil pick up sendiri. Biasanya patungan perorangan Rp25.000 atau sekali berangkat Rp400 ribu.

Ia bersama mama-mama yang lain lebih memilih menjual di area eks Pasar Swadaya karena letaknya lebih strategis, mudah dijangkau pembeli dan biasa mendapat jemputan, ketimbang jualan di Pasar Sentral bus tidak bisa masuk dan terlalu jauh serta banyak yang menjual.

Ketupat yang dijualnya enam buah dibandrol Rp5000, kelapa muda yang kecil 10 ribu perbuah dan yang besar dua buah 15 ribu. Lainnya, daun pisang satu gulungan 5000 dan pisang kepok yang tandannya besar 100 ribu dan yang kecil 50.000.

Ia berharap semua barang bawaan laku semua supaya uangnya digunakan untuk membeli sembako.

“Kami sudah biasa jualan di sini. Lebih ramai dan dekat. Kalau di Pasar Sentral jauh dan bus tidak bisa masuk,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

20 Oktober 2026
Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

Anggota DPR Papua Tengah Nancy Raweyai: Pendidikan Kunci Perubahan di Mimika

20 Oktober 2026
Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

Bahaya Kabut Asap: Anak dan Lansia Perlu Perlindungan Ekstra

20 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman 36 Botol Miras Ilegal ke Oksibil

20 Oktober 2026
Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

Pemkab Mimika Dorong Perencanaan Kampung Berbasis Kebutuhan Warga

20 Oktober 2026
DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

20 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    645 shares
    Bagikan 258 Tweet 161
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    514 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
  • Waspada Influenza! Kenali 8 Gejala dan Cara Mencegahnya

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

    512 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id