ADVERTISEMENT
Rabu, September 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

20 April 2023
0
H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

Mama Yakoba Tepaya (baju merah) sementara menganyam ketupat sambil menunggu pembeli di Jalan Yos Sudarso, Kamis, 20 April 2023. (Foto: Redaksi/ Suarapapuatengah.com)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Suasana hari raya Idul Fitri 1444 H di Kota Timika mulai terasa, Kamis 20 April 2023. Hal ini bisa dilihat dengan adanya mama-mama Suku Mimika Wee (Kamoro) yang mulai menjajakan ketupat hasil karya tangan mereka.

Seperti biasanya, mereka mengambil tempat jualan di pinggir Jalan Yos Sudarso dan Jalan Bougenville sekitar area eks Pasar Swadaya.

ADVERTISEMENT

Momen semacam ini dimanfaatkan oleh mama-mama Mimika Wee dari dua kampung yakni Ayuka dan Tipuka tidak hanya pada perayaan Lebaran tetapi juga saat menyambut Natal dan Tahun Baru setiap tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yakoba Tepaya, penjual ketupat asal Kampung Ayuka menuturkan, dirinya bersama mama-mama yang lain berangkat dari kampung pukul 04 subuh menumpang bus Bintang Laut bantuan PT Freeport Indonesia yang dikelola Koperasi Bintang Laut Keuskupan Timika.

Baca Juga

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Untuk tiba di kota untuk menjual barang-barang bawaan membutuhkan waktu perjalanan satu jam lamanya, sehingga tiba pukul 05 WIT.

“Kami numpang gratis. Itu bus bantuan Freeport yang dikelola Keuskupan Timika,” tutur Yakoba kepada Koranpapua.id, Kamis pagi.

Ia menjelaskan, jadwal bus menjemput biasanya subuh, jam 10 dan mengantar pulang pukul 15.00 WIT. Bagi penumpang yang berangkat pulang lewat dari jam 3 sore terpaksa harus menyewa mobil pick up sendiri. Biasanya patungan perorangan Rp25.000 atau sekali berangkat Rp400 ribu.

Ia bersama mama-mama yang lain lebih memilih menjual di area eks Pasar Swadaya karena letaknya lebih strategis, mudah dijangkau pembeli dan biasa mendapat jemputan, ketimbang jualan di Pasar Sentral bus tidak bisa masuk dan terlalu jauh serta banyak yang menjual.

Ketupat yang dijualnya enam buah dibandrol Rp5000, kelapa muda yang kecil 10 ribu perbuah dan yang besar dua buah 15 ribu. Lainnya, daun pisang satu gulungan 5000 dan pisang kepok yang tandannya besar 100 ribu dan yang kecil 50.000.

Ia berharap semua barang bawaan laku semua supaya uangnya digunakan untuk membeli sembako.

“Kami sudah biasa jualan di sini. Lebih ramai dan dekat. Kalau di Pasar Sentral jauh dan bus tidak bisa masuk,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

30 September 2026
Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

30 September 2026
DPO Jaringan Senjata Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Perannya

DPO Jaringan Senjata Diamankan di Jayapura, Polisi Dalami Perannya

30 September 2026
Kurikulum Pendidikan Harus Berakar pada Tanah dan Budaya Setempat

Kurikulum Pendidikan Harus Berakar pada Tanah dan Budaya Setempat

30 September 2026
Dua Korban Kecelakaan Ditemukan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika, Satu Tewas di Selokan

Dua Korban Kecelakaan Ditemukan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika, Satu Tewas di Selokan

30 September 2026
Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

30 September 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id