ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

20 April 2023
0
H-3 Idul Fitri 1444 H, Mama-mama Mimika Wee Mulai Jajakan Ketupat

Mama Yakoba Tepaya (baju merah) sementara menganyam ketupat sambil menunggu pembeli di Jalan Yos Sudarso, Kamis, 20 April 2023. (Foto: Redaksi/ Suarapapuatengah.com)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Suasana hari raya Idul Fitri 1444 H di Kota Timika mulai terasa, Kamis 20 April 2023. Hal ini bisa dilihat dengan adanya mama-mama Suku Mimika Wee (Kamoro) yang mulai menjajakan ketupat hasil karya tangan mereka.

Seperti biasanya, mereka mengambil tempat jualan di pinggir Jalan Yos Sudarso dan Jalan Bougenville sekitar area eks Pasar Swadaya.

ADVERTISEMENT

Momen semacam ini dimanfaatkan oleh mama-mama Mimika Wee dari dua kampung yakni Ayuka dan Tipuka tidak hanya pada perayaan Lebaran tetapi juga saat menyambut Natal dan Tahun Baru setiap tahun.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yakoba Tepaya, penjual ketupat asal Kampung Ayuka menuturkan, dirinya bersama mama-mama yang lain berangkat dari kampung pukul 04 subuh menumpang bus Bintang Laut bantuan PT Freeport Indonesia yang dikelola Koperasi Bintang Laut Keuskupan Timika.

Baca Juga

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Pemdis Mimika Baru Usulkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

Untuk tiba di kota untuk menjual barang-barang bawaan membutuhkan waktu perjalanan satu jam lamanya, sehingga tiba pukul 05 WIT.

“Kami numpang gratis. Itu bus bantuan Freeport yang dikelola Keuskupan Timika,” tutur Yakoba kepada Koranpapua.id, Kamis pagi.

Ia menjelaskan, jadwal bus menjemput biasanya subuh, jam 10 dan mengantar pulang pukul 15.00 WIT. Bagi penumpang yang berangkat pulang lewat dari jam 3 sore terpaksa harus menyewa mobil pick up sendiri. Biasanya patungan perorangan Rp25.000 atau sekali berangkat Rp400 ribu.

Ia bersama mama-mama yang lain lebih memilih menjual di area eks Pasar Swadaya karena letaknya lebih strategis, mudah dijangkau pembeli dan biasa mendapat jemputan, ketimbang jualan di Pasar Sentral bus tidak bisa masuk dan terlalu jauh serta banyak yang menjual.

Ketupat yang dijualnya enam buah dibandrol Rp5000, kelapa muda yang kecil 10 ribu perbuah dan yang besar dua buah 15 ribu. Lainnya, daun pisang satu gulungan 5000 dan pisang kepok yang tandannya besar 100 ribu dan yang kecil 50.000.

Ia berharap semua barang bawaan laku semua supaya uangnya digunakan untuk membeli sembako.

“Kami sudah biasa jualan di sini. Lebih ramai dan dekat. Kalau di Pasar Sentral jauh dan bus tidak bisa masuk,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Seluruh Toko dan Rumah Pasang CCTV, Kapolres Mimika: Jangan Tunggu Jadi Korban Kejahatan

Seluruh Toko dan Rumah Pasang CCTV, Kapolres Mimika: Jangan Tunggu Jadi Korban Kejahatan

24 Juli 2026
Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mimika Rp28 Miliar Mengendap Setahun di Kepolisian, Kapolda: Masih Tunggu Audit BPKP

Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mimika Rp28 Miliar Mengendap Setahun di Kepolisian, Kapolda: Masih Tunggu Audit BPKP

24 Juli 2026
Komisi III DPR RI Tinjau Mimika, Kapolda Jermias Desak Pembangunan Mako Polda dan Penguatan Penegakan Hukum

Komisi III DPR RI Tinjau Mimika, Kapolda Jermias Desak Pembangunan Mako Polda dan Penguatan Penegakan Hukum

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

Pemkab Mimika Perkuat Transformasi Perpustakaan Berbasis Digital, Bupati: Bukan Tempat Menyimpan Koleksi Buku

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

20 Anak Putus Sekolah Asal Mimika Dikirim Ikuti Pelatihan Keterampilan di Bogor dan Jakarta

24 Juli 2026
46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

46 KPM PKH di Mimika Pilih Graduasi Mandiri, Terima Modal Usaha Rp5 Juta

24 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    904 shares
    Bagikan 362 Tweet 226
  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Suporter Futsal Polda NTT dan Soe Ricuh, Kota Kupang Mencekam

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Tips Aman Amati Gerhana Matahari

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Jatuh 22 April

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id