ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air

19 April 2023
0
Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: Ist)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menengaskan status Papua di wilayah tertentu ditingkatkan menjadi siaga tempur darat.

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Max Mehrtens.

ADVERTISEMENT

Demikian disampaikan Yudo di Lapangan Udara Timika, Papua, Selasa, 18 April 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mengungkapkan penetapan status ini mirip dengan yang diterapkan di wilayah laut Natuna. Di Natuna, TNI menerapkan status siaga tempur laut. Sementara di Papua, diterapkan status siaga tempur darat.

Baca Juga

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

Jenderal bintang empat dari matra AL ini, menegaskan, peningkatan status ini dilakukan untuk mengaktifkan naluri tempur para prajurit TNI terbangun.

Ia mengaku, sebelumnya TNI menerapkan pendekatan lunak maupun dalam upaya pembebasan Philip. Pendekatan lunak itu, dilakukan dengan membangun komunikasi dengan warga maupun operasi teritorial.

Namun demikian, katanya, serangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap Satgas dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna membuat pendekatan itu diubah.

Dikatakan serangan terhadap Satgas terjadi di Distrik Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu, 15 April 2023 mengakibatkan seorang prajurit TNI gugur.

Kejadian ini ketika prajurit tersebut menjalani patroli di Distrik Mugi-Mam karena mendapatkan informasi tentang keberadaan Philip di wilayah tersebut.

Dikatakan, Satgas awalnya ingin berkomunikasi dengan KKB dan berharap Philip bisa dibebaskan tanpa kekerasan.

“Harapan kami seperti itu, tapi ternyata belum sampai ke sana sudah dihadang dan ditembaki seperti itu,” katanya.

Meski statusnya ditingkatkan, mantan Kepala Staf TNI AL itu menegaskan, tidak akan ada penambahan jumlah pasukan maupun altusista di Papua.

“Pasukan yang ada adalah pasukan rotasi dari pasukan yang ada,” tuturnya.

Alutsista yang ditempatkan di Papua juga tidak digunakan untuk bertempur. Ia mencontohkan helikopter di Papua hanya dipakai untuk tujuan transportasi dan evakuasi pasukan.

Bahkan, ia telah turun pengecekan langsung terhadap kondisi Satgas yang diserang oleh KKB di Nduga, Papua pada 15 April 2023.

Sebelumnya, jumlah korban dalam peristiwa itu masih simpang siur. TPNPB mengklaim membunuh sembilan prajurit dan merampas sembilan pucuk senjata. Sementara, TNI menyatakan hanya satu prajuritnya yang tewas.

Atas klaim TPNPB itu, Yudo menegaskan sebagai informasi bohong. |Jumlah prajurit yang tewas dalam serangan tersebut hanya satu orang. Satgas yang ditugaskan itu memiliki total 36 prajurit.

“Saya sudah mendapatkan data yang sangat akurat,” katanya.

Seorang prajurit yang tewas adalah Pratu Miftahul Arifin. Miftahul tewas karena tertembak, lalu jatuh ke jurang. Selain korban tewas, empat prajurit juga mengalami luka tembak dan luka lainnya karena terjatuh saat menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Empat orang itu selamat semua.

Namun katanya, masih ada empat prajurit lainnya yang belum ditemukan. Pencarian terhadap keempat prajurit tersebut masih terus dilakukan.

Perlu diketahui Pilot Susi Air Kapten Philips Max Mehrtens disandera TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023. Tujuannya Indonesia mau mengakui kemerdekaan Papua.

Menyikapi itu, Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung membentuk satuan tugas untuk menyelamatkan pria asal Selandia Baru tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

Bahas Pemberantasan Korupsi, Kapolda se-Papua Raya dan Ketua KPK RI Bertemu di Jayapura

18 Juli 2026
Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

Dinas Kesehatan Papua Tengah Gerak Cepat Turunkan Tim Investigasi Campak ke Dogiyai

18 Juli 2026
Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Desa Pujer Baru: Langkah Bersama Menuju Masyarakat Sehat

17 Juli 2026
Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

Dihadapkan Penolakan hingga Ancaman Keamanan, BPS Mimika: Pendataan SE 2026 Baru 41 Persen

17 Juli 2026
Dari Medan Tugas ke Hamparan Sawah, Satgas Pasgat Hadir Mengawal Kedaulatan Pangan Papua

Dari Medan Tugas ke Hamparan Sawah, Satgas Pasgat Hadir Mengawal Kedaulatan Pangan Papua

17 Juli 2026
Satgas TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo

Instruksi Bupati Mimika Tidak Berlaku, Fakta Lapangan: Pertamini dan Penjual BBM Eceran Tetap Beroperasi

17 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    796 shares
    Bagikan 318 Tweet 199
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Amankan Pria 49 Tahun Terduga Pelaku Rudapaksa Anak 12 Tahun di SP4

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bergeser dari Polresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Jabat Dirreskrimsus Polda Papua

    732 shares
    Bagikan 293 Tweet 183
Next Post
PPNI Tolak RUU Kesehatan

PPNI Tolak RUU Kesehatan

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id