ADVERTISEMENT
Jumat, Agustus 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air

19 April 2023
0
Aktifkan Naluri Prajurit TNI, Status Papua Ditingkatkan Jadi Siaga Tempur Darat

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. (Foto: Ist)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menengaskan status Papua di wilayah tertentu ditingkatkan menjadi siaga tempur darat.

Peningkatan status ini setelah jatuhnya korban jiwa prajurit TNI Pratu Miftahul Arifin dalam operasi pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Max Mehrtens.

ADVERTISEMENT

Demikian disampaikan Yudo di Lapangan Udara Timika, Papua, Selasa, 18 April 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia mengungkapkan penetapan status ini mirip dengan yang diterapkan di wilayah laut Natuna. Di Natuna, TNI menerapkan status siaga tempur laut. Sementara di Papua, diterapkan status siaga tempur darat.

Baca Juga

Misteri Kematian EN di Penginapan Sinar Ujung, Polisi Dalami Perempuan yang Terakhir Bersama Korban

Penganiayaan Maut di Jalan Cenderawasih-Timika, Polisi Akui Belum Temukan Titik Terang

Jenderal bintang empat dari matra AL ini, menegaskan, peningkatan status ini dilakukan untuk mengaktifkan naluri tempur para prajurit TNI terbangun.

Ia mengaku, sebelumnya TNI menerapkan pendekatan lunak maupun dalam upaya pembebasan Philip. Pendekatan lunak itu, dilakukan dengan membangun komunikasi dengan warga maupun operasi teritorial.

Namun demikian, katanya, serangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap Satgas dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna membuat pendekatan itu diubah.

Dikatakan serangan terhadap Satgas terjadi di Distrik Mugi-Mam, Nduga, Papua, Sabtu, 15 April 2023 mengakibatkan seorang prajurit TNI gugur.

Kejadian ini ketika prajurit tersebut menjalani patroli di Distrik Mugi-Mam karena mendapatkan informasi tentang keberadaan Philip di wilayah tersebut.

Dikatakan, Satgas awalnya ingin berkomunikasi dengan KKB dan berharap Philip bisa dibebaskan tanpa kekerasan.

“Harapan kami seperti itu, tapi ternyata belum sampai ke sana sudah dihadang dan ditembaki seperti itu,” katanya.

Meski statusnya ditingkatkan, mantan Kepala Staf TNI AL itu menegaskan, tidak akan ada penambahan jumlah pasukan maupun altusista di Papua.

“Pasukan yang ada adalah pasukan rotasi dari pasukan yang ada,” tuturnya.

Alutsista yang ditempatkan di Papua juga tidak digunakan untuk bertempur. Ia mencontohkan helikopter di Papua hanya dipakai untuk tujuan transportasi dan evakuasi pasukan.

Bahkan, ia telah turun pengecekan langsung terhadap kondisi Satgas yang diserang oleh KKB di Nduga, Papua pada 15 April 2023.

Sebelumnya, jumlah korban dalam peristiwa itu masih simpang siur. TPNPB mengklaim membunuh sembilan prajurit dan merampas sembilan pucuk senjata. Sementara, TNI menyatakan hanya satu prajuritnya yang tewas.

Atas klaim TPNPB itu, Yudo menegaskan sebagai informasi bohong. |Jumlah prajurit yang tewas dalam serangan tersebut hanya satu orang. Satgas yang ditugaskan itu memiliki total 36 prajurit.

“Saya sudah mendapatkan data yang sangat akurat,” katanya.

Seorang prajurit yang tewas adalah Pratu Miftahul Arifin. Miftahul tewas karena tertembak, lalu jatuh ke jurang. Selain korban tewas, empat prajurit juga mengalami luka tembak dan luka lainnya karena terjatuh saat menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Empat orang itu selamat semua.

Namun katanya, masih ada empat prajurit lainnya yang belum ditemukan. Pencarian terhadap keempat prajurit tersebut masih terus dilakukan.

Perlu diketahui Pilot Susi Air Kapten Philips Max Mehrtens disandera TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023. Tujuannya Indonesia mau mengakui kemerdekaan Papua.

Menyikapi itu, Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung membentuk satuan tugas untuk menyelamatkan pria asal Selandia Baru tersebut. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemprov Papua Tata Penyelesaian Hak Ulayat, Gubernur Matius: Selesaikan Dulu Sebelum Pembayaran

Pemprov Papua Tata Penyelesaian Hak Ulayat, Gubernur Matius: Selesaikan Dulu Sebelum Pembayaran

28 Agustus 2026
BPK Lakukan Pemeriksaan Tematik Ketahanan Energi Nasional 2025-2026 di Papua Selatan

BPK Lakukan Pemeriksaan Tematik Ketahanan Energi Nasional 2025-2026 di Papua Selatan

28 Agustus 2026
Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Pemda Se-Papua Raya Segera Rampungkan Penyaluran Dana Otsus Tahap II, Keterlambatan Tidak Bisa Dibenarkan dengan Alasan Regulasi

28 Agustus 2026
Kemendagri Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah Naik Menjadi 1,39 Juta Jiwa

Kemendagri Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah Naik Menjadi 1,39 Juta Jiwa

28 Agustus 2026
YPMAK Pertahankan Pengurus Lama Pokja SP2, Dorong Program Ekonomi Kelompok

YPMAK Pertahankan Pengurus Lama Pokja SP2, Dorong Program Ekonomi Kelompok

28 Agustus 2026
Tekan Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Mimika Libatkan Masyarakat Mimika Timur Kenali Kehamilan Berisiko

Konser Amal Mimika for NTT: Timika Berdonasi, 1.000 Lilin Jadi Simbol Solidaritas

28 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    646 shares
    Bagikan 258 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Tanah Merah Baru, 75 Personel Dikerahkan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
PPNI Tolak RUU Kesehatan

PPNI Tolak RUU Kesehatan

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

Empat Jenazah TNI yang Ditembak KKB di Nduga Disemayamkan di RSUD Mimika

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

PHBI dan Pemkab Mimika Siap Selenggarakan Malam Takbiran, Bakal Ada Lomba Mobil Hias Nuansa Idul Fitri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id