ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Siswa tidak hanya melakukan promosi, tetapi juga membantu pembuatan katalog, brosur, hingga strategi pemasaran agar produk lebih dikenal masyarakat.

26 Maret 2026
0
SMP YPJ Kuala Kencana Gelar Pasar Kreatif, Bekali Siswa Jiwa Wirausaha Sejak Dini

Para pelajar kelas VII SMP YPJ Kuala Kencana menggelar kegiatan Pasar Kreatif sebagai bagian dari pembelajaran interdisipliner. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– SMP YPJ Kuala Kencana, Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Pasar Kreatif sebagai bagian dari pembelajaran interdisipliner.

Kegiatan ini melibatkan mata pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Prakarya bagi siswa kelas VII.

Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim, mengatakan Pasar Kreatif merupakan bentuk pembelajaran kontekstual.

Melalui kegiatan ini dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa, mulai dari perencanaan hingga evaluasi usaha.

Baca Juga

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

“Para siswa belajar secara langsung bagaimana menghitung untung-rugi, memproduksi, hingga menjual hasil karya mereka,” ujar Nursalim.

Kepala SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di masa depan,” tambah Nursalim saat kegiatan berlangsung di Sporthall YPJ Kuala Kencana, Kamis 26 Maret 2026.

Nursalim menjelaskan, Pasar Kreatif juga merupakan bagian dari program Middle Years Programme (MYP) International Baccalaureate (IB) yang menekankan pembelajaran interdisipliner dan proyek berbasis komunitas.

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas VII yang terbagi dalam 12 kelompok.

Masing-masing kelompok mengolah satu bahan dasar lokal seperti buah, ubi, dan sagu menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi.

Produk-produk yang dijajakan siswa tidak hanya dibeli oleh sesama pelajar, tetapi juga menarik minat para guru serta orang tua murid yang turut hadir dan berbelanja.

Guru Prakarya, Matelda Ibo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari proses pembelajaran selama kurang lebih tiga bulan.

“Ini adalah tugas akhir yang juga menjadi penilaian rapor siswa. Mereka belajar menentukan produk, mengolah bahan lokal secara kreatif, hingga membuat kemasan dan strategi pemasaran agar menarik minat pembeli,” jelasnya.

Berbagai inovasi produk ditampilkan siswa, seperti kolak sagu mutiara, donat ubi, kue berbahan dasar ubi ungu, hingga aneka olahan buah dengan tampilan kekinian.

Setiap kelompok juga membuat branding produk, lengkap dengan logo dan kemasan.

Dari sisi pembelajaran IPS, guru Irma Dimara menuturkan bahwa siswa dibekali pemahaman tentang konsep ekonomi.

Termasuk produksi, distribusi, dan konsumsi, serta keseimbangan antara penawaran dan permintaan.

“Mereka melakukan survei pasar terlebih dahulu, lalu belajar menentukan harga agar sesuai dengan daya beli konsumen dan tidak merugi,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pelajaran Matematika, siswa mempraktikkan aritmetika sosial dengan menghitung modal, keuntungan, dan potensi kerugian dari usaha yang mereka jalankan.

Kegiatan ini juga didukung oleh siswa kelas IX melalui Community Project (CP), salah satunya kelompok “Craftopia” yang membantu mama-mama Papua memasarkan produk kerajinan noken.

Melalui proyek tersebut, siswa tidak hanya melakukan promosi, tetapi juga membantu pembuatan katalog, brosur, hingga strategi pemasaran agar produk lebih dikenal masyarakat.

Salah satu peserta, Rafael, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Bersama kelompoknya, ia mengolah pisang menjadi berbagai produk seperti molen, risol, dan kue.

“Dari modal Rp110.000, kami sudah mendapatkan keuntungan. Ini pengalaman baru bagi kami untuk belajar berwirausaha,” katanya.

Sementara itu, juri kegiatan, Maria Jakadewa, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek.

Seperti kreativitas, kualitas produk, kemasan, strategi pemasaran, pelayanan, dan kerja sama tim.

“Kegiatan ini sangat baik karena melatih siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik langsung dalam dunia usaha,” ujarnya.

Melalui Pasar Kreatif ini, SMP YPJ Kuala Kencana berharap siswa memiliki keterampilan hidup (life skill) serta kesiapan untuk menjadi wirausaha di masa depan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Bupati Mimika: Pembentukan Koperasi Pendulang Emas Harus Ikuti Aturan Pusat

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Peduli Sepak Bola: Lanud J.A. Dimara Bina Talenta Anak Muda Papua Selatan, Gelar Danlanud Cup U-12

Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 3,0, Belum Ada Laporan Resmi Kerusakan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id