ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

14 Oktober 2024
0
PKK Enam Distrik Ikut Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, Peserta yang Juara akan Demo Masakan di Hari Pangan Sedunia

Hasil Lomba Cipta Menu (LCM) karya ibu-ibu PKK enam distrik di Mimika sementara disajikan di atas meja menunggu dinilai dewan juri, Senin 14 Oktober 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengadakan Lomba Cipta Menu (LCM) berbahan pangan lokal beragam bergizi seimbang dan aman.

Lomba yang berlangsung sehari, dipusatkan di Balai Latihan yang berada di kompleks Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan Poros SP2, Senin 14 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Kegiatan diikuti 18 peserta utusan PKK Distrik Mimika Timur, Wania, Iwaka, Kuala Kencana dan Kwamki Narama, Mimika Baru dan satu kelompok dari ibu-ibu binaan Dinas Ketahanan Pangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yulius Koga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika mengatakan, pelaksanaan LCM ini merupakan yang terakhir kali didanai melalui pos anggaran Otonomi Khusus (Otsus) 2024.

Baca Juga

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

“Kegiatan ini sasaran utamanya adalah ibu-ibu PKK di enam distrik. Untuk lomba kali ini setiap distrik diwakili tiga orang,” ujar Yulius kepada koranpapua.id di ruang kerjanya, Senin 14 Oktober 2024.

Yulius mengungkapkan, ibu-ibu PKK ini sudah mendapatkan pelatihan mengolah pangan lokal beragam mengandung gizi.

Pelatihan diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan selama hampir tiga tahun terakhir.

Dengan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan, maka mereka ditantang, apakah bisa menciptakan menu lokal lengkap dengan nama bahan dan komposisi takaran atau resepnya.

“Kita ingin mereka kreatif dan inovasi cipta menu lokal baru dengan pangan lokal berupa pisang, ubi tatas, keladi, sagu dan bukan dari tepung terigu siap dipakai,” jelas Yulius.

Dengan lomba ini diharapkan ibu-ibu mampu menciptakan menu lokal dengan resep masakan makanan terbaru.

Resep itu kemudian dapat diajarkan kepada ibu-ibu lain di distrik maupun kelurahan dan kampung.

“Lomba ini juga untuk memotivasi pemerintah tingkat distrik agar bisa menganggarkan untuk pelatihan ibu-ibu di tingkat kelurahan dan kampung,” pungkasnya.

Untuk tenaga pelatihannya dapat memanfaatkan ibu-ibu PKK distrik yang sudah mengikuti pelatihan pengolahan pangan lokal.

“Kami harap setelah melatih ibu-ibu PKK distrik, pemerintah distrik harus anggarkan untuk buat pelatihan bagi ibu-ibu di kelurahan dan kampung,” timpalnya.

Keterlibatan pemerintah distrik untuk melatih PKK di wilayah masing-masing, dikarenakan Dinas Ketahanan Pangan punya kewenangan hanya sampai di tingkat distrik.

“Kalau kami sampai di kelurahan dan kampung kami disalahkan, karena dianggap masuk wilayah kerjanya distrik,” katanya.

Melalui lomba ini juga bertujuan agar dapat mengurangi pemborosan penggunaan pangan lokal dari kebiasaan selama ini yang hanya direbus.

“Kebiasaan makanan sisa disimpan, karena hanya direbus jadi tidak bertahan lama, akhirnya rusak dan dibuang”.

Dengan inovasi ini menjadi solusi memperpanjang masa peyimpanan pangan lokal dalam waktu lama agar tidak mudah rusak atau busuk.

“Pangan lokal seperti ubi, papeda, patatas dapat diolah menjadi kue kering atau kue basah yang bisa bertahan beberapa hari bahkan beberapa minggu,” tandas Yulius.

Tujuan lainnya untuk membiasakan anak-anak mengkonsumsi pangan lokal. Sebab saat ini pola makan anak-anak sudah beralih ke beras, sehingga ketika belum mengkonsumsi nasi, perut masih terasa lapar.

Dalam perlombaan ini, Dinas Ketahanan Pangan mendatangkan satu orang chef dari Hotel Horison, satu orang tenaga gizi dari Dinas Kesehatan Mimika.

Ada juga satu perwakilan TP-PKK Kabupaten Mimika dan satu orang dari Balai Latihan Kementerian Pertanian Jayapura sebagai dewan juri.

Yulius memastikan kelompok PKK yang nantinya keluar sebagai juara akan tampil melakukan demo masak pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang berlangsung di halaman Eme Neme Yauware tanggal 16 Oktober 2024.

Untuk hadiah berupa uang pembinaan hadiah juga akan diserahkan pada saat hari puncak HPS. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

9 Maret 2026
Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

9 Maret 2026
12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

9 Maret 2026
Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

9 Maret 2026
Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

9 Maret 2026
Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

9 Maret 2026

POPULER

  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
Next Post
Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Pj Bupati Mimika Targetkan Penetapan APBD  2025 Bulan November 2024, Fokus Pembangunan di Pesisir dan Gunung

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Polres Mimika Terima Laporan Dua Paslon, Masyarakat Dihimbau Bijak Menggunakan Media Sosial

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Claus Wamafma Paparkan Komitmen Freeport Wujudkan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Hadapan Guru Besar 45 Universitas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id