TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan pentingnya peningkatan kinerja aparatur kampung dalam pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kampung.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Mimika, Dr. Abraham Kateyau, mengingatkan bahwa kepala kampung memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanah yang telah diberikan masyarakat secara optimal.
Menurut dia, kepala kampung merupakan hasil pilihan masyarakat sehingga memiliki kewajiban untuk memastikan pelayanan pemerintahan berjalan dengan baik di wilayah masing-masing.
“Kami hanya bisa mengimbau aparatur kampung untuk melaksanakan tugas pelayanan pemerintahan dengan baik,” ujar Abraham, Kamis 2 Juli 2026.
Menurutnya, masyarakat sudah memilih mereka untuk membantu menyelenggarakan urusan pemerintahan di kampung, sehingga sudah menjadi kewajiban aparatur kampung memberikan pelayanan yang maksimal.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga mendorong masyarakat agar lebih selektif dalam menentukan kepala kampung.
Masyarakat perlu mempertimbangkan kapasitas dan pemahaman terhadap tugas pemerintahan, bukan faktor lain yang tidak berkaitan dengan pelayanan publik.
Abraham juga menambahkan bahwa, pengawasan terhadap kinerja kepala kampung dilakukan melalui pemerintah distrik sebagai perpanjangan tangan Bupati Mimika.
Setiap kepala distrik memiliki kewenangan untuk melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di kampung.
“Bupati sudah memberikan kewenangan kepada pemerintah distrik untuk melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan. Kepala distrik juga memiliki kewenangan untuk mengatur kepala-kepala kampung di wilayahnya,” katanya.
Menurutnya, dengan sistem pengawasan berlapis tersebut membuat kepala kampung tidak dapat bertindak di luar ketentuan. Namun demikian, ia mengakui pelaksanaannya di lapangan masih perlu terus diperkuat agar lebih efektif.
Terkait evaluasi kinerja, Pemkab Mimika akan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke sejumlah distrik pada bulan mendatang. Kegiatan tersebut juga dimungkinkan melibatkan kepala kampung di wilayah masing-masing.
“Kami akan melakukan Monev ke distrik-distrik bulan depan. Sasaran utama kami adalah pegawai distrik, dan jika memungkinkan kami juga akan mengumpulkan kepala-kepala kampung,” ujarnya.
Abraham menambahkan, tim evaluasi yang telah dibentuk sebelumnya masih terus bekerja menilai kinerja kepala kampung.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan Bupati Mimika dalam menentukan kebijakan ke depan, termasuk dalam proses pengusulan kembali kepala kampung pada periode berikutnya.
“Tim evaluasi sementara masih bekerja. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan Bupati, misalnya dalam menentukan apakah kepala kampung masih diusulkan kembali atau tidak,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








