ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Kondisi di Kampung Amole berangsur kondusif setelah aparat menambah pengamanan dan mengamankan beberapa oknum yang diduga terlibat kericuhan.

12 Januari 2026
0
Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

Aparat kepolisian melakukan pengamanan di Kampung Amole Distrik Distrik Kwamki Narama Kabupaten Mimika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kericuhan sempat kembali terjadi di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, tak lama setelah prosesi perdamaian antara kelompok Newegelan dan Dang dinyatakan selesai, Senin 12 Januari 2026.

Ketegangan pecah saat aparat kepolisian menggiring sejumlah tahanan, memicu penolakan warga yang menuntut pembebasan para pelaku karena konflik dianggap telah didamaikan.

ADVERTISEMENT

Aksi penolakan tersebut membuat situasi di lokasi menjadi tegang. Warga yang hadir menilai penahanan tidak relevan karena kesepakatan damai telah dicapai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka berulang kali mendesak agar para tahanan segera dilepaskan. Namun demikian, aparat kepolisian tetap bersikukuh melanjutkan proses hukum.

Baca Juga

Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Pihak kepolisian menegaskan bahwa perdamaian adat tidak serta-merta menghapus unsur pidana yang telah terjadi.

Para pelaku disebut terlibat dalam sejumlah tindak kriminal, mulai dari penyerangan terhadap petugas, perusakan kendaraan operasional, hingga aksi pemanahan yang melukai anggota Brimob saat konflik berlangsung.

Situasi kian memanas ketika seorang oknum yang diduga menjadi provokator melakukan pelemparan ke arah aparat keamanan dan sejumlah pejabat yang berada di lokasi prosesi.

Tindakan tersebut memicu reaksi cepat dari aparat dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara guna membubarkan massa dan mengendalikan situasi.

Meski demikian, tembakan peringatan belum sepenuhnya meredam emosi warga. Kerusuhan pun tak terhindarkan.

Aparat keamanan kemudian melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang yang diduga menjadi pemicu utama kekacauan. Sementara situasi setempat sempat mencekam.

Pantauan koranpapua.id, kondisi di Kampung Amole berangsur kondusif setelah aparat menambah pengamanan dan mengamankan beberapa oknum yang diduga terlibat kericuhan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk mencegah terjadinya bentrok susulan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

Nobar Pesta Babi Tutup HUT Ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua

26 Mei 2026
Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Kaimana Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Belum Ada Laporan Dampak Kerusakan

26 Mei 2026
Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

26 Mei 2026
Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

Dramatis! 44 Pendulang Emas Berhasil Dievakuasi dari Awimbon ke Boven Digoel

26 Mei 2026
Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

26 Mei 2026
Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

25 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    715 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Prosesi Adat Akhiri Konflik Kwamki Narama Maknanya Sakral, Sekda Puncak: Jaminan Kuat Konflik Tidak Terulang

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Warning! Narkoba Masuk Kampung di Mimika, Babinsa Koramil Agimuga Amankan Tiga Pengedar

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id