ADVERTISEMENT
Jumat, April 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Disnakertrans ESDM Catat Ada 14 Ribu Orang Menganggur di Papua Tengah, Terbanyak di Mimika dan Nabire

Tingginya pencari kerja di Mimika dan Nabire, disebabkan daya tarik sektor pertambangan dan perkebunan yang memicu arus kedatangan pencari kerja dari luar Papua Tengah.

7 Januari 2026
0
Disnakertrans ESDM Catat Ada 14 Ribu Orang Menganggur di Papua Tengah, Terbanyak di Mimika dan Nabire

14 Ribu Orang Menganggur di Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Jumlah pencari kerja yang masih menganggur di Provinsi Papua Tengah, terbilang cukup tinggi.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Provinsi Papua Tengah, mencatat pada tahun 2025 terdapat sekitar 14 ribu penganggur di seluruh kabupaten di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Dari belasan ribu pencari kerja itu, jumlah terbanyak terdapat di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu disampaikan Frits Borai, Kepala Dinas Nakertrans ESDM Papua Tengah, di Nabire, Selasa 6 Januari 2026.

Baca Juga

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Frits mengatakan, salah satu upaya untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah Papua Tengah, pihaknya meluncurkan strategi proaktif.

Sementara untuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP), pemerintah meluncurkan Program Vokasi sejalan dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.

“Program vokasi sudah berjalan. Kami mengirimkan peserta untuk pelatihan dengan tujuan yang jelas. Ketika lulus, mereka harus langsung terserap oleh pasar kerja,” ungkapnya.

Frits menjelaskan tingginya pencari kerja di Mimika dan Nabire, disebabkan daya tarik sektor pertambangan dan perkebunan yang memicu arus kedatangan pencari kerja dari luar Papua Tengah.

Namun menurutnya, pencari kerja dari luar Papua tidak dibarengi dengan keselarasan keterampilan (skill mismatch) dengan kebutuhan industri.

Tantangan penyerapan tenaga kerja meski peluang kerja terbuka luas, juga dipengaruhi oleh rendahnya minat dan kesiapan tenaga kerja lokal pada sektor tertentu.

Frits mencontohkan hasil komunikasi dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang siap menampung 1.500 pekerja, namun hanya terdapat 8 orang pendaftar.

Selain membuka jalur pelatihan, Disnakertrans ESDM juga mempermudah akses informasi lowongan melalui platform “Siap Kerja” serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Lanjut Frits, untuk pengawasan upah dan hak pekerja, pemerintah berkomitmen untuk mengawasi pelaksanaan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Karena upaya menekan kemiskinan harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak-hak pekerja. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026
Baru Kembalikan Rp502 Juta, Temuan Rp28 Miliar di KPU Mimika Masih Diusut

Baru Kembalikan Rp502 Juta, Temuan Rp28 Miliar di KPU Mimika Masih Diusut

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bahas Berbagai Isu Kruasil, MRP se-Papua Raya Audensi dengan DPD RI di Jakarta

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Festival Media se-Papua Raya Agendakan Seminar Strategis Membedah Isu Krusial, Ini Menjadi Sejarah Baru

Festival Media se-Papua Raya Agendakan Seminar Strategis Membedah Isu Krusial, Ini Menjadi Sejarah Baru

801 Tenaga Pendidik Lulus PPG, Bukti Komitmen Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

801 Tenaga Pendidik Lulus PPG, Bukti Komitmen Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pakar Hukum Nasional: KUHP Baru Wadahi Living Law, Penting untuk Masyarakat Adat di Papua

Pakar Hukum Nasional: KUHP Baru Wadahi Living Law, Penting untuk Masyarakat Adat di Papua

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id