ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Mereka menilai hal tersebut menimbulkan pertanyaan terkait transparansi dan keadilan dalam proses pengambilan kebijakan.

7 April 2026
0
Demo di DPRK Mimika: FRP Angkat Isu Otsus, Freeport dan Militerisme

Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi di Kantor DPRK Mimika, Selasa 7 April 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Ratusan massa dari Front Rakyat Papua (FRP) menggelar aksi di halaman Kantor DPRK Mimika, Selasa 7 April 2026.

Mereka menyampaikan berbagai tuntutan terkait kondisi sosial, ekonomi, serta arah kebijakan di Papua yang dinilai belum berpihak pada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dalam orasinya, massa menyoroti sejumlah isu penting, diantaranya penutupan PT Freeport Indonesia, hingga situasi keamanan, serta kebijakan pemerintah di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka juga mengkritik kinerja Majelis Rakyat Papua (MRP) serta pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) yang telah berjalan sejak 2001, namun dianggap belum memberikan dampak nyata.

Baca Juga

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

“Kami minta DPRK benar-benar menerima dan membahas aspirasi kami, bukan sekadar mendengar. Tutup PTFI, bubarkan MRP”.

“Kembalikan Otsus ke pusat karena kami menilai tidak memberi manfaat bagi rakyat Papua,” tegas Onan Kobogau dalam orasinya.

Tokoh perempuan, Fransisca Pinimet, menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai kebijakan Otsus selama ini belum membawa perubahan signifikan bagi Orang Asli Papua (OAP) dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyinggung sejarah panjang keberadaan PT Freeport Indonesia sejak diberlakukannya Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA) tahun 1967.

Menurut massa, aktivitas pertambangan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memicu persoalan sosial serta konflik terkait pengelolaan wilayah adat.

Sorotan lain diarahkan pada perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) hingga 2061, yang dinilai dilakukan tanpa keterlibatan penuh masyarakat adat.

Mereka menilai hal tersebut menimbulkan pertanyaan terkait transparansi dan keadilan dalam proses pengambilan kebijakan.

Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak pemerintah pusat agar tidak menutup mata terhadap situasi di Papua, serta segera mengambil langkah yang benar-benar berpihak pada masyarakat lokal, bukan semata-mata kepentingan investasi.

Aksi diakhiri dengan penyerahan tuntutan kepada sejumlah anggota DPRK Mimika yang menerima langsung massa aksi, termasuk Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

25 Agustus 2026
Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

25 Agustus 2026

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

25 Agustus 2026
500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

25 Agustus 2026
Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

25 Agustus 2026
Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

25 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    634 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Wabup Mimika Dorong Dana Kampung Ikut Biayai Pencegahan HIV, TBC, dan Malaria

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Terima Paket dari Jayapura, IRT di Timika Ditangkap Bawa 10 Paket Ganja

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Lima Sekolah di Mimika Bersiap Rebut Predikat Adiwiyata Nasional

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Sambut HUT TNI AU ke-80, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Baksos di SDI 4 Distrik Aboy

Sambut HUT TNI AU ke-80, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Laksanakan Baksos di SDI 4 Distrik Aboy

DPRK Mimika Terima Aspirasi FRP, Mathius Yanengga: Otsus Jilid II Gagal

DPRK Mimika Terima Aspirasi FRP, Mathius Yanengga: Otsus Jilid II Gagal

Proyek Perpustakaan di SMPN Jila Rp950 Juta Masuk Radar Kejari Mimika, Sejumlah Saksi Diperiksa

Proyek Perpustakaan di SMPN Jila Rp950 Juta Masuk Radar Kejari Mimika, Sejumlah Saksi Diperiksa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id