ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Puluhan Ekor Anjing dan Kucing Kesayangan Warga Mimika Divaksinasi Rabies

Penyebutan anjing dan kucing bukan ternak tetapi hewan kesayangan, karenanya harus  diperlakukan dengan penuh sayang. Karena bukan ternak maka tidak untuk dipotong pada Desember dan tahun baru.

7 Oktober 2023
0
Puluhan Ekor Anjing dan Kucing Kesayangan Warga Mimika Divaksinasi Rabies

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten vaksinasi Sui dalam kegiatan vaksinasi massal rabies, Sabtu 7 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Puluhan ekor anjing dan kucing kesayangan milik warga Mimika, Provinsi Papua Tengah mendapat pelayanan vaksinasi rabies secara masal, Sabtu 7 September 2023.

Program vaksinasi yang digagas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam rangka memperingati HUT ke 27 Kabupaten Mimika pada 8 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

Vaksinasi masal dengan tagline ‘All for 1- One Health for All’ Vaksinasi Massal Rabies’, juga dalam rangka memperingati World Rabies Day yang jatuh pada 28 September 2023 lalu dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada hari ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Jalan Poros SP2 Timika dibuka oleh drh. Sabelina Fitriani, M.Si, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika.

Baca Juga

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

Hadir juga Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika dan Kepala Stasiun Karantina Hewan dan Tumbuhan Kelas I Timika Ferdi, S.P., M.Si.

Puluhan masyarakat pecinta anjing dan kucing sejak pagi sudah mendatangi lokasi pelaksanaan vaksin sambil membawa hewan peliharaan. Beberapa ekor kucing ada yang diisi dalam keranjang, sementara anjing diikat dengan tali pengaman untuk memudahkan pengendalian aktivitas.

Vaksinasi massal diawali dengan penyuntikan seekor anjing oleh Sabelina Fitriani, menyusul Reynold Ubra menyuntik anjing bernama Sui berusia 1,5 tahun milik Dita, warga Irigasi area Pohon Jomblo.

Sementara Kepala Stasiun Karantina Kelas I Timika Ferdi, S.P.,MSi memvaksin kucing bernama Yumi berusia 14 bulan milik Ibu Ati, staf Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika.

Sabelina Fitriani dalam sambutannya menjelaskan pelaksanaan vaksin berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mimika Nomor 5 Tahun 2019, tentang larangan Hewan Peliharaan Rabies (HPR) masuk ke Timika.

Serta mengacu Pergub Papua Nomor 4 Tahun 2006, tentang Pelarangan Memasukan hewan peliharaan kesayangan dari luar Papua.

Untuk pengembangbiakan, para pecinta anjing dan kucing disarankan untuk mengawinkan induk yang sudah ada. Pelayanan vaksinasi massal ini secara gratis berlangsung selama sebulan. Di luar dari jadwal dikenakan biaya mengingat harga vaksin rabies yang cukup mahal.

Selain diberikan suntikan vaksin rabies juga diberikan vitamin. “Saya merasa luar biasa karena antusias dari bapa ibu sangat tinggi membawa hewan peliharaan untuk divaksinasi,” katanya.

Dikatakan, program vaksinasi dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan memberikan peningkatan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya waspada terhadap penyakit rabies.

“Kita melihat kasus ini semakin meningkat. Terakhir Kasus Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan mengakibatkan 15 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Sabelina berharap melalui kegiatan ini pemilik hewan kesayangan semakin sadar untuk memperhatikan bagaimana merawat hewan kesayangan dengan baik. Dalam memelihara tetap memperhatikan jadwal vaksinasi secara berkala.

Di hadapan pemilik anjing dan kucing, Sabelina mengakui antusias masyarakat Mimika dalam memelihara hewan kesayangan cukup tinggi, namun dalam penyebutannya sebagai ternak.

Untuk itu, penyebutan ini harus diluruskan bahwa anjing dan kucing bukan ternak tetapi hewan kesayangan yang diperlakukan dengan penuh sayang. Dengan demikian sebagai pemilik ketika melihat anjing dan kucing pasti  bahagia.

“Karena bukan ternak maka tidak untuk dipotong pada Desember dan tahun baru. Jadikan mereka hewan kesayangan yang harus diperhatikan jadwal vaksinasinya secara rutin. Ini momen yang pas untuk kita sama-sama rawat hewan kesayangan,” ajak Sabelina. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

9 Maret 2026
Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

9 Maret 2026
12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

9 Maret 2026
Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

9 Maret 2026
Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

9 Maret 2026
Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

9 Maret 2026

POPULER

  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
Next Post
14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id