ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

Rumah akan dibangun dengan konstruksi kayu besi, bersifat fungsional agar tidak terasa asing, karena akan dilengkapi ukiran-ukiran Kamoro.

8 Oktober 2023
0
14 Rumah Layak Huni Dibangun dengan Konsep 3S, Pj Gubernur : Langkah Awal Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Pomako

Elisabeth Cenawatin, Asisten 3 Provinsi Papua Tengah bersama Kepala Distrik Mimika Timur bersama tokoh masyarakat Kamoro melakukan pemasangan tiang pancang pembangunan rumah layak huni, Sabtu 7 Oktober 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui kebijakan Pj. Gubernur Ribka Haluk membangun 14 rumah layak huni untuk masyarakat Kamoro yang bermukim di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika.

Dimulai pembangunan belasan unit rumah tersebut ditandai dengan pemasangan tiang pancang oleh Elisabeth Cenawatin, Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah menggantikan Pj. Gubernur, Sabtu 7 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dalam sambutannya yang dibacakan Elisabeth mengatakan dalam Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 25 Amandemen UU 1945 menegaskan, bahwa rumah adalah salah satu hak dasar rakyat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan demikian setiap warga negara berhak memiliki tempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Baca Juga

Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

10 Anggota Paskibraka Mimika Berangkat ke Nabire, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI

Selain menjadi kebutuhan dasar manusia, rumah yang baik dan sehat berguna untuk meningkatkan harkat dan martabat mutu kehidupan manusia.

Gubernur berharap melalui pemasangan tiang pancang pembangunan rumah layak huni ini menjadi awal bagi Pemerintah Papua Tengah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrim yang terjadi di wilayah ini.

Rumah juga sebagai pencermin dalam upaya peningkatan taraf hidup serta pembentukam watak, karakter serta kepribadian khususnya wajah Papua Tengah.

Untuk itu dalam pembangunan rumah layak huni ini harus didukung dengan sebuah kebijakan strategis dengan program yang komprehensip serta terpadu sehingga akan menghasilkan lingkungan perumahan yang sehat, serasi, harmonis dan aman.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 30.950 orang miskin dan menurut data BKKBN tercatat 27.823 orang miskin di Papua Tengah.

Salah satu faktor penyebab adalah kesenjangan sosial perumahan serta kondisi rumah yang belum layak untuk dihuni.

Hal ini terjadi karena daya beli masyarakat berpenghasilan rendah belum mampu menyediakan rumah sendiri yang layak.

Gubernur berharap melalui bantuan pembangunan rumah layak huni, mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Suku Kamoro di Pomako dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrim di Papua Tengah.

Kesempatan yang sama, Elisabeth Cenawatin sebagai anak Amungme Kamoro mengajak masyarakat harus mendukung pembangunan rumah yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Papua Tengah agar pekerjaan cepat selesai sesuai waktu yang ditentukan.

“Kita harus hidup baik di atas tanah kita. Tidak lagi dibawah panas, kehujanan. Mari sama-mama dukung. Karena puluhan tahun kita belum punya rumah yang layak untuk tempat tinggal,” pesannya.

Sementara itu Muhammad Said, Konsultan Perencanaan PT Sinar Land Development menjelaskan, 14 unit rumah akan dibangun dengan konsep 3S (sungai, sampan dan sagu).

Artinya rumah tidak jauh dari sungai, ada tempat tambat sampan dan dekat dengan tempat mencari sagu.

Setiap lima rumah ada tempat tambatan perahu. Rumah akan dibangun dengan  konstruksi kayu besi, bersifat fungsional agar tidak terasa asing, karena akan dilengkapi ukiran-ukiran Kamoro.

Dengan demikian lingkungan perumahan nantinya tidak saja hanya sebagai tempat tinggal tetapi bisa berfungsi ganda sebagai tempat wisata.

Pembangunan rumah dalam penataannya seperti daun sagu. “Target pengerjaan sebelum 25 Desember 2023 sudah bisa dihuni. Sumber dananya dari APBD Perubahan Papua Tengah,” jelasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

4 Agustus 2026
10 Anggota Paskibraka Mimika Berangkat ke Nabire, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI

10 Anggota Paskibraka Mimika Berangkat ke Nabire, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI

4 Agustus 2026
Satgas Pamtas RI-PNG Pos Timika Ikut Donor Darah, Bantu Penuhi Kebutuhan Stok Darah

Satgas Pamtas RI-PNG Pos Timika Ikut Donor Darah, Bantu Penuhi Kebutuhan Stok Darah

4 Agustus 2026
Buang Sampah di Jalan, Pemilik Usaha di Timika Terancam Sanksi hingga Penutupan

Buang Sampah di Jalan, Pemilik Usaha di Timika Terancam Sanksi hingga Penutupan

4 Agustus 2026
Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

4 Agustus 2026
Kapolres Jayapura Minta Maaf, Janji Evaluasi Anggota usai Dugaan Intimidasi Wartawan

Kapolres Jayapura Minta Maaf, Janji Evaluasi Anggota usai Dugaan Intimidasi Wartawan

4 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    655 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Gelontorkan Rp4,5 Miliar, Operasi Pasar Murah Harus Tepat Sasaran

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Cegah Rabies Masuk Timika, Tiga Instansi Pemerintah Hasilkan Empat Poin Kesepakatan

Dua Tahun Ditetapkan, Perdasus Penyelamatan dan Pengelolaan Danau Tidak Diterapkan

Delapan Perdasi dan Perdasus yang Ditetapkan DPR Papua Belum Dijalankan Pemerintah Provinsi  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id