ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

“Untuk highland, kami sudah punya satu program yang menjadi terobosan baru saat ini, yaitu pengembangan kopi. Tim kami sedang menyiapkan segala sesuatu, termasuk business plan dan teknisnya”. 

14 Agustus 2026
0
YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

Wakil Ketua Pengurus Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berharap Tim Kelompok Kerja (Pokja) di wilayah pegunungan dan kota untuk mulai meninggalkan pola yang hanya berorientasi pada program padat karya. 

YPMAK mendorong agar Pokja dapat beralih ke program yang menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pengurus Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang kepada koranpapua.id di Timika, Jumat 14 Agustus 2026.

Menurut Feri, perubahan pola program menjadi penting agar dana kemitraan yang dikelola YPMAK tidak sekadar habis untuk kegiatan jangka pendek, tetapi mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki sumber pendapatan berkelanjutan.

Baca Juga

117.910 Kasus Malaria di Mimika, Pemuda Muslim Papua Tengah Desak Pencegahan Diperkuat

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

Kopi Jadi Program Unggulan Wilayah Pegunungan

Untuk wilayah pegunungan (highland), YPMAK tengah menyiapkan salah satu terobosan baru berupa program pengembangan kopi.

Feri mengatakan, tim YPMAK saat ini sedang menyiapkan berbagai kebutuhan program, termasuk business plan dan aspek teknis pelaksanaannya.

“Untuk highland, kami sudah punya satu program yang menjadi terobosan baru saat ini, yaitu pengembangan kopi. Tim kami sedang menyiapkan segala sesuatu, termasuk business plan dan teknisnya,” ujar Feri.

Ia menjelaskan, pengelolaan program tersebut nantinya akan melibatkan pihak kedua sebagai pelaksana. Namun, masyarakat tetap ditempatkan sebagai bagian utama dalam skema pemberdayaan.

Menurutnya, tujuan akhir program bukan sekadar menjalankan kegiatan, tetapi memastikan masyarakat lokal dapat menjadi pengelola sekaligus penerima manfaat dari program kemitraan.

“Kalau bisa, masyarakat kita sudah mampu menjadi pengelola. Mereka menjadi mitra, tetapi juga menjadi penerima manfaat dari kemitraan yang ada,” tegasnya.

Potensi Kopi Pegunungan Dinilai Besar

Feri menyebut pengembangan kopi dipilih karena wilayah pegunungan Mimika memiliki potensi kopi yang cukup besar. Selama ini, tanaman kopi telah tumbuh di sejumlah wilayah, tetapi belum dikelola secara maksimal.

“Potensi di gunung itu rata-rata kopi. Kopi sebenarnya sudah ada selama ini, tetapi karena tidak diurus dengan baik, kopinya dibiarkan begitu saja, jatuh dan tidak dimanfaatkan,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, YPMAK ingin mengubah potensi yang selama ini belum tergarap menjadi sumber ekonomi masyarakat.

Pengembangan kopi nantinya diarahkan untuk mencakup sejumlah wilayah pegunungan, sehingga hasilnya tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat kampung.

(foto:ist/koranpapua.id)

Pokja Kota Diminta Keluar dari Pola Lama

Sementara untuk wilayah kota, YPMAK juga meminta Tim Pokja melakukan perubahan pola program.

Sebanyak 12 Tim Pokja dijadwalkan menghadiri pertemuan bersama Tim Pelaksana Teknis Pokja HL dan Kota pada Jumat 14 Agustus 2026.

Adapun agenda utama dalam pertemuan itu yakni, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 2 Kantor YPMAK, Jalan Ahmad Yani, Timika.

Kedua belas Pokja tersebut meliputi Irigasi Kiri, Irigasi Kanan, Cenderawasih 66, Belakang Keuskupan, Kwamki Baru-Lanal. 

Termasuk Kwamki Narama, SP2 Depan Pemda-Jalur 1, SP6-Kali Kabur, SP3 Karang Senang, Mile 32, PT PAL, serta Jayanti-Mimika Gunung.

Feri mengatakan, PKS untuk Pokja kota akan diperpanjang selama delapan bulan karena saat ini sudah memasuki pertengahan tahun. Evaluasi kembali akan dilakukan pada 2027.

Namun, ia menegaskan bahwa perpanjangan kerja sama tersebut tidak berarti Pokja dapat mempertahankan program lama.

“Kami minta mereka harus membuat program-program baru. Fokuskan pada program yang punya nilai dan menguntungkan masyarakat, seperti pengembangan perikanan, budidaya ikan dan pertanian,” ujarnya.

Dana Rp300 Juta Jangan Hanya Habis untuk Padat Karya

Feri mengakui dukungan dana untuk Pokja di wilayah kota relatif terbatas, dengan rata-rata sekitar Rp300 juta. Karena itu, menurut dia, dana tersebut harus dikelola secara lebih produktif.

Ia menilai pola seperti membersihkan halaman, membuat jalan atau kegiatan sejenis memang tetap memiliki manfaat, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya model pemberdayaan.

“Harus mulai keluar dari hanya padat karya yang normal dilakukan saat ini. Dorong program-program produktif dan berkelanjutan,” tegasnya.

YPMAK berharap perubahan orientasi program tersebut dapat membuat dana kemitraan PT Freeport Indonesia memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat Amungme dan Kamoro, khususnya dengan menciptakan sumber ekonomi baru yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

Bagi YPMAK, ukuran keberhasilan program bukan lagi sekadar berapa banyak kegiatan yang terlaksana, tetapi sejauh mana masyarakat mampu menjadi pelaku usaha, pengelola program dan penerima manfaat secara mandiri.***

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bantuan Polda Papua Jangkau Korban Gempa Manggarai Timur, Warga Sampaikan Terima Kasih

Bantuan Polda Papua Jangkau Korban Gempa Manggarai Timur, Warga Sampaikan Terima Kasih

4 Oktober 2026
Bupati Mimika Ajak Lawan Malaria, Ini Peran Kita

Bupati Mimika Ajak Lawan Malaria, Ini Peran Kita

4 Oktober 2026
117.910 Kasus Malaria di Mimika, Pemuda Muslim Papua Tengah Desak Pencegahan Diperkuat

117.910 Kasus Malaria di Mimika, Pemuda Muslim Papua Tengah Desak Pencegahan Diperkuat

4 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Cegah Anak Terjerumus Narkoba, LAN Mimika Dorong Peran Orang Tua

3 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Resmi Pimpin HKTI Mimika, Dessy Putrika Dorong Petani Jadi Penggerak Pangan

3 Oktober 2026
Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

Pelajar Mimika Diminta Berani Tolak Narkoba, Tekanan Teman Jadi Salah Satu Pemicunya

3 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Dari Sosialisasi PHBS di Posyandu Matahari, Lurah Pasar Sentral: Hidup Sehat Dimulai dari Rumah, Warga Diajak Jaga Kesehatan Keluarga

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Ringankan Beban Warga, Distrik Iwaka Renovasi 42 Rumah Tidak Layak Huni

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Kepiting Bakau Dongkrak Nilai Ekspor Papua Tengah, Naik 41,67 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id