ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

“Kita sepakat anak-anak ini nanti semuanya harus lulus dan semuanya harus kembali ke Papua. Saya ingin empat atau lima tahun ke depan mereka kembali dan membangun Timika”. 

12 Agustus 2026
0
247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

13 putra-putri asli Papua di Kabupaten Mimika menempuh pendidikan tinggi melalui program beasiswa YPMAK di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Sebanyak 13 putra-putri asli Papua di Kabupaten Mimika yang mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi melalui program beasiswa Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Program ini menjadi bagian dari upaya YPMAK mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak Papua yang memiliki kompetensi dan keahlian untuk kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

Sekretaris Pengurus YPMAK, Kristianus Ukago, mengatakan para penerima beasiswa tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari 247 calon mahasiswa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“YPMAK memberikan kewenangan kepada UPN untuk menentukan mahasiswa yang lolos sesuai standar yang ditetapkan. Jadi 13 mahasiswa ini adalah mereka yang terpilih dari seleksi 247 calon mahasiswa,” kata Kristianus di Timika, Selasa 11 Agustus 2026.

Baca Juga

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Para mahasiswa tersebut diterima pada sejumlah program studi strategis, antara lain Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi, Teknik Perminyakan, dan Teknik Geofisika.

Pilihan bidang studi tersebut dinilai penting karena berkaitan erat dengan kebutuhan tenaga terampil dalam pembangunan dan pengelolaan SDM di Papua Tengah.

Dari proses seleksi, sebenarnya terdapat 15 mahasiswa yang dinyatakan terpilih. Namun, baru 13 mahasiswa yang berangkat dan mengikuti pendidikan di Yogyakarta. 

Sementara dua peserta lainnya masih dalam proses evaluasi terkait keberlanjutan keikutsertaannya dalam program tersebut.

Kristianus meminta para penerima beasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Selain mengejar prestasi akademik, mahasiswa juga diharapkan mengikuti seluruh proses pembinaan dan pendampingan yang diberikan selama berada di Yogyakarta.

“Kami berharap ada hasil yang nantinya bisa kita dapatkan di Timika. Kami percaya pihak kampus akan terus mendidik dan memberikan pendampingan yang baik kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Target Empat-Lima Tahun Kembali ke Mimika

Sementara itu, Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Hendro Widjanarko menegaskan kampus berkomitmen mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan program beasiswa tidak hanya diukur dari keberangkatan mahasiswa ke Yogyakarta, tetapi terutama dari kemampuan mereka menyelesaikan pendidikan dan kembali membangun daerah asal.

“Kita sepakat anak-anak ini nanti semuanya harus lulus dan semuanya harus kembali ke Papua. Saya ingin empat atau lima tahun ke depan mereka kembali dan membangun Timika,” kata Hendro.

UPN, kata dia, tidak hanya memberikan pendidikan akademik. Para mahasiswa juga akan dibekali kemampuan nonakademik atau soft skill termasuk pembentukan karakter dan nilai-nilai bela negara.

Kampus juga menyiapkan pendamping akademik serta berbagai fasilitas untuk membantu mahasiswa menghadapi tantangan selama menjalani perkuliahan.

Hendro berpesan agar para penerima beasiswa menjaga fokus utama selama berada di Yogyakarta.

“Fokus utama adalah menyelesaikan pendidikan sesuai target,” tegasnya.

Kini, 13 mahasiswa tersebut memikul harapan besar. Mereka bukan sekadar penerima beasiswa, tetapi diproyeksikan menjadi generasi terdidik asal Mimika yang suatu saat kembali membawa ilmu dan keahlian untuk membangun tanah kelahirannya. (*) 

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

12 Agustus 2026
247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

12 Agustus 2026
Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

11 Agustus 2026
Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

11 Agustus 2026
Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

11 Agustus 2026
Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id