ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Dinkes Mimika bersama Puskesmas dan para mitra diminta tidak cepat berhenti melakukan edukasi hanya karena masyarakat terlihat bosan dengan materi yang sama. 

10 Agustus 2026
0
Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menilai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas kesehatan atau memberikan pelayanan medis. 

Perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dilakukan secara terus-menerus.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, S.IP., M.M.Kes kepada koranpapua.id usai apel gabungan di Lapangan Kantor Bupati Mimika, Senin 10 Agustus 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Godfried mengatakan promosi kesehatan melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan bagian penting dalam mendorong masyarakat meninggalkan kebiasaan hidup yang tidak sehat.

Baca Juga

“Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Menurutnya, promosi kesehatan tidak hanya menjadi tugas Dinkes tetapi juga membutuhkan dukungan berbagai mitra, termasuk organisasi dan lembaga yang selama ini bekerja bersama pemerintah dalam bidang kesehatan masyarakat.

“Promosi kesehatan itu wajib dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan. Di dalamnya ada berbagai kegiatan bagaimana kita mempromosikan kesehatan kepada masyarakat, mulai dari perkotaan, daerah pesisir sampai daerah pedalaman,” ujar Godfried.

Ia menjelaskan, kegiatan promosi kesehatan dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk keterlibatan Puskesmas dan mitra kerja di lapangan. 

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pesan-pesan kesehatan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Godfried juga menyebut keterlibatan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) dan sejumlah mitra lainnya dalam mendukung kegiatan promosi kesehatan di Mimika msih sangat diperlukan.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan besar di lapangan. Salah satunya adalah tingkat kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kalau kita bicara kesehatan, kesehatan itu harus dipromosikan terus-menerus,” tegasnya.

Menurut Godfried, masyarakat tidak boleh hanya sekali diberikan sosialisasi kemudian dianggap langsung memahami dan mengubah perilakunya. Edukasi kesehatan membutuhkan proses panjang dan berulang.

Ia bahkan mengibaratkan masyarakat yang terlihat belum menerima pesan promosi kesehatan bukan berarti menolak, tetapi bisa jadi karena informasi yang diberikan belum cukup dipahami.

“Kalau ada masyarakat yang belum menerima, sebenarnya bukan tidak menerima. Mungkin mereka belum mengerti. Karena mereka baru sekali mendengar,” katanya. 

“Tetapi kalau mereka dengar terus, pahami terus, dan ikut dalam promosi kesehatan, saya yakin derajat kesehatan masyarakat akan bergerak dari yang kurang baik menjadi lebih baik,” lanjutnya. 

Ubah Perilaku, Bukan Sekadar Sosialisasi

Godfried menegaskan, inti dari program PHBS dan promosi kesehatan bukan sekadar menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Tujuan akhirnya adalah mengubah perilaku dari kebiasaan yang tidak sehat menjadi pola hidup yang lebih sehat.

“Pada intinya bagaimana mengubah perilaku hidup yang tidak sehat menjadi perilaku hidup sehat. Ini pekerjaan berat,” katanya.

Karena itu, Dinkes Mimika bersama Puskesmas dan para mitra diminta tidak cepat berhenti melakukan edukasi hanya karena masyarakat terlihat bosan dengan materi yang sama.

Menurutnya, pengulangan justru menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat.

“Ini pekerjaan berat, teman-teman, tetapi kita harus terus-menerus,” ujarnya.

Ia berharap program Germas dan PHBS tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat Mimika. 

Sebab, semakin kuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan sejak dari lingkungan keluarga, semakin besar pula peluang menekan berbagai persoalan kesehatan.

Dinkes sendiri, kata Godfried, belum melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh kegiatan promosi kesehatan yang telah berjalan bersama para mitra.

Namun, ia memastikan program promosi kesehatan tetap berjalan dan menyasar masyarakat di wilayah Mimika. 

Bagi Dinkes Mimika, persoalannya kini bukan sekadar seberapa banyak sosialisasi dilakukan, tetapi seberapa jauh pesan Germas dan PHBS benar-benar mengubah kebiasaan masyarakat. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

“Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

10 Agustus 2026
Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

Kadinkes Mimika Akui Ubah Perilaku Hidup Sehat Bukan Pekerjaan Mudah, Harus Digencarkan Terus-Menerus

10 Agustus 2026
Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

“Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id