TIMIKA, Koranpapua.id- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika mengumumkan tiga besar nominasi pada tujuh kategori Lomba Inovasi Daerah dalam rangkaian Mimika Innovation Week (MIW) 2026.
Para nominasi selanjutnya akan mengikuti tahap presentasi di hadapan dewan juri pada 4–7 Agustus 2026 sebelum penentuan pemenang.
Plt. Kepala BRIDA Mimika, Darius Sabon Rain, mengatakan Mimika Innovation Week bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan upaya membangun budaya riset dan inovasi yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, mitra pembangunan, hingga masyarakat untuk mendukung terwujudnya Mimika Smart City.
“Melalui Mimika Innovation Week 2026, kami ingin membangun ekosistem inovasi yang mampu mempertemukan berbagai pihak. Harapannya, inovasi tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi benar-benar menjadi solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Tujuh kategori yang diperlombakan meliputi Inovasi Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Satuan Pendidikan, Sektor Publik, Mitra Pembangunan Mimika, dan Inovasi Warga Mimika.
Pada kategori Inovasi Pelayanan Publik, tiga nominasi yang lolos yakni PATEN Gunung Mesir dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, SA ANTAR KO dari RSUD Mimika, serta Sicantik Mimika dari Dinas Perikanan.
Kategori Tata Kelola Pemerintahan diisi E-Pintas Mimika dari Dinas Perhubungan, LAB GARATSI dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, serta SIASIK dari RSUD Mimika.
Sementara kategori Pelayanan Kesehatan Masyarakat menghadirkan GERCEP ANJELII BAHAGIA dari Puskesmas Mapurujaya, LINDA-2 dari Puskesmas Timika, dan SABAR dari Puskesmas Wania.
Pada kategori Satuan Pendidikan, tiga besar nominasi adalah ADISPENSEL dari SMP Negeri 9 Mimika, BAUWE dari SD Negeri Sentra Pendidikan, serta PAPEDA PROKSI dari SD Negeri Koperapoka 1.
Adapun kategori Sektor Publik menempatkan EAZY PASPOR dan KAMI PAPEDA dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, serta REGITA dari BPOM Mimika sebagai nominasi. Untuk kategori Mitra Pembangunan Mimika, nominasi diraih inovasi Mimika Halal Abattoir (MHA) yang dikembangkan LDII Mimika.
Sementara itu, kategori Inovasi Warga Mimika diisi EMAS MIMIKA karya Viano, MEIS (Mimika Employment Intelligence System) karya Idris Manika, serta SIPAMANIS karya Aditya Abidol.
BRIDA menegaskan, daftar yang diumumkan bukan merupakan peringkat, melainkan tiga besar nominasi yang disusun berdasarkan urutan abjad.
Selain presentasi peserta, BRIDA juga akan menggelar Pameran Inovasi Daerah pada 13–14 Agustus 2026 untuk memperkenalkan berbagai inovasi kepada masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Puncaknya, malam penganugerahan dan pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
Darius mengajak seluruh peserta terus mengembangkan inovasi, baik yang masuk nominasi maupun yang belum berhasil lolos.
“Keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh gelar juara, tetapi oleh keberanian menghadirkan solusi bagi masyarakat. Setiap inovasi memiliki nilai dan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Mimika,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










