ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

"Kita sudah tuangkan di dalam RPJMD dan Renstra setiap daerah. Tapi kita tidak bisa buat apa-apa karena TKDD dipotong," imbuhnya.

30 Juli 2026
0
Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

Bupati Mimika Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang dinilai semakin mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah.

Menurutnya, pemotongan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tidak sejalan dengan semakin banyaknya beban program dan kewajiban yang harus ditanggung pemerintah kabupaten dan kota.

ADVERTISEMENT

Kritik tersebut disampaikan Johannes dalam dialog bersama Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua di Timika, Kamis 30 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Johannes mengatakan pemerintah daerah kini berada dalam situasi yang tidak mudah. Di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan dan tingginya biaya pembangunan, kemampuan fiskal daerah justru terus menyusut.

Baca Juga

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

“Saat ini kita semua berada dalam posisi yang sulit. Situasi geopolitik, harga-harga naik, bahan bakar naik, semua naik, pembangunan semakin susah,” katanya.

Ia juga menyoroti pelaksanaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai kerap berjalan tanpa koordinasi yang memadai dengan pemerintah daerah. Akibatnya, pemerintah daerah sering kali harus menanggung dampak ketika muncul persoalan di lapangan.

“Ada proyek strategis nasional yang semua kepala daerah harus memperhatikan. Tetapi mereka datang bangun di sini kita tidak tahu. Tiba-tiba bangun Koperasi Merah Putih. Kita tidak tahu, nanti kalau ada masalah refleks semua ke kepala daerah. Ini persoalan kita,” ujarnya.

Menurut Johannes, keterbatasan anggaran juga membuat banyak kepala daerah kesulitan merealisasikan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana strategis masing-masing daerah.

“Kita sudah tuangkan di dalam RPJMD dan Renstra setiap daerah. Tapi kita tidak bisa buat apa-apa karena TKDD dipotong,” imbuhnya.

Ia turut menyinggung kebijakan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Meski Kabupaten Mimika masih mampu menanggung beban tersebut, menurut Johannes tidak semua daerah memiliki kemampuan fiskal yang sama.

“Ada daerah-daerah bayar gaji pegawai saja sudah tidak mampu. PPPK dulunya disuruh pusat yang bayar, sekarang diserahkan semua sama kabupaten. Ini persoalan kita,” katanya.

Karena itu, Johannes meminta Bappenas memperjuangkan agar porsi anggaran pembangunan nasional lebih banyak dialokasikan langsung ke daerah, khususnya Papua, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

“Saya berharap Bappenas sampaikan ke Jakarta supaya uang-uang itu dinikmati daerah. Kita jangan pergi mengemis-ngemis terus,” ujarnya.

Ia menegaskan Papua merupakan salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Oleh sebab itu, menurutnya, sudah sewajarnya pemerintah pusat memberikan porsi pembangunan yang lebih besar kepada daerah.

“Uang datang kan dari kami di Papua ini, baru kenapa dikembalikan sedikit? Tolong kembalikan baik-baik. Infrastruktur yang ratusan triliun itu jangan semua ditahan di Jakarta. Bappenas tolong berjuang untuk ini,” tutup Johannes. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

15 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

15 September 2026
Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

15 September 2026
Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

15 September 2026
Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

15 September 2026
Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

15 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 2024, Polda Papua Barat Daya Geledah Sekretariat DPR

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 2024, Polda Papua Barat Daya Geledah Sekretariat DPR

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id