ILAGA, Koranpapua.id- Dalam rangka mewujudkan kehadiran negara di wilayah perbatasan, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pasgat) Kewilayahan RI-PNG-2026 melaksanakan penyaluran bantuan sosial.
Kali ini bantuan tersebut disalurkan untuk masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Pos Pengamanan Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Selasa 30 Juni 2026.
Melalui kegiatan sosial ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan TNI dengan masyarakat setempat.
Penyaluran bantuan dipimpin oleh Komandan Pos Ilaga, Lettu Pas Aldi Leonardo Lepa, didampingi oleh 10 orang personel yang tergabung dalam tim pelaksana.
Yulinus selaku Kepala Suku Aminggaru juga turut hadir menyaksikan dan menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis itu.
Adapun bantuan sosial yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok sehari-hari, antara lain beras, mie instan, telur, gula, dan kopi.
Barang-barang tersebut disiapkan dan disalurkan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi serta membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga di wilayah tersebut.
Komandan Pos Ilaga, Lettu Pas Aldi Leonardo Lepa, menyampaikan, bantuan itu merupakan wujud nyata dan komitmen Satgas Pasgat untuk berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai pengaman perbatasan, tetapi juga sebagai saudara yang siap membantu. Semoga bantuan sederhana ini dapat bermanfaat dan meringankan beban warga,” ujarnya.
Sementara itu, Yulinus selaku Kepala Suku Aminggaru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Satgas Pasgat kepada masysrakat.
Menurut Yulinus, kehadiran dan bantuan ini semakin mempererat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan di wilayah perbatasan.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini berlangsung dalam suasana yang tertib, akrab, dan penuh kekeluargaan.
Diharapkan langkah seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas keamanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kebersamaan antara aparat dan masyarakat di wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini. (Redaksi)







