ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

32 Persen Warga Papua Tengah Masih Kekurangan Pangan, Tertinggi di Indonesia Timur

Ketika pola konsumsi terlalu bertumpu pada beras, daerah akan semakin rentan terhadap gangguan distribusi dan tingginya biaya logistik.

2 Juni 2026
0
32 Persen Warga Papua Tengah Masih Kekurangan Pangan, Tertinggi di Indonesia Timur

Slamet, Anggota Komisi IV DPR RI. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Di balik Hari Pancasila tanggal 1 Juni 2026, makna sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sepertinya belum diwujudkan melalui pemenuhan hak dasar masyarakat terhadap pangan.

Hal itu dapat dilihat dari masih tingginya angka ketidakcukupan konsumsi pangan di sejumlah provinsi di Indonesia Timur.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Slamet, Anggota Komisi IV DPR RI dalam keterangannya di Jakarta seperti dilansir, Selasa 2 Juni 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Slamet, secara nasional prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan tahun 2025 berada pada angka 7,89 persen.

Baca Juga

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

Namun sejumlah daerah di Indonesia Timur menunjukkan kondisi jauh lebih memprihatinkan.

Ia menyebutkan, untuk Provinsi Papua Tengah mencapai 32,30 persen dengan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) 41,6.

Sementara Papua Pegunungan 28,72 persen dengan IKP 31,9, Maluku 30,54 persen dengan IKP 57,17, Maluku Utara 27,83 persen dengan IKP 58,27, dan Papua 26,11 persen dengan IKP 57,4.

“Masih tingginya angka ketidakcukupan konsumsi pangan dan rendahnya IKP di sejumlah provinsi di Indonesia Timur menunjukkan akses pangan yang adil dan merata masih menjadi tantangan besar,” kata Slamet.

Slamet menilai persoalan pangan di kawasan timur Indonesia bukan hanya soal produksi, tetapi juga akses, distribusi, dan kemampuan masyarakat memperoleh pangan yang cukup dan bergizi.

Salah satu akar masalah yang disoroti adalah tingginya ketergantungan masyarakat pada beras sebagai satu-satunya komoditas pangan utama.

Padahal, Indonesia Timur memiliki beragam sumber pangan lokal seperti sagu, talas, umbi-umbian, jagung, dan pisang yang selama ratusan tahun menjadi sandaran hidup masyarakat.

Ketika pola konsumsi terlalu bertumpu pada beras, daerah akan semakin rentan terhadap gangguan distribusi dan tingginya biaya logistik.

Karena itu, Slamet mendorong gerakan kembali ke pangan lokal sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Pangan lokal bukan makanan kelas dua, tetapi sumber ketahanan pangan yang telah terbukti menopang kehidupan masyarakat secara turun-temurun,” tegasnya.

“Semangat Pancasila mengajarkan keadilan, termasuk keadilan dalam pembangunan pangan yang menghargai potensi dan kearifan lokal setiap daerah,” pungkasnya.

Karena itu, pengembangan pangan lokal harus menjadi bagian penting dari strategi menurunkan ketidakcukupan pangan dan memperkuat ketahanan pangan. (Redaksi)

‘

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

25 Juli 2026
Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

25 Juli 2026
Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

25 Juli 2026
Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

25 Juli 2026
Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

25 Juli 2026
Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

Di Ujung Perbatasan, Satgas Pasgat Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Sekitar Bandara Oksibil

24 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    699 shares
    Bagikan 280 Tweet 175
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    904 shares
    Bagikan 362 Tweet 226
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Teror di Jalan Kwamki Narama, Mobil Maxim Dilempari Batu hingga Kaca Pecah Saat Jemput Dokter

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kasus Rudapaksa Anak 12 Tahun: Polres Mimika Tetapkan Tersangka, Korban Diancam Dibunuh

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya, Satgas ODC-2026 Gelar Patroli Jalan Kaki

Jalin Kedekatan dengan Warga Puncak Jaya, Satgas ODC-2026 Gelar Patroli Jalan Kaki

Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Papua Episentrum Utama Kasus Malaria di Indonesia, Total Capai 674.046 Kasus

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Sarmi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id