ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Sekolah ini dibangun di atas dua kesadaran utama, yakni kesadaran teologis sebagai khalifah fil ardh yang berkewajiban menjaga bumi, serta kesadaran ekologis lokal.

30 Mei 2026
0
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti secara resmi membuka Unit Sekolah Baru (USB) SMA Muhammadiyah Conservation (SMAMCO) Manokwari. (foto:ist/oranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

MANOKWARI, Koranpapua.id– SMA Muhammadiyah Conservation (SMAMCO) Manokwari, menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua.

Ini setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI yang juga Sekum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMAMCO Manokwari, Kamis 28 Mei 2026

ADVERTISEMENT

Berlokasi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Arfai, Manokwari Selatan, SMAMCO mencetak sejarah sebagai sekolah berbasis konservasi pertama di Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekolah ini memadukan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan semangat keberagaman dalam satu ekosistem pembelajaran.

Baca Juga

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Peresmian ini sekaligus menandai peluncuran resmi Kurikulum Konservasi SMAMCO, hasil kolaborasi inovatif bersama EcoBhinneka Muhammadiyah dan WWF-Indonesia.

Kurikulum ini dirancang sebagai model pendidikan konservasi yang berakar pada perpaduan nilai agama, sains, dan kearifan lokal Papua Barat.

Turut hadir dalam peresmian yang berlangsung khidmat ini, Sekretaris Daerah Papua Barat Ali Baham Temongmere, Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono.

Hadir juga jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta pimpinan wilayah Muhammadiyah dan ’Aisyiyah Papua Barat.

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti mengapresiasi dukungan sinergis dari Pemerintah Daerah, Forkopimda, PWM Papua Barat, WWF-Indonesia, Eco Bhinneka Muhammadiyah, dan masyarakat.

“SMAMCO Manokwari memiliki ciri khas yang sangat baik karena mengintegrasikan pendidikan dengan konservasi lingkungan,” ujar Abdul.

“Ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam membangun generasi yang unggul sekaligus memiliki kesadaran menjaga alam,” sambungnya.

Beliau juga menekankan pentingnya membangun kecerdasan ekologis sejak dini dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan kesadaran manusia untuk menjaga bumi sebagai amanah bersama di tengah ancaman global warming.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat Mulyadi Djaya menyampaikan, SMAMCO lahir bukan sekadar untuk menambah jumlah sekolah di Papua Barat.

Tetapi sebagai bentuk ikhtiar menghadirkan pendidikan yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan nilai kemanusiaan.

Menurutnya, sekolah ini dibangun di atas dua kesadaran utama, yakni kesadaran teologis sebagai khalifah fil ardh yang berkewajiban menjaga bumi, serta kesadaran ekologis lokal.

Hal itu terinspirasi dari falsafah masyarakat Arfak tentang menjaga hutan dan alam sebagai sumber kehidupan.

Perjalanan SMAMCO sendiri adalah sebuah kisah inspiratif. Dirintis dari sebuah bangunan bekas klinik sekitar satu tahun lalu.

SMAMCO kini telah berkembang menjadi 13 bangunan sekolah beserta fasilitas pendukungnya. Seluruh pembangunan ini diselesaikan secara gotong royong hanya dalam waktu empat bulan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

29 Agustus 2026
Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

29 Agustus 2026
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

29 Agustus 2026
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

29 Agustus 2026
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

29 Agustus 2026
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

29 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Prakiraan Cuaca Sampai 2 Juni 2026: Mimika Diguyur Hujan Lebat sampai Sangat Lebat

Prakiraan Cuaca Sampai 2 Juni 2026: Mimika Diguyur Hujan Lebat sampai Sangat Lebat

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah, Anak Papua Harus Dapatkan Askes Pendidikan yang Layak

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah, Anak Papua Harus Dapatkan Askes Pendidikan yang Layak

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id