TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan (Promkes) di salah satu hotel di Timika, Jumat 21 Mei 2026.
Kegiatan yang bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam mendukung berbagai program kesehatan di daerah melibatkan lembaga adat, tokoh masyarakat, dan aparat kampung
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam mendukung berbagai program kesehatan di daerah.
Ketua panitia, Agustina Paulina Gayatri, mengatakan lembaga adat dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku serta kebiasaan hidup warga.
Karena itu, keterlibatan mereka dinilai sangat penting dalam memperkuat program promosi kesehatan.
Agustina berharap melalui pertemuan advokasi ini, terbangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan promosi kesehatan.
Di antaranya yang menyangkut perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, gerakan masyarakat hidup sehat, kesehatan lingkungan, serta program kesehatan lainnya.
Kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, mulai dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan hingga berbagai peraturan Menteri Kesehatan terkait promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan peran puskesmas.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa urusan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, iaa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga kesehatan di Mimika.
“Kalau kita bicara tentang kesehatan, bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Kesehatan, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting untuk duduk bersama dalam mencari solusi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Mimika.
Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak, baik tokoh agama, tokoh pemuda, maupun tokoh perempuan, untuk ikut berkontribusi.
“Jadi marilah Bapak-Ibu sekalian kita sama-sama bekerja dalam kapasitas kita, apakah itu sebagai tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, maupun tokoh lainnya,” tutupnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










