ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

Momentum tersebut menjadi gambaran nyata kehidupan masyarakat Fakfak yang terus menjaga toleransi, persatuan, dan warisan persaudaraan lintas generasi.

22 Mei 2026
0
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Uskup Keuskupan Timika, Mrg. Bernardus Bofitwos Baru, OSA disambut hangat umat Muslim Fakfak saat akan menghadiri prosesi adat, Jumat 22 Mei 2026. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

FAKFAK, Koranpapua.id– Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak berlangsung penuh khidmat dan menjadi simbol kuat persaudaraan lintas agama, Jumat 22 Mei 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi di Rumah Kapitan, Kampung Sekru, Distrik Pariwari, dengan prosesi adat yang dilakukan keluarga besar umat muslim setempat.

Prosesi adat itu sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan dalam menyambut perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Papua dihadiri Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru.

Uskup Keuskupan Timika, Mrg. Bernardus Bofitwos Baru, OSA disambut hangat umat Muslim Fakfak saat akan menghadiri prosesi adat, Jumat 22 Mei 2026. (foto:Ist/koranpapua.id)

Hadir juga pada kesempatan itu, para imam dari lima keuskupan di Regio Papua, Vikaris Jenderal Keuskupan Manokwari–Sorong, Izaak Bame, tokoh agama, tokoh adat, panitia, serta masyarakat muslim dan umat Katolik.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Prosesi adat yang dilanjutkan dengan minum kopi bersama di Rumah Kapitan menjadi simbol eratnya hubungan antarumat beragama di Fakfak yang dikenal dengan filosofi “Satu Tungku Tiga Batu.”

Rumah Kapitan sendiri memiliki nilai sejarah penting karena menjadi lokasi awal persinggahan Pastor Cornelis Johannes Le Cocq d’Armandville saat tiba di Tanah Papua dan memulai karya misi Katolik.

Usai prosesi adat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi bersejarah di Kampung Sekru dan dilanjutkan dengan Rally Rosario serta napak tilas 132 Tahun Misi Katolik menuju Kampung Raduria hingga Pulau Bonyum.

Ribuan umat mengikuti prosesi dengan doa dan penghormatan, sementara masyarakat Muslim Kampung Sekru turut hadir menyambut dan berjalan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

Sesampainya di Pulau Bonyum, Arca Bunda Maria kemudian ditempatkan di Goa Maria yang telah disiapkan sebagai bagian dari pengembangan situs religi dan sejarah misi Katolik di Tanah Papua.

Momentum tersebut menjadi gambaran nyata kehidupan masyarakat Fakfak yang terus menjaga toleransi, persatuan, dan warisan persaudaraan lintas generasi. (Redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    757 shares
    Bagikan 303 Tweet 189
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • M3 Salon Hadir di Timika, Tawarkan Layanan Hair Style hingga Hair Treatment

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id