TIMIKA, Koranpapua.id- Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Tengah melaksanakan evaluasi efektivitas pelaksanaan Revitalisasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Mimika.
ILP merupakan program pemerintah sebagai komitmen dalam mentransformasi pelayanan kesehatan dasar yang lebih komprehensif dan terintegrasi.
Seperti dilansir media ini, pada kegiatan yang dilaksanakan tanggal 18 Mei 2026, BPKP menurunkan tim untuk melakukan uji petik langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan.
Mulai dari Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga Posyandu di tingkat desa/kampung.
Fokus utama evaluasi mencakup pemenuhan standar sarana prasarana, ketersediaan obat-obatan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, serta penerapan siklus hidup (life cycle) dalam pelayanan pasien.
Pengujian lapangan ini dilakukan guna memetakan kendala serta tantangan implementasi ILP di daerah.
Dengan tata kelola ILP yang berjalan optimal, diharapkan integrasi pelayanan kesehatan dasar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Papua Tengah secara lebih cepat, tepat, dan berkualitas.
Melalui tata kelola ILP, juga bertujuan mendekatkan kualitas layanan kesehatan yang bersifat promotive, preventif, kuratif, rehabilitative dan paliatif secara berkesinambungan.
Layanan ini distandarisasi dan diberikan berdasarkan silus hidup, mulai dari fase ibu hamil, bayi, anak remaja, dewasa hingga lanjut usia. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru








