ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Gambaran kerusakan lingkungan yang muncul di dalam film diharapkan bisa menjadi pengingat agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.

14 Mei 2026
0
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Film dokumenter Pesta Babi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PURWOREJO, Koranpapua.id- Kepedulian terhadap isu lingkungan terus digaungkan kalangan muda di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Salah satunya dilakukan Karang Taruna Ikatan Muda-Mudi Kempul, Kecamatan Loano, yang akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter bertema lingkungan Pesta Babi.

ADVERTISEMENT

Selain Nobar, juga akan dibarengi dengan diskusi publik dan penggalangan dana untuk pengungsi di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kegiatan tersebut digelar di Gelora Bung Marno Desa Jetis, Kecamatan Loano, dengan melibatkan pemuda desa hingga organisasi kepemudaan di wilayah setempat.

Baca Juga

Gadis Asal Mimika Hilang di Yogyakarta, Marlin Brigita Kasimat Belum Ditemukan

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Ketua Karang Taruna Ikatan Muda-Mudi Kulempul, Imam Budiharto, mengatakan kegiatan itu tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap persoalan lingkungan.

“Film yang diputar erat kaitannya dengan lingkungan dan politik lingkungan. Tetapi fokus utama yang akan kami tekankan dalam diskusi nanti adalah isu lingkungan,” kata Imam seperti dikutip, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, tema lingkungan dipilih karena dinilai lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama kalangan pemuda di desa.

Melalui film dokumenter Pesta Babi tersebut, peserta diharapkan bisa memahami dampak kerusakan lingkungan secara nyata.

“Tujuannya membuka wawasan teman-teman karang taruna tentang kondisi Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Melalui kegiatan itu, juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta dampak yang muncul jika lingkungan rusak.

Imam menilai film dokumenter dapat menjadi media refleksi bagi masyarakat. Gambaran kerusakan lingkungan yang muncul di dalam film diharapkan bisa menjadi pengingat agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.

“Bisa menjadi cerminan bahwa kalau kita tidak menjaga lingkungan, dampaknya bisa seperti yang tergambar dalam film itu,” katanya.

Ia menjelaskan, undangan resmi telah disampaikan kepada pemuda desa, GP Ansor Loano, hingga IPNU-IPPNU Loano. Namun kegiatan tersebut juga terbuka untuk umum setelah dipublikasikan melalui media sosial.

“Kalau yang masuk dalam undangan sekitar 100 sampai 200 orang. Tetapi karena terbuka untuk umum, kami belum tahu jumlah audiens dari luar nanti berapa,” ucap Imam.

Panitia juga berupaya mengundang mahasiswa asal Papua yang berada di Yogyakarta agar dapat hadir dan ikut berdiskusi dalam kegiatan tersebut.

Selain Nobar dan diskusi, panitia juga menyiapkan penggalangan dana yang nantinya diperuntukkan bagi pengungsi di Papua. Konsep donasi dikemas seperti ticketing sukarela bagi peserta yang hadir.

“Penggalangan dana itu nanti sifatnya seperti tiket menonton, tetapi seikhlasnya. Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk warga Papua yang mengungsi akibat dampak kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan akan dipusatkan di wilayah Desa Jetis, Loano. Panitia memilih fokus pada Nobar dan diskusi tanpa tambahan hiburan lain agar pesan yang ingin disampaikan lebih maksimal.

Imam menambahkan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal Karang Taruna untuk membangun kepedulian lingkungan di tingkat lokal.

Menurut dia, ke depan organisasi kepemudaan itu ingin lebih aktif menyoroti persoalan lingkungan di sekitar wilayah Loano. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

16 Agustus 2026
72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

16 Agustus 2026
Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

16 Agustus 2026
Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Keberhasilan Otsus Tidak Cukup Diukur dari Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat 

16 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    907 shares
    Bagikan 363 Tweet 227
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    678 shares
    Bagikan 271 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Tanggapi Pernyataan Kepala Daerah di Papua, Wamendagri: Tidak Ada Pemotongan Dana Otsus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id