ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Gambaran kerusakan lingkungan yang muncul di dalam film diharapkan bisa menjadi pengingat agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.

14 Mei 2026
0
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Film dokumenter Pesta Babi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PURWOREJO, Koranpapua.id- Kepedulian terhadap isu lingkungan terus digaungkan kalangan muda di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Salah satunya dilakukan Karang Taruna Ikatan Muda-Mudi Kempul, Kecamatan Loano, yang akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter bertema lingkungan Pesta Babi.

ADVERTISEMENT

Selain Nobar, juga akan dibarengi dengan diskusi publik dan penggalangan dana untuk pengungsi di Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kegiatan tersebut digelar di Gelora Bung Marno Desa Jetis, Kecamatan Loano, dengan melibatkan pemuda desa hingga organisasi kepemudaan di wilayah setempat.

Baca Juga

Dua Polisi Terluka Saat Kericuhan Pengibaran Bintang Kejora di USTJ Jayapura

Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di USTJ, Aksinya Terekam Video

Ketua Karang Taruna Ikatan Muda-Mudi Kulempul, Imam Budiharto, mengatakan kegiatan itu tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap persoalan lingkungan.

“Film yang diputar erat kaitannya dengan lingkungan dan politik lingkungan. Tetapi fokus utama yang akan kami tekankan dalam diskusi nanti adalah isu lingkungan,” kata Imam seperti dikutip, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, tema lingkungan dipilih karena dinilai lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama kalangan pemuda di desa.

Melalui film dokumenter Pesta Babi tersebut, peserta diharapkan bisa memahami dampak kerusakan lingkungan secara nyata.

“Tujuannya membuka wawasan teman-teman karang taruna tentang kondisi Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Melalui kegiatan itu, juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta dampak yang muncul jika lingkungan rusak.

Imam menilai film dokumenter dapat menjadi media refleksi bagi masyarakat. Gambaran kerusakan lingkungan yang muncul di dalam film diharapkan bisa menjadi pengingat agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya.

“Bisa menjadi cerminan bahwa kalau kita tidak menjaga lingkungan, dampaknya bisa seperti yang tergambar dalam film itu,” katanya.

Ia menjelaskan, undangan resmi telah disampaikan kepada pemuda desa, GP Ansor Loano, hingga IPNU-IPPNU Loano. Namun kegiatan tersebut juga terbuka untuk umum setelah dipublikasikan melalui media sosial.

“Kalau yang masuk dalam undangan sekitar 100 sampai 200 orang. Tetapi karena terbuka untuk umum, kami belum tahu jumlah audiens dari luar nanti berapa,” ucap Imam.

Panitia juga berupaya mengundang mahasiswa asal Papua yang berada di Yogyakarta agar dapat hadir dan ikut berdiskusi dalam kegiatan tersebut.

Selain Nobar dan diskusi, panitia juga menyiapkan penggalangan dana yang nantinya diperuntukkan bagi pengungsi di Papua. Konsep donasi dikemas seperti ticketing sukarela bagi peserta yang hadir.

“Penggalangan dana itu nanti sifatnya seperti tiket menonton, tetapi seikhlasnya. Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk warga Papua yang mengungsi akibat dampak kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan akan dipusatkan di wilayah Desa Jetis, Loano. Panitia memilih fokus pada Nobar dan diskusi tanpa tambahan hiburan lain agar pesan yang ingin disampaikan lebih maksimal.

Imam menambahkan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal Karang Taruna untuk membangun kepedulian lingkungan di tingkat lokal.

Menurut dia, ke depan organisasi kepemudaan itu ingin lebih aktif menyoroti persoalan lingkungan di sekitar wilayah Loano. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hidupkan Kembali Penerbangan Jila–Timika, Bandara Jila Diprioritaskan Pasang Starlink

Hidupkan Kembali Penerbangan Jila–Timika, Bandara Jila Diprioritaskan Pasang Starlink

30 September 2026
Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di USTJ, Aksinya Terekam Video

Dua Polisi Terluka Saat Kericuhan Pengibaran Bintang Kejora di USTJ Jayapura

30 September 2026
Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di USTJ, Aksinya Terekam Video

Bendera Bintang Kejora Dikibarkan di USTJ, Aksinya Terekam Video

30 September 2026
Wakil Ketua I DPRK Mimika Minta Dana Otsus Tak Berhenti pada Penyerapan Anggaran

Wakil Ketua I DPRK Mimika Minta Dana Otsus Tak Berhenti pada Penyerapan Anggaran

30 September 2026
KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

30 September 2026
Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

30 September 2026

POPULER

  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Bus Terbalik Masuk Parit, Sopir Dilarikan ke RSUD Mimika

Pemda se-Tanah Papua Diinstruksikan Segera Rampungkan APBD dan RAP Otsus 2026

Tanggapi Pernyataan Kepala Daerah di Papua, Wamendagri: Tidak Ada Pemotongan Dana Otsus

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id