ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Di Balik Kabut Tembagapura, “One Freeport One Family” Warnai HUT ke-59 PT Freeport Indonesia

“Drama musikal ini lahir dari refleksi mendalam atas peristiwa yang terjadi di area tambang. Pertunjukan ini menjadi cara untuk berbagi semangat dan energi positif”.

15 April 2026
0
Di Balik Kabut Tembagapura, “One Freeport One Family” Warnai HUT ke-59 PT Freeport Indonesia

Perayaan HUT ke-59 PTFI menampilkan persembahan drama musikal One Freeport di Sport Hall, Tembagapura, 7 April 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kabut menyelimuti kawasan Sport Hall Tembagapura, Timika, Papua Tengah, Selasa malam, 7 April 2026.

Gedung olahraga karyawan Freeport Indonesia itu disulap menjadi ruang pertunjukan lengkap dengan panggung, tata suara, dan pencahayaan.

Beberapa karyawan dengan kostum kerja masing-masing tampil menari diiringi lagu-lagu Timur, disaksikan ratusan rekan mereka di bangku penonton.

“Malam ini sangat istimewa sekali menyaksikan karyawan tambang Freeport tampil dalam sebuah drama musikal One Freeport One Family dalam rangka peringatan ulang tahun ke-59 Freeport Indonesia,” kata Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati dalam keterangan pers.

Baca Juga

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Generasi Muda

Pria Ditemukan Meninggal di Budi Utomo Ujung Timika

Ia mengatakan, di tengah tantangan perusahaan yang sangat tinggi dan rasa duka yang belum sepenuhnya hilang, para karyawan tetap bersemangat menyiapkan peringatan HUT PTFI.

Drama musikal kolaboratif ini melibatkan karyawan dan keluarga mereka, disutradarai oleh Agus Noor.

“Hampir seluruh elemen produksi diisi oleh talenta internal, mulai dari karyawan hingga anak-anak sekolah di Tembagapura,” ujar Katrin.

“Prosesnya sekitar dua pekan, dari audisi hingga latihan intens sepulang kerja atau setelah anak-anak pulang sekolah. Jadwalnya benar-benar fleksibel mengikuti para pemain,” lanjutnya.

Drama musikal One Freeport One Family berdurasi sekitar dua jam, mengisahkan kehidupan karyawan di wilayah operasional tambang PT Freeport Indonesia yang hidup rukun dan harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, adat istiadat, dan agama.

Dalam cerita, keluarga besar PTFI menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika operasional di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) hingga insiden keamanan.

“Drama musikal ini lahir dari refleksi mendalam atas peristiwa yang terjadi di area tambang. Pertunjukan ini menjadi cara untuk berbagi semangat dan energi positif,” kata Katri.

Juga sekaligus menjadi ruang refleksi bahwa di balik tantangan tumbuh solidaritas dan rasa persaudaraan yang semakin kuat.

Sandi Claudio, karyawan dari Underground Mine Division, mengaku bangga bisa terlibat karena cerita yang dibawakan dekat dengan kehidupannya.

“Yang membuat spesial, drama ini menceritakan kehidupan di tambang bawah tanah. Saya menemukan cinta di tempat ini, sama seperti cerita yang ditampilkan,” ungkapnya.

Dora, karyawati Papua dari Mining Safety Division, mengatakan tampil dalam drama musikal ini membuatnya memiliki banyak teman dari berbagai divisi.

Melalui proses latihan, ia mengenal sesama pemain dan memahami area kerja masing-masing sehingga terbangun chemistry.

“Tantangan terbesar tentu saja pekerjaan, karena latihan dilakukan di sela-sela jam kerja. Kami harus pandai mencuri waktu untuk menghafal naskah dan mempersiapkan diri,” ujarnya.

Sutradara Agus Noor memadukan cerita keseharian keluarga besar PTFI dengan lagu orisinal dan lagu populer.

Latihan dilakukan secara fleksibel dalam kelompok-kelompok kecil di luar jam kerja dan jam sekolah untuk menjaga keseimbangan antara tanggung jawab dan kreativitas.

“Bagi saya, ini bukan sekadar pertunjukan seni musikal, tetapi cara berbagi semangat, kebahagiaan, dan energi untuk saling mendukung. Seni memberi sentuhan humanis di tengah kesibukan kota tambang,” kata Agus.

Ia juga mengapresiasi dedikasi tim internal Freeport yang mengelola aspek teknis pertunjukan secara mandiri, mulai dari panggung, sistem suara, hingga multimedia.

Agus mengenang momen HUT ke-55 PTFI saat produksi masih melibatkan pihak eksternal.

Menurut Agus, tahun ini terasa berbeda dan luar biasa. Seluruh pemain dan tim di balik panggung merupakan karyawan serta keluarga besar Freeport.

Dengan kondisi geografis Tembagapura di ketinggian hampir 2.000 meter, cuaca dingin, hujan, hingga panas terik menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, semua dapat diatasi berkat antusiasme dan kebersamaan.

Di akhir pertunjukan, saat lampu panggung meredup dan seluruh pemain berdiri untuk penghormatan terakhir, suasana haru menyelimuti penonton.

Tepuk tangan meriah bukan hanya untuk kualitas akting, tetapi juga untuk semangat persatuan yang ditampilkan.

Perayaan HUT ke-59 ini menjadi pengingat bahwa di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut, di tengah dinginnya udara Tembagapura, ada api solidaritas yang tak pernah padam.

“Keluarga besar PTFI telah membuktikan bahwa mereka benar-benar One Freeport: satu keluarga, satu visi, dan satu kekuatan yang tak tergoyahkan,” tutup Katri. (*)

Penulis : Hayun Nuhuyanan

Editor : Marthen L.L Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Generasi Muda

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Generasi Muda

29 Oktober 2026
Pria Ditemukan Meninggal di Budi Utomo Ujung Timika

Pria Ditemukan Meninggal di Budi Utomo Ujung Timika

29 Oktober 2026
Dinkes Mimika Satukan Layanan HIV, TBC, Malaria, dan Hepatitis

Dinkes Mimika Satukan Layanan HIV, TBC, Malaria, dan Hepatitis

29 Oktober 2026
Pengiriman Senapan Angin ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Pengiriman Senapan Angin ke Timika Digagalkan di Bandara Sentani

29 Oktober 2026
Dana Desa Mimika Turun dari Rp130 Miliar Menjadi Rp60,9 Miliar pada 2026

Dana Desa Mimika Turun dari Rp130 Miliar Menjadi Rp60,9 Miliar pada 2026

29 Oktober 2026
Warga Yahukimo Ditikam, Satgas Damai Cartenz Dalami Dugaan KKB

Warga Yahukimo Ditikam, Satgas Damai Cartenz Dalami Dugaan KKB

28 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PUPR Mimika Perbaiki Jalan Hasanuddin Menyusul Keluhan Warga

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Polisi di Timika Kembali Ringkus Dua Pelaku Curanmor, Motor Curian Berhasil Diamankan

Dua Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Timika Ditangkap, Korban Alami Luka Sayatan Parang

Komisi I DPRK Mimika Petakan Wilayah Rawan Konflik, Libatkan TNI-Polri

Komisi I DPRK Mimika Petakan Wilayah Rawan Konflik, Libatkan TNI-Polri

TNI Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak di Distrik Kalome-Puncak Jaya

TNI Bangkitkan Semangat Belajar Anak-anak di Distrik Kalome-Puncak Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id