ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Mahalnya harga tomat disebabkan oleh terbatasnya pasokan, terutama karena sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Manado.

11 April 2026
0
Harga Pangan di Timika Melonjak: Pasar Sentra Sepi Pembeli, Tomat Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Sejumlah Komoditas Yang Dijual Pedagang Di Pasar Sentral Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Sentra Timika, Papua Tengah, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir

Kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya pengiriman barang dari daerah pemasok, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

Salah satu pedagang di pasar tersebut, Ibu Eca, mengatakan hampir seluruh kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Hampir semua barang naik, tidak ada yang murah sekarang. Sayur juga mahal,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

Harga cabai tercatat berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah masih bertahan di level tinggi, yakni Rp70.000–Rp75.000 per kilogram, meski sempat menyentuh Rp80.000 usai lebaran.

Ibu Eca mengaku harga tersebut masih lebih tinggi dibandingkan kondisi normal yang berkisar Rp55.000–Rp60.000 per kilogram.

Di sisi lain, harga bawang putih relatif stabil di angka Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan cukup tajam juga terjadi pada komoditas tomat. Saat ini, tomat dijual di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Tingginya harga membuat pedagang membatasi pembelian stok. “Modal ambil sudah tinggi, jadi tidak berani ambil banyak. Pembeli juga keberatan karena mahal,” kata ibu Eca.

Ia menjelaskan, mahalnya harga tomat disebabkan oleh terbatasnya pasokan, terutama karena sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Manado.

Kondisi serupa juga terjadi pada sayur-mayur lainnya. Bayam dijual sekitar Rp20.000 per ikat besar, sementara kol dan sawi mengalami kenaikan harga.

Adapun buncis menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga, meski masih berada di kisaran Rp50.000 per kilogram.

Selain kenaikan harga, pedagang juga mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli. Sepinya aktivitas pasar dinilai berkaitan dengan melemahnya daya beli masyarakat akibat tingginya harga kebutuhan pokok.

“Pasar sekarang sepi, tidak seperti sebelumnya. Mungkin karena harga naik, jadi pembeli berkurang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemkab Paniai Gelar Apel Gerakan Indonesia Asri

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

PT Freeport Indonesia dan Tiga Serikat Pekerja Teken PKB 2026–2028

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Kelancaran Operasional Penerbangan Perintis di Distrik Manggelum

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Kelancaran Operasional Penerbangan Perintis di Distrik Manggelum

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id