TIMIKA, Koranpapua.id- Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) menggelar parade Paskah 2026 di Kota Timika sebagai wujud kebersamaan umat Kristiani dan simbol persatuan lintas agama.
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17), kegiatan ini dibuka di depan Gedung Emeneme Yauware oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Parade diawali dengan penampilan tarian anak-anak Sekolah Minggu yang memukau, kemudian dilanjutkan dengan rute berjalan kaki dilanjutkan dengan kendaraan menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Kota Timika.
Mulai dari Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Yos Sudarso, hingga Cenderawasih, sebelum berakhir di Kantor Bupati Mimika.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika menegaskan bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sumber harapan baru bagi umat manusia.
“Melalui kebangkitan Kristus, kita diingatkan akan kemenangan atas dosa dan kematian. Ini adalah pesan iman yang memberi kekuatan dan harapan di tengah berbagai tantangan kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa parade Paskah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk lintas agama, merupakan cerminan kehidupan harmonis di Mimika yang penuh keberagaman.
“Perayaan ini bukan hanya kegiatan keagamaan semata, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat nilai kebersamaan, persatuan, dan toleransi antar umat beragama,” tambahnya.
Bupati turut mengapresiasi PGGM dan seluruh peserta atas terselenggaranya kegiatan dengan tertib dan penuh sukacita.
Menurutnya, semangat kebersamaan dalam perayaan ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir sambutannya, ia mengimbau seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta tidak mudah terpengaruh oleh situasi di luar.
“Jadilah pribadi yang penuh kasih, rendah hati, dan mampu menjadi teladan, baik di keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat luas. Mari kita jaga persatuan dan terus menjadi berkat bagi semua,” pesannya.
Parade Paskah PGGM tahun ini menjadi bukti bahwa semangat kebangkitan Kristus mampu menghadirkan damai, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan harapan baru bagi seluruh masyarakat Mimika. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










