TIMIKA, Koranpapua.id- Maskapai Garuda Indonesia resmi membuka konektivitas baru yang menghubungkan Bali dengan Papua.
Rute yang ditempuh pada penerbangan perdana yakni, Jakarta–Denpasar–Timika–Jayapura.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Garuda dalam mengoptimalkan peran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai Hub Internasional yang terintegrasi dengan kawasan timur Indonesia.
Melayani rute ini, Garuda menerbangkan Boeing 737-800NG dengan kapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 150 kursi kelas ekonomi.
Hal itu disampaikan Sales Manager Garuda Indonesia Denpasar, Dewa Bagus Rendra Maha Putera dalam keterangannya seperti dilansir, Minggu 5 April 2026.
Dewa menjelaskan bahwa penerbangan GA652 diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 21.25 WIB dan tiba di Denpasar pukul 00.20 WITA keesokan harinya.
Selanjutnya, pesawat terbang menuju Bandara Mozes Kilangin Timika dan tiba pukul 05.45 WIT, sebelum diteruskan ke Bandara Sentani dengan waktu kedatangan pukul 07.55 WIT.
Adapun penerbangan dari Jayapura dilayani melalui GA653 yang beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat diberangkatkan dari Bandara Sentani pukul 08.50 WIT menuju Timika.
Selanjutnya dari Timika menuju Denpasar dan berakhir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 15.30 WIB.
Menurut Dewa, kehadiran rute ini diharapkan dapat menghadirkan perjalanan yang lebih seamless, baik bagi wisatawan mancanegara maupun pelaku bisnis.
“Dengan konektivitas ini, mobilitas antarwilayah menjadi lebih efisien, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Dengan posisi Bali sebagai gerbang utama pariwisata internasional, rute ini juga diyakini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Papua.
Sekaligus memperkuat aktivitas perdagangan dan investasi di kawasan timur Indonesia.
Ke depan, Garuda Indonesia menyatakan akan terus mengevaluasi dan mengembangkan jaringan penerbangannya secara adaptif, seiring dengan kebutuhan pasar, guna memperkuat perannya sebagai maskapai flag carrier nasional. (Redaksi)










