TIMIKA, Koranpapua.id- Masyarakat Papua Raya, tidak perlu kuatir terjadi kekosongan minyak tanah menjelang Idul Fitri tahun 2026.
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan ekstra dropping penyaluran minyak tanah di beberapa provinsi di wilayah Papua dan Maluku sebanyak 1.3 juta liter.
Tambahan pasokan minyak tanah tersebut akan disalurkan ke beberapa provinsi di Papua Raya dan Maluku, termasuk Provinsi Papua Tengah, secara khusus Kabupaten Mimika.
“Ekstra dropping ini sudah kami koordinasikan dengan pemerintah daerah setempat, ujar Awan Raharjo Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dalam keterangannya yang dilansir, Sabtu 14 Maret 2026.
Menurutnya, koordinasi bersama pemerintah daerah untuk untuk memastikan tambahan minyak tanah subsidi disalurkan tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dikatakan, tambahan kuota minyak tanah ke Papua Raya dan Maluku telah menjadi komitmen Pertamina untuk memberikan layanan sepenuh hati di Bulan Suci Ramadan dan jelang Idulfitri.
Adapun tambahan kuota minyak tanah yang disalurkan ke setiap provinsi termasuk kabupaten yang mendapatkan imbas dari program ini.
Untuk Provinsi Papua terdapat tambahan 130 ribu liter yang didistribusikan di Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Biak Numfor.
Provinsi Papua Barat Daya tambahan sebesar 125 ribu liter yang didistribusikan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, dan Kabupaten Raja Ampat.
Selanjutnya Provinsi Papua Barat tambahan sebesar 50 ribu liter yang difokuskan di Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fak-fak.
Provinsi Papua Tengah tambahan sebesar 64 ribu liter yang didistribusikan di Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai.
Sedangkan untuk Provinsi Maluku Utara dilakukan tambahan sebesar 376 ribu liter yang akan disalurkan di seluruh kota dan kabupaten di Provinsi Maluku Utara.
Provinsi Maluku juga akan ada tambahan suplai minyak tanah sebesar 580 ribu liter yang juga disalurkan di seluruh kota dan kabupaten.
“Penyaluran minyak tanah tambahan ini dilakukan bertahap mulai tanggal 12 Maret hingga nanti mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2,” jelasnya.
Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini akan dilakukan langsung di pangkalan minyak tanah dan diingatkan untuk dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh pemerintah daerah.
Awan memastikan stok minyak tanah terus dijaga selama masa Ramadhan dan Idulfitri baik di level terminal BBM hingga di agen dan pangkalan minyak tanah.
Dengan penambahan kuota minyak tanah ini, masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli minyak tanah sesuai kebutuhan.
“Kami akan terus jaga ketersediaan minyak tanah bagi masyarakat serta melakukan sidak atau pengecekan berkala juga bersama instansi maupun Pemerintah Daerah untuk memastikan kondisi riil di lapangan,” tukasnya. (Redaksi)










