JAYAPURA, Koranpapua.id- TNI AU mengerahkan prajurit Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) yang kini berganti nama menjadi Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) di 11 bandara perintis di Papua Raya.
Pengerahan prajurit pasukan elit TNI AU dengan kemampuan tempur tiga matra (darat, laut dan udara), bertujuan memperketat pengamaman operasional bandara perintis.
Secara khusus di 11 bandara yang sebelumnya ditutup, pasca penembakan yang menewaskan pilot dan co-pilot Smart Air di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel Rabu 11 Februari 2026.
Marsma TNI Mokh Mukhson, Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) Silas Papare Jayapura, mengatakan sebanyak 18 personel kini ditempatkan di setiap bandara.
“Mereka akan bertugas untuk mengamankan operasional dan areal bandara dari gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” ujar Danlanut kepada awak media di Jayapura, Kamis 12 Maret 2026.
Ia menuturkan, selain dijaga personel Korpasgat, pengamanan bandara perintis juga ditempatkan personel dari TNI AD. (Redaksi)








