TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah melakukan kerjasama dengan sejumlah klinik dan apotek swasta untuk memperkuat surveilans malaria di wilayah itu.
Kerjasama yang mulai berlaku April 2026 yakni melakukan verifikasi data bersama fasilitas kesehatan, sekaligus menyiapkan layanan pemeriksaan dan pengobatan malaria gratis di sejumlah klinik swasta.
Hal tersebut telah menjadi komitmen Dinkes Mimika melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dengan sejumlah penanggungjawab fasilitas kesehatan, dalam kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Malaria Bulan Februari 2026.
Kegiatan verifikasi yang berlangsung pada 11–12 Maret 2026 di salah satu hotel di Timika itu, diikuti oleh penanggungjawab program malaria dari Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, apotek, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di wilayah Kabupaten Mimika.
Dilaksanakannya pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan akurasi pelaporan data malaria serta memperkuat sistem surveilans malaria di Kabupaten Mimika.
Sebelum adanya kesepahaman untuk melaksanakan program pelayanan pemeriksaan dan penyediaan obat malaria secara garis, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai situasi malaria di Kabupaten Mimika.
Kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi dan validasi data malaria yang dilaporkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.
Kamaludin, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes Mimika, menjelaskan bahwa kegiatan verifikasi dan validasi data merupakan bagian penting dalam memastikan kualitas data malaria yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan data malaria yang dilaporkan benar, akurat, dan sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan serta perencanaan program malaria ke depan,” ujar Kamaludin.
Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan diskusi bersama untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi oleh fasilitas kesehatan dalam pelaporan kasus malaria, serta menyusun langkah-langkah perbaikan melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL).
Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah komitmen beberapa klinik swasta yang tersebar di Kabupaten Mimika untuk turut mendukung upaya pengendalian malaria.
Caranya dengan menyediakan layanan pemeriksaan malaria serta pemberian Obat Anti Malaria (OAM) secara gratis kepada masyarakat.
Program layanan ini direncanakan mulai dilaksanakan pada bulan April 2026 di sejumlah klinik swasta yang telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.
Logistik berupa Rapid Diagnostic Test (RDT) serta Obat Anti Malaria (OAM) jenis DHP dan Primaquine akan disediakan oleh Dinkes untuk mendukung pelayanan tersebut.
Selain itu, klinik juga akan memasang spanduk pemberitahuan di depan fasilitas kesehatan sebagai informasi bahwa tersedia layanan pemeriksaan malaria dan pengobatan malaria gratis yang didukung oleh Dinkes Mimika.
Dinas Kesehatan juga akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaporan data, capaian program serta penggunaan logistik malaria di fasilitas kesehatan untuk memastikan program pengendalian malaria berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antara Dinkes, Puskesmas, rumah sakit, dan klinik swasta semakin kuat.
Dengan demikian upaya pengendalian dan penanggulangan malaria di Mimika dapat berjalan lebih optimal. Masyarakat juga semakin mudah mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan malaria. (*)
Penulis: Maria Adelyani M
Editor: Marthen LL Moru







