TIMIKA, Koranpapua.id– Speedboat yang membawa 12 penumpang dan sedang mengangkut pasien rujukan dari Puskesmas Agimuga, saat ini terombang-ambing di Perairan Puriri, Kabupaten Mimika.
Speedboat tersebut dilaporkan mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar, Senin 9 Maret 2026.
Laporan kejadian tersebut disampaikan oleh Yanter, Mantri Puskesmas Agimuga, kepada petugas jaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika, siang tadi.
Speedboat tersebut dilaporkan berangkat dari Agimuga menuju Timika pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIT dengan membawa 12 orang penumpang.
Mereka terdiri dari tenaga medis serta seorang pasien rujukan yang hendak mendapatkan penanganan lanjutan di Timika.
Namun dalam perjalanan, tepatnya di sekitar perairan Puriri, kapal motor cepat itu dilaporkan kehabisan bahan bakar, sehingga mesin tidak dapat dioperasikan dan perjalanan terhenti di tengah perairan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi penyelamatan.
Tim SAR diberangkatkan menggunakan RBB 600 PK serta dua unit perahu karet bermesin 25 PK menuju lokasi kejadian guna melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
Sementara itu, kondisi terkini seluruh penumpang belum dapat dipastikan dan masih menunggu laporan dari tim di lapangan.
Berikut daftar penumpang yang berada di dalam speedboat tersebut:
- Husin Hasin (27) – Laki-laki
- Mukchin (49) – Laki-laki
- Nur Alim Firmansyah (2) – Laki-laki
- Yopi (48) – Laki-laki
- Nolbertu M. (50) – Laki-laki
- Anggel Anggaibak (55) – Perempuan
- Dina Kwalik (47) – Perempuan
- Rafael Wantik (5) – Laki-laki
- Revan Wantik (3) – Laki-laki
10.Mersin Wantik (9) – Laki-laki
11.Om Gode (50) – Laki-laki
12.Juliana Wantik (24) – Perempuan (Pasien) (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










