ADVERTISEMENT
Rabu, Juli 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Prajurit Satgas Parako 466 Paskas juga tampil sebagai tim yang bekerja fokus pada operasional penerbangan, sementara personel lainnya bersiaga penuh di perimeter luar bandara.

1 Maret 2026
0
Menembus Kabut Pagi, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Jaga Keamanan Bandara Perintis Enarotali

Para prajurit Satgas Yon Parako 466 Paskat ketika melaksanakan tugas pengamanan dan membantu kelancaran operasional penerbangan di Bandara Enarotali, Paniai, Sabtu 28 Februari 2026. (foto redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PANIAI, Koranpapua.id- Beratnya medan dan cuaca yang tidak menentu menjadi hari-hari yang harus dilalui dengan penuh cinta dan ketulusan oleh prajurit TNI yang berdinas di wilayah Papua.

Pengalaman manis dan kenangan indah juga dinikmati prajurit TNI AU yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Yon Parako 466 Pasgat, yang ditugaskan menjaga keamanan di seluruh bandara perintis di wilayah Papua Raya.

ADVERTISEMENT

Seperti yang dialami oleh prajurit Satgas Yon Parako 466 Pasgat yang bertugas di Bandara Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Para prajurit setiap harinya melakukan penyisiran landasan (runway sweep) guna memastikan landasan aman untuk penerbangan pertama,” ujar Letda Pas Pande Putu Bayu Krisna Aji, Danpos Korpasgat Bandara Enarotali kepada koranpapua.id. Minggu 1 Maret 2026.

Baca Juga

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Dikatakan, di tengah kabut yang masih tebal pada di pagi hari, para prajurit wajib melakukan patroli dan penyisiran untuk memastikan landasan bersih dari benda asing (FOD).

Termasuk memastikan genangan air yang membahayakan, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

“Cuaca di wilayah pegunungan yang ekstrem, sering kali diselimuti kabut tebal dengan jarak pandang terbatas, tidak menyurutkan kewaspadaan kami,” ungkapnya.

Para prajurit dengan menenteng bersenjata lengkap, wajib menyisir area landasan pacu di tengah kondisi cuaca yang cukup dingin.

Menariknya, prajurit Kopasgat yang ditugaskan di bandara perintis tidak hanya dibekali dengan kemampuan tempur dan pengamanan wilayah.

Mereka juga dibekali dengan kemampuan teknis dukungan penerbangan. Hal ini terlihat nyata ketika seorang prajurit Kopasgat dengan rompi hijau terang (hi-vis) dan marshall wand (tongkat pemandu) di tangannya.

Dengan profesional, prajurit bertugas sebagai marshaller, memandu pesawat perintis berbaling-baling (propeller) untuk parkir di apron dengan aman setelah membelah awan pegunungan.

Dikatakan, kehadiran personel Kopasgat di bandara-bandara perintis yang kerap kali berbatasan langsung dengan hutan, perbukitan dan permukiman warga, sangatlah vital.

Karenanya, setiap prajurit yang bertugas berkewajiban untuk memastikan penerbangan dan operasional bandara berlangsung dengan aman dan lancar.

Apalagi pesawat perintis saat ini menjadi satu-satunya moda transportasi dan urat nadi kehidupan bagi masyarakat di dataran tinggi, untuk mendapatkan pasokan kebutuhan pokok, obat-obatan, serta evakuasi medis darurat.

Dijelaskan, prajurit Satgas Parako 466 Paskas juga tampil sebagai tim yang bekerja fokus pada operasional penerbangan, sementara personel lainnya bersiaga penuh di perimeter luar bandara.

Mereka memantau pergerakan di sekitar area bandara yang berbatasan dengan semak belukar dan jalan setapak warga, memastikan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan sipil.

“Dedikasi tanpa henti dari para prajurit Kopasgat ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta roda ekonomi masyarakat di wilayah terluar dan terpencil Indonesia,” ungkapnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

Ironi Triliunan Rupiah di Bumi Cenderawasih

21 Juli 2026
Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

Lomba Yospan Meriahkan HUT Papua Tengah ke-4, Gubernur Meki Janjikan Rp130 Juta untuk Juara Pertama

21 Juli 2026
BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

BPKP Papua Tengah Dorong RSUD Mimika Wujudkan Tata Kelola BLUD yang Bersih dan Akuntabel

21 Juli 2026
Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

Tembus Pedalaman Papua, Satgas Pasgat Koroway Batu Layani Pengobatan Gratis dan Edukasi Kesehatan

21 Juli 2026
Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

Ratusan Buruh Sawit di Iwaka-Mimika Mengadu Tiga Bulan Hidup Tanpa Listrik, Upah Rp100 Ribu Sehari

21 Juli 2026
Diduga Kendalikan Jaringan Sabu dari Dalam Lapas, Tiga Warga Binaan Dilimpahkan ke Kejari Mimika

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

21 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    901 shares
    Bagikan 360 Tweet 225
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Menjawab Krisis Tenaga Dokter Spesialis, UNCEN Luncurkan Program Studi PPDS

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Buka Puasa Bersama Wartawan Timika, Kapolda Papua Tengah Sebut Media Mitra Strategis Polri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id