ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

18 Februari 2026
0
Perkuat Kemandirian SDM Kesehatan, Pemprov Papua Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis

Ilustrasi (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi Papua mulai memperkuat kemandirian Sumber Daya Manusia (SDM)  kesehatan dengan menyiapkan program pendidikan dokter spesialis di dalam daerah.

Langkah awal dilakukan melalui peluncuran program pendidikan dokter spesialis anestesi yang dijadwalkan pada 27 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pengembangan pendidikan spesialis merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga medis dari luar Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Aryoko, Rumah Sakit Dok II Jayapura tetap diposisikan sebagai rumah sakit pendidikan utama dan akan diarahkan membuka program pascasarjana, dimulai dari spesialis anestesi.

Baca Juga

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

Program tersebut akan diluncurkan langsung oleh Gubernur Papua bersama Rektor Universitas Cenderawasih.

“RS Dok II kita siapkan sebagai pusat pendidikan spesialis. Ini bagian dari kerja sama Pemerintah Provinsi Papua dengan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih,” ujarnya di Jayapura, Selasa 17 Februari 2026.

Sementara itu, Rumah Sakit Abepura akan difokuskan sebagai rumah sakit pendidikan untuk program profesi dokter atau koas.

Pembagian peran ini diharapkan membuat sistem pendidikan kedokteran di Papua berjalan lebih terarah dan berjenjang.

Wakil Gubernur menegaskan, pengembangan dokter spesialis dari putra-putri Papua menjadi kebutuhan strategis.

Selain menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan, langkah ini juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap pelayanan medis di daerah sendiri.

“Yang akan menolong masyarakat Papua adalah orang Papua sendiri. Karena itu, anak-anak kita harus disiapkan menjadi dokter dan dokter spesialis,” katanya.

Ia menambahkan, program spesialis anestesi menjadi pintu masuk sebelum pengembangan program spesialis lain dilakukan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi Papua berharap dukungan penuh dari kalangan akademisi, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan pendidikan dokter spesialis di Papua dapat berjalan berkelanjutan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bangun Irigasi dan Demplot Kolaboratif di Perbatasan Papua

25 Agustus 2026
Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

Upaya Penyelundupan Amunisi Kaliber 5,56 di Bandara Tanah Merah Digagalkan Satgas pasgat 

25 Agustus 2026

Natalius Pigai Desak 10 Persen Saham Freeport Jadi Hak Papua Tengah

25 Agustus 2026
500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

25 Agustus 2026
Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

Karhutla di Papua Tengah Capai 396 Hektare, Kabupaten Nabire Terjadi di Tujuh Distrik

25 Agustus 2026
Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

Polisi Sita 288 Liter Miras Lokal dari Penumpang KM Leuser di Pelabuhan Pomako Timika

25 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    634 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Distrik Jila Berduka: Satu Warga Tewas, Satu Dilempar ke Jurang, Sembilan Perempuan Dibawa Kelompok Bersenjata

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Peringati HPSN 2026, Bupati Mimika Instruksikan Seluruh OPD dan Masyarakat Korvei Lingkungan

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Selama Ramadhan 1447 H, Pelaku Usaha Dingatkan Tempat Hiburan Hanya Buka Empat Jam, Melanggar Ijin Dicabut

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Minta Jaminan Keamanan, Fasilitas Kesehatan di Yahukimo Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id