ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dorong Perubahan Perilaku Hidup Sehat, YPMAK Gandeng YRC Gelar Pelatihan STBM Kampung

“Kolaborasi menjadi kunci. Ini bukan hanya mandat pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk peran media dalam mendorong kesadaran masyarakat”.

10 Februari 2026
0
Dorong Perubahan Perilaku Hidup Sehat, YPMAK Gandeng YRC Gelar Pelatihan STBM Kampung

YPMAK gandeng Yayasan Rumsram menggelar Pelatihan Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kampung selama dua hari, pada 10–11 Februari 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) bekerja sama dengan Yayasan Rumsram Coaching (YRC) menggelar Pelatihan Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kampung.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Timika selama dua hari, dimulai hari ini, Selasa 10 Februari sampai Rabu 11 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Ishak Matarihi, Direktur Yayasan Rumsram, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas fasilitator lapangan dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di kampung-kampung, khususnya terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan bahwa persoalan sanitasi, kesehatan anak, hingga ekonomi masyarakat tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah tetapi perlu keterlibatan semua pihak.

Baca Juga

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

“Pekerjaan di tanah ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus bersama-sama, pemerintah, swasta, lembaga adat, gereja, pemerintahan kampung, dan masyarakat,” ujar Ishak.

“Kita bertanggung jawab bersama untuk mengurangi persoalan sanitasi, rendahnya literasi anak, dan keterbatasan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ishak menjelaskan, STBM memiliki lima pilar utama, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair.

Namun dalam praktiknya, pelaksanaan di lapangan masih didominasi oleh pilar pertama dan kedua.

“Dorongan untuk penerapan lima pilar secara utuh selama ini lebih banyak dilakukan oleh NGO. Di Papua, baru Kabupaten Biak dan Jayapura yang berstatus Open Defecation Free (ODF),” pungkasnya.

Ishak menyebutkan, dari 16 kampung dampingan, lima kampung disiapkan mencapai status ODF murni, sementara 15 kampung lainnya ditargetkan tuntas hingga tahun depan.

Adapun lima kampung tersebut yaitu, Kampung Mioko, Aikawapuka, Amungun, Emkomahlama, dan Ohotya.

Pelatihan ini menjadi ruang diskusi untuk menyusun strategi percepatan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kolaborasi menjadi kunci. Ini bukan hanya mandat pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk peran media dalam mendorong kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang, menyoroti tantangan besar penerapan STBM, baik di wilayah perkotaan, pedalaman, maupun pesisir.

“Permasalahan STBM ini sangat kompleks karena berkaitan dengan kebiasaan dan cara hidup masyarakat yang sudah berlangsung ratusan tahun,” ungkapnya.

Karenanya untuk mengubah perilaku hidup sehat tentu membutuhkan waktu, pendekatan yang tepat, dan kerja sama semua pihak.

Feri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan dinas terkait yang selama ini bersinergi dengan YPMAK dalam pelaksanaan program Kampung Sehat dan program pemberdayaan lainnya.

Menurut Feri, pengalaman lapangan para fasilitator selama setahun terakhir menjadi modal penting untuk menentukan strategi pendekatan yang lebih efektif.

Ia berharap melalui pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan fasilitator semakin meningkat dalam menjawab tantangan di masyarakat.

“Kami memiliki keterbatasan sumber daya sehingga belum bisa menjangkau semua wilayah. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar intervensi dapat diperluas dan dampak program semakin besar,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara YPMAK, Yayasan Rumsram, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mewujudkan kampung-kampung yang sehat, bebas BABS, dan berkelanjutan di Tanah Papua. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

Tekan Kecelakaan, Dishub Bintuni Sasar Pelajar hingga Pengemudi Angkutan

1 Oktober 2026
DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

DPR Ketok Palu, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit sebagai Kapolri

1 Oktober 2026
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Amungsa Cares Papua Imbau Warga Waspada

1 Oktober 2026
KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

KPU Mimika Tetapkan 228.681 Pemilih, Ribuan Warga di Kawasan Perumahan Jadi Perhatian

1 Oktober 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

Pemkab Mimika Siapkan Rp3 Miliar untuk Pelebaran Jalan Irigasi Petrosea-Hasanudin

1 Oktober 2026
Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

Bantuan Parpol Mimika Naik 5 Kali Lipat, Anggaran 10 Partai Tembus Rp9 Miliar

1 Oktober 2026

POPULER

  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Maikel Edwar Tewas, Irvan Patah Tangan dalam Kecelakaan di Jalan Budi Utomo Ujung Timika

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Dinkes Mimika Terbitkan Edaran Kabut Asap, Perkuat Kewaspadaan ISPA

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • KNPB Bawa Tuntutan Konflik Papua hingga Referendum ke DPRK Mimika, Begini Respons DPRK

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Kapolres Frits Erari Pimpin Langsung Pemeriksaan Kendaraan Dinas Personel Polres Supiori

Kapolres Frits Erari Pimpin Langsung Pemeriksaan Kendaraan Dinas Personel Polres Supiori

Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id