ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Hendry Roy: Rawat jalan kami melayani sekitar 5.000–6.000 pasien per bulan, sementara rawat inap berkisar 900 hingga 1.000 pasien per bulan.

10 Februari 2026
0
Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Di tengah dinamika pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika terus berbenah.

Rumah sakit yang sejak awal mengemban mandat sosial ini kini menjalani transformasi bertahap, mulai dari renovasi fasilitas, pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan, hingga peremajaan alat medis penunjang layanan.

ADVERTISEMENT

RSMM bukanlah rumah sakit baru. Berdiri sejak 1999, rumah sakit ini lahir dari kerja sama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) – sebelumnya LPMI bersama Pemerintah Daerah, Keuskupan Jayapura, serta PT Freeport Indonesia melalui dana kemitraan CSR.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak awal, arah pelayanannya jelas yakni melayani masyarakat Mimika, terutama masyarakat adat tujuh suku.

Baca Juga

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Direktur RSMM Timika, dr. Hendry Roy, saat diwawancarai menegaskan komitmen tersebut masih dijaga hingga hari ini.

Direktur RSMM Timika, dr. Hendry Roy. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Saat ini RSMM memiliki 128 tempat tidur, sekitar 15 dokter spesialis, 12 dokter umum, serta didukung kurang lebih 300 tenaga perawat,” ujar dr. Hendry.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan sepenuh hati sesuai moto Rumah Sakit Mitra Masyarakat,” tambah dr. Hendry kepada media ini, Selasa 10 Februari 2026.

Renovasi Bertahap Menuju Standar KRIS BPJS

Memasuki usia lebih dari dua dekade, RSMM tak bisa menghindari kebutuhan pembaruan.

Sejumlah ruang perawatan kini direnovasi secara bertahap, mulai dari ICU, ruang kebidanan, hingga ruang perawatan anak.

Renovasi ini dilakukan untuk menyesuaikan standar KRIS BPJS Kesehatan yang mulai diberlakukan secara nasional.

“Sejak berdiri tahun 1999, rumah sakit ini memang perlu dilakukan renovasi. Saat ini kami menyesuaikan dengan regulasi BPJS, khususnya terkait kelas rawat inap standar,” jelas dr. Hendry.

Hingga kini, sekitar 60–70 persen ruang perawatan RSMM telah memenuhi kriteria KRIS.

Renovasi masih berlanjut, khususnya di ruang perawatan penyakit dalam, sebelum menyasar Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang perawatan lainnya.

“Ada 12 kriteria KRIS yang harus dipenuhi, mulai dari jumlah tempat tidur di setiap ruangan, jarak antar tempat tidur, akses kursi roda ke kamar mandi, pencahayaan, ventilasi, oksigen sentral, hingga standar toilet,” tambahnya.

RSMM menargetkan seluruh ruang rawat inap telah memenuhi standar KRIS BPJS paling lambat Juni–Juli 2026, sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.

Tantangan Alat Medis yang Mulai Menua

Tak hanya bangunan, tantangan lain datang dari usia alat medis dan utilitas rumah sakit.

dr Hendry menyebut sebagian besar peralatan yang digunakan RSMM telah beroperasi sejak awal berdirinya rumah sakit.

“Banyak alat medis kami sudah seumur dengan rumah sakit dan seharusnya sudah pensiun,” ungkap dr. Hendry.

Tahun ini, RSMM memprioritaskan pengadaan ventilator bayi untuk layanan NICU, alat kejut jantung (defibrillator) di IGD dan ICU.

Termasuk pembaruan sistem kelistrikan seperti panel, trafo, genset, dan sistem pengolahan limbah rumah sakit. Seluruh kebutuhan tersebut diajukan melalui dana kapital YPMAK.

BPJS Jadi Penopang Kemandirian

Dalam upaya menjaga keberlanjutan operasional, BPJS Kesehatan menjadi salah satu pilar utama pendapatan RSMM.

Sejak 2023, jumlah pasien BPJS menunjukkan tren peningkatan, meski sempat menurun akibat keterbatasan ruang selama masa renovasi.

“Rawat jalan kami melayani sekitar 5.000–6.000 pasien per bulan, sementara rawat inap berkisar 900 hingga 1.000 pasien per bulan,” jelas dr. Hendry.

Selain pasien BPJS, RSMM juga melayani masyarakat adat melalui skema jaminan YPMAK bagi dua suku besar, Amungme dan Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya sesuai regulasi pemilik rumah sakit.

Adapun pasien non-Papua tanpa BPJS tetap dilayani secara umum atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain sesuai kebutuhan medis.

Menatap Layanan Spesialis Baru

Ke depan, RSMM tak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga pengembangan layanan spesialis.

Layanan cuci darah (hemodialisis) dan penambahan dokter spesialis jantung masuk dalam rencana pengembangan.

dr Hendry mengaku studi kelayakan layanan hemodialisis telah dilakukan sejak 2023. Namun, realisasinya masih menunggu kesiapan sumber daya manusia dan persetujuan pemilik rumah sakit.

“Kasus penyakit ginjal dan jantung cukup tinggi di Timika. Untuk spesialis jantung, kami sedang menjajaki kerja sama dengan dokter spesialis jantung dari rumah sakit lain,” ujarnya.

Suara Pasien: “Pelayanannya Bagus”

Upaya perbaikan RSMM turut dirasakan langsung oleh pasien.

Mama Epi Wandagau, salah satu keluarga pasien yang mendampingi anaknya menjalani perawatan di RSMM. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Mama Epi Wandagau, salah satu keluarga pasien yang mendampingi anaknya menjalani perawatan lebih dari lima bulan di RSMM, mengaku puas dengan pelayanan yang diterima.

“Pelayanannya bagus. Dokter, suster, semua bagus. Obat juga bagus,” ujarnya singkat.

Seluruh pembiayaan perawatan anaknya ditanggung melalui Kartu Papua Sehat/BPJS, dan selama menjalani perawatan, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti.

Menjaga Mandat Sosial

Menutup keterangannya, dr. Hendry menegaskan bahwa RSMM akan terus menjaga keseimbangan antara mandat sosial dan keberlanjutan rumah sakit.

“Target kami minimal impas antara pendapatan dan pengeluaran. Dengan efisiensi, peningkatan layanan, serta dukungan semua pihak, kami berharap RSMM terus hadir dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Mimika,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026
Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    692 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    654 shares
    Bagikan 262 Tweet 164
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

Papan Nama Jalan di Mimika Belum Resmi, PUPR Tunggu Peraturan Bupati

Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

Jalan Trans Papua Urat Nadi Perekonomian Papua Pegunungan, Kementerian PUPR Didesak Segera Tangani Longsor

Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

Percepat Progres Pembangunan, Pejabat Dua Lembaga Kementerian Kunjungi Papua Selatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id