ADVERTISEMENT
Selasa, April 21, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Dorong Perubahan Perilaku Hidup Sehat, YPMAK Gandeng YRC Gelar Pelatihan STBM Kampung

“Kolaborasi menjadi kunci. Ini bukan hanya mandat pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk peran media dalam mendorong kesadaran masyarakat”.

10 Februari 2026
0
Dorong Perubahan Perilaku Hidup Sehat, YPMAK Gandeng YRC Gelar Pelatihan STBM Kampung

YPMAK gandeng Yayasan Rumsram menggelar Pelatihan Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kampung selama dua hari, pada 10–11 Februari 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) bekerja sama dengan Yayasan Rumsram Coaching (YRC) menggelar Pelatihan Fasilitator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kampung.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Timika selama dua hari, dimulai hari ini, Selasa 10 Februari sampai Rabu 11 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Ishak Matarihi, Direktur Yayasan Rumsram, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas fasilitator lapangan dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di kampung-kampung, khususnya terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan bahwa persoalan sanitasi, kesehatan anak, hingga ekonomi masyarakat tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah tetapi perlu keterlibatan semua pihak.

Baca Juga

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

“Pekerjaan di tanah ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus bersama-sama, pemerintah, swasta, lembaga adat, gereja, pemerintahan kampung, dan masyarakat,” ujar Ishak.

“Kita bertanggung jawab bersama untuk mengurangi persoalan sanitasi, rendahnya literasi anak, dan keterbatasan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ishak menjelaskan, STBM memiliki lima pilar utama, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair.

Namun dalam praktiknya, pelaksanaan di lapangan masih didominasi oleh pilar pertama dan kedua.

“Dorongan untuk penerapan lima pilar secara utuh selama ini lebih banyak dilakukan oleh NGO. Di Papua, baru Kabupaten Biak dan Jayapura yang berstatus Open Defecation Free (ODF),” pungkasnya.

Ishak menyebutkan, dari 16 kampung dampingan, lima kampung disiapkan mencapai status ODF murni, sementara 15 kampung lainnya ditargetkan tuntas hingga tahun depan.

Adapun lima kampung tersebut yaitu, Kampung Mioko, Aikawapuka, Amungun, Emkomahlama, dan Ohotya.

Pelatihan ini menjadi ruang diskusi untuk menyusun strategi percepatan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kolaborasi menjadi kunci. Ini bukan hanya mandat pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk peran media dalam mendorong kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Perencanaan Program YPMAK, Feri Magai Uamang, menyoroti tantangan besar penerapan STBM, baik di wilayah perkotaan, pedalaman, maupun pesisir.

“Permasalahan STBM ini sangat kompleks karena berkaitan dengan kebiasaan dan cara hidup masyarakat yang sudah berlangsung ratusan tahun,” ungkapnya.

Karenanya untuk mengubah perilaku hidup sehat tentu membutuhkan waktu, pendekatan yang tepat, dan kerja sama semua pihak.

Feri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan dinas terkait yang selama ini bersinergi dengan YPMAK dalam pelaksanaan program Kampung Sehat dan program pemberdayaan lainnya.

Menurut Feri, pengalaman lapangan para fasilitator selama setahun terakhir menjadi modal penting untuk menentukan strategi pendekatan yang lebih efektif.

Ia berharap melalui pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan fasilitator semakin meningkat dalam menjawab tantangan di masyarakat.

“Kami memiliki keterbatasan sumber daya sehingga belum bisa menjangkau semua wilayah. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar intervensi dapat diperluas dan dampak program semakin besar,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara YPMAK, Yayasan Rumsram, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mewujudkan kampung-kampung yang sehat, bebas BABS, dan berkelanjutan di Tanah Papua. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Tegas Menolak Perluasan Perkebunan Sawit dan PSN

Perkuat Misi YPPK, Uskup Timika: Ide Sudah Didiskusikan, Saatnya Bersinergi Nyata

20 April 2026
Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

Pemprov Rilis Jumlah Penduduk Papua Tengah 1,38 Juta Jiwa, Kabupaten Mimika Terbanyak

20 April 2026
Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

Longsor di Keerom Akibatkan Jalan Trans Papua Putus Total, Distribusi Bahan Makanan Terhenti

20 April 2026
Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

20 April 2026
Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

Dua Rumah di Kadun Jaya Mimika Terbakar, Seluruh Isi Rumah Hangus Tak Tersisa

20 April 2026
Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

20 April 2026

POPULER

  • Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    Wabup Emanuel: Hari Ini Wapres Kunjungi Timika, Rumput Belum Dibabat, Sampah Masih Menumpuk

    611 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • Wapres Gibran Dijadwalkan akan Berkunjung ke Toko Meriah Timika dan Sentra Pendidikan

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kode Wanita Berjaket Loreng Terekam CCTV Sebelum Gedung RSUD Paniai Terbakar

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Kapolres Frits Erari Pimpin Langsung Pemeriksaan Kendaraan Dinas Personel Polres Supiori

Kapolres Frits Erari Pimpin Langsung Pemeriksaan Kendaraan Dinas Personel Polres Supiori

Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id