TIMIKA, Koranpapua.id- Dua bangunan indekos di Jalan Kartini, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang yang terjadi pada Selasa malam, 13 Januari 2026.
Pemilik indekos, Merlin Wally, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIT. Saat kejadian, ia baru saja kembali ke rumah bersama anak dan cucunya.
“Angin kencang sekali. Saya baru pulang dari buang sampah bersama anak dan cucu. Pas sampai di rumah, saya dengar suara angin sangat kuat, lalu tiba-tiba pohon itu jatuh dan langsung menimpa rumah,” ungkap Merlin Rabu 14 Januari 2026.
Akibat kejadian tersebut, dua unit kamar kos dari tiga kamar mengalami kerusakan cukup parah dibagian atas karena tertimpa pohon.
“Yang kena itu rumah kos, ada dua pintu yang hancur karena tertimpa pohon,” jelasnya.
Merlin mengaku indekos tersebut merupakan satu-satunya sumber penghidupannya.

Meski sempat bingung memikirkan biaya perbaikan, ia bersyukur karena mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah.
“Saya ini janda, jadi harapan saya cuma di rumah kos ini. Tadi saya bingung mau perbaiki bagaimana, tapi saya bersyukur sekali pemerintah sudah datang membantu,” ungkapnya.
Sebagai bentuk tanggap darurat, BPBD Mimika menyalurkan bantuan material bangunan untuk meringankan beban korban terdampak.
Bantuan yang diberikan antara lain, seng 15 lembar, kayu balok 10 batang, papan kayu 2 lembar dan sejumlah paku dengan beberapa jenis ukuran.
Agustina Rahaded, Plt Kepala BPBD Mimika, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas bencana angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang.
“Atas nama pemerintah daerah melalui BPBD Mimika, kami menyerahkan bantuan kepada satu hingga dua keluarga yang terdampak,” ujarnya.
“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban pemilik rumah akibat bencana angin kencang semalam,” tambahnya.
Merlin pun menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Terima kasih banyak atas bantuan ini. Saya merasa sangat terbantu dan berterima kasih atas perhatian kepada kami yang terkena musibah,” tutupnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










