ADVERTISEMENT
Kamis, Agustus 6, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Sebagai bagian dari prosesi adat, perdamaian akan dikuatkan melalui ritual patah panah dan belah kayu sebagai simbol berakhirnya konflik antar kedua kelompok.

9 Januari 2026
0
Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Bupati dan wakil bupati Mimika didampingi wakil bupati puncak dan pj Sekda puncak foto bersama forkopimda Mimika. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Konflik antarkelompok Dang dan Newegalen di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang berlangsung hampir tiga bulan, akhirnya berakhir dengan damai.

Kesepakatan damai terwujud setelah kedua kubu menerima penyelesaian adat dengan prinsip keseimbangan korban.

ADVERTISEMENT

Perdamaian ini dicapai dalam pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Kabupaten Puncak yang berlangsung di Pandopo Rumah Negara,SP3, Jumat 9 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Usai pertemuan, Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan kepada awak media bahwa konflik tersebut dipahami sebagai perang adat, bukan perang suku.

Baca Juga

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

“Mereka menganggap perang ini adalah adat. bukan suku ya, kalau perang adat, itu berarti harus draw, itu artinya bahwa korban dari sebelah lima, dari sebelah lima. Dengan dasar itu, maka mereka punya niat untuk berdamai,” jelas bupati.

Ia menegaskan, kesepakatan tersebut menjadi titik balik penting untuk menghentikan potensi konflik lanjutan sekaligus momen bersejarah dalam penyelesaian perang adat di Papua.

“Dan ini untuk pertama kalinya sejarah perang adat di Papua yang kita bisa pertemukan dua pihak dalam satu ruangan,” ujar Bupati Johannes.

“Itu tidak pernah terjadi, tapi ini menurut saya satu nilai positif untuk ke depan orang perang adat ini. Untuk kita menuju ke perang apa namanya tuh-hukum positif. Ini sesuatu yang luar biasa,” tandas Bupati Johannes.

Bupati memastikan perdamaian akan dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani bersama pada Senin 13 Januari 2026 di Distrik Kwamki Narama.

Sebagai bagian dari prosesi adat, perdamaian akan dikuatkan melalui ritual patah panah dan belah kayu sebagai simbol berakhirnya konflik antar kedua kelompok.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat, termasuk pendeta.

Apresiasi juga disampaikan untuk anggota Majelis Rakyat Papua, serta tim kecil yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Mimika yang terlibat aktif dalam proses mediasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Puncak Nenu Tabuni menambahkan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari tahapan adat menuju perdamaian menyeluruh.

Dia menjelaskan, dalam adat, perdamaian harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memasuki tahapan lanjutan seperti pembersihan darah dan pembayaran kepala.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melalui sejumlah tahapan penyelesaian konflik, termasuk pendekatan negosiasi.

“Tahapan ketiga ini di mana kita sudah melakukan pendekatan negosiasi antara kedua belah pihak. Sudah ada titik terang di mana mereka ingin damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, pernyataan perdamaian disusun bersama dan merupakan inisiatif dari kedua belah pihak.

“Pernyataan itu tidak hanya dari pemerintah tapi betul-betul dari inisiatif mereka menyampaikan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

5 Agustus 2026
Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

Dinkes Mimika Edukasi GERMAS dan PHBS, Posyandu Layani Ibu dan Balita di Inauga

5 Agustus 2026
Kapolres Jayapura Turun Langsung Tangani Ratusan Korban Usai Konsumsi MBG

Kapolres Jayapura Turun Langsung Tangani Ratusan Korban Usai Konsumsi MBG

5 Agustus 2026
19 Finalis Adu Inovasi di Mimika Innovation Week 2026, BRIDA Bidik Solusi Nyata untuk Masyarakat Masyarakat

19 Finalis Adu Inovasi di Mimika Innovation Week 2026, BRIDA Bidik Solusi Nyata untuk Masyarakat Masyarakat

5 Agustus 2026
Satgas Pasgat Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga di Sugapa Intan Jaya

Satgas Pasgat Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga di Sugapa Intan Jaya

5 Agustus 2026
Edaran Bupati Terbit, Truk Pengangkut Material Tanpa Terpal Masih Bebas Melintas di Timika

Edaran Bupati Terbit, Truk Pengangkut Material Tanpa Terpal Masih Bebas Melintas di Timika

5 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    657 shares
    Bagikan 263 Tweet 164
  • Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Taruna Akpol Asal Papua Barat Daya Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Penyebabnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Konflik Kwamki Narama: Kubu Dang–Newegalen Sepakat Berdamai, Bupati Mimika: Ini Sejarah Baru di Papua

Konflik Adat Kwamki Narama Disepakati Jadi yang Terakhir, Pemerintah Pilih Jalur Hukum

Tabir Pembunuhan Berantai di Mimika Terkuak, Polisi Amankan Enam Orang

Tabir Pembunuhan Berantai di Mimika Terkuak, Polisi Amankan Enam Orang

Selain Tewaskan TNI Asal NTT, TPNPB-OPM juga Rampas Lima Magazen Amunisi dan Radio Komunikasi Militer

Selain Tewaskan TNI Asal NTT, TPNPB-OPM juga Rampas Lima Magazen Amunisi dan Radio Komunikasi Militer

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id