ADVERTISEMENT
Selasa, Agustus 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Mantan anggota TPNPB-OPM tersebut, dulunya terlibat dalam aksi kekerasan, seperti pembakaran gedung SMA di Distrik Sinak dan penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024.

20 Desember 2025
0
Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Tujuh mantan kombatan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK, Koranpapua.id- Tujuh mantan kombatan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), menyatakan diri kembali ke Ibu Pertiwi, Sabtu 20 Desember 2025.

Tujuh warga ini menyatakan ikrar untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam suasana hikmat yang berlangsung di Markas Komando Taktis (Kotis) Sinak, markas Satgas Yonif 142/KJ di bawah Komando Operasi HABEMA TNI.

ADVERTISEMENT

Para mantan anggota TPNPB-OPM tersebut, dulunya terlibat dalam aksi kekerasan, seperti pembakaran gedung SMA di Distrik Sinak dan penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Langkah berani ini bukan sekadar sebuah seremoni, melainkan penegasan atas sebuah perubahan fundamental.

Baca Juga

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Kini mereka berjanji untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian dan pembangunan di tanah Papua.

Dalam ikrar, para eks kombatan ini menyatakan penolakan tegas terhadap segala bentuk gerakan separatis dan komitmen penuh untuk mendukung NKRI.

Ini adalah bukti nyata bahwa dialog dan pendekatan yang lebih humanis dapat membuka pintu rekonsiliasi.

“Kami menyadari bahwa jalan kekerasan hanya membawa penderitaan bagi rakyat, bukan solusi. Kami ingin berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan kemajuan di Papua, ” ujar Wakola Tabuni, salah satu perwakilan dari eks TPNPB-OPM.

Suaranya terdengar penuh keyakinan, mencerminkan kedalaman pemikiran di balik keputusan penting ini.

Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, Komandan Satgas Yonif 142/KJ, menyambut baik langkah ini sebagai buah manis dari Operasi Soft Power yang mengedepankan pendekatan berbasis kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi langkah mereka yang kembali ke pangkuan NKRI. Semoga ini menjadi awal perubahan yang positif, dan bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk meninggalkan jalan separatism,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Tinus Talenggeng, seorang tokoh masyarakat Sinak, menyatakan apresiasinya yang mendalam.

“Kami berharap langkah ini dapat memotivasi pihak lain yang masih bergabung dengan TPNPB-OPM untuk segera kembali dan berkontribusi dalam membangun Papua, agar masyarakat bisa hidup tanpa rasa takut dan ancaman, ” ungkapnya.

Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ dalam merangkul kembali saudara-saudara mereka yang tersesat, menunjukkan bahwa perdamaian di Papua dapat diwujudkan melalui pendekatan yang tepat, dialog yang tulus, dan upaya kemanusiaan yang berkelanjutan.

Komitmen Satgas Yonif 142/KJ untuk terus menjaga stabilitas wilayah dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    666 shares
    Bagikan 266 Tweet 167
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Tepis Propaganda TPNPB-OPM, Pangkoops HABEMA: TNI Komitmen Lindungi Papua, Hukum, dan NKRI

Tepis Propaganda TPNPB-OPM, Pangkoops HABEMA: TNI Komitmen Lindungi Papua, Hukum, dan NKRI

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id