ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Mantan anggota TPNPB-OPM tersebut, dulunya terlibat dalam aksi kekerasan, seperti pembakaran gedung SMA di Distrik Sinak dan penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024.

20 Desember 2025
0
Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Tujuh mantan kombatan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PUNCAK, Koranpapua.id- Tujuh mantan kombatan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), menyatakan diri kembali ke Ibu Pertiwi, Sabtu 20 Desember 2025.

Tujuh warga ini menyatakan ikrar untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam suasana hikmat yang berlangsung di Markas Komando Taktis (Kotis) Sinak, markas Satgas Yonif 142/KJ di bawah Komando Operasi HABEMA TNI.

ADVERTISEMENT

Para mantan anggota TPNPB-OPM tersebut, dulunya terlibat dalam aksi kekerasan, seperti pembakaran gedung SMA di Distrik Sinak dan penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Langkah berani ini bukan sekadar sebuah seremoni, melainkan penegasan atas sebuah perubahan fundamental.

Baca Juga

Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

Kini mereka berjanji untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian dan pembangunan di tanah Papua.

Dalam ikrar, para eks kombatan ini menyatakan penolakan tegas terhadap segala bentuk gerakan separatis dan komitmen penuh untuk mendukung NKRI.

Ini adalah bukti nyata bahwa dialog dan pendekatan yang lebih humanis dapat membuka pintu rekonsiliasi.

“Kami menyadari bahwa jalan kekerasan hanya membawa penderitaan bagi rakyat, bukan solusi. Kami ingin berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan kemajuan di Papua, ” ujar Wakola Tabuni, salah satu perwakilan dari eks TPNPB-OPM.

Suaranya terdengar penuh keyakinan, mencerminkan kedalaman pemikiran di balik keputusan penting ini.

Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, Komandan Satgas Yonif 142/KJ, menyambut baik langkah ini sebagai buah manis dari Operasi Soft Power yang mengedepankan pendekatan berbasis kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi langkah mereka yang kembali ke pangkuan NKRI. Semoga ini menjadi awal perubahan yang positif, dan bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk meninggalkan jalan separatism,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Tinus Talenggeng, seorang tokoh masyarakat Sinak, menyatakan apresiasinya yang mendalam.

“Kami berharap langkah ini dapat memotivasi pihak lain yang masih bergabung dengan TPNPB-OPM untuk segera kembali dan berkontribusi dalam membangun Papua, agar masyarakat bisa hidup tanpa rasa takut dan ancaman, ” ungkapnya.

Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ dalam merangkul kembali saudara-saudara mereka yang tersesat, menunjukkan bahwa perdamaian di Papua dapat diwujudkan melalui pendekatan yang tepat, dialog yang tulus, dan upaya kemanusiaan yang berkelanjutan.

Komitmen Satgas Yonif 142/KJ untuk terus menjaga stabilitas wilayah dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

18 Mei 2026
YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

18 Mei 2026
Cegah Perang Suku: Kemendagri Dorong Penyusunan Raperdasus dan Raperdasi, Kewenangan MRP

Cegah Perang Suku: Kemendagri Dorong Penyusunan Raperdasus dan Raperdasi, Kewenangan MRP

18 Mei 2026
Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

18 Mei 2026
Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

18 Mei 2026
Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

18 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    967 shares
    Bagikan 387 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Tepis Propaganda TPNPB-OPM, Pangkoops HABEMA: TNI Komitmen Lindungi Papua, Hukum, dan NKRI

Tepis Propaganda TPNPB-OPM, Pangkoops HABEMA: TNI Komitmen Lindungi Papua, Hukum, dan NKRI

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id