ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Dinkes Mimika Akreditasi Puskesmas Mapar dan Amar, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Hingga ke Wilayah Terpencil

14 Oktober 2025
0
Dinkes Mimika Akreditasi Puskesmas Mapar dan Amar, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Hingga ke Wilayah Terpencil

Tenaga Kesehatan Puskesmas Mapar foto bersama tim survey akreditasi. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Pekan depan penilaian akan berlanjut untuk tiga Puskesmas lainnya lainnya yaitu, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita, yang masing-masing dinilai oleh Lembaga Akreditasi AKP dan Lembaga Akreditasi LAKSI.

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus berupaya meningkatkan mutu layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah survei akreditasi perdana terhadap Puskesmas Mapar dan Puskesmas Amar oleh Tim Surveyor LPA-LPK Kementerian Kesehatan RI.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah hotel di Timika itu, dilaksanakan sejak Senin 13 Oktober hingga Rabu 15 Oktober 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Martina Siska Magai, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Mimika, menjelaskan bahwa kegiatan akreditasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan dan tata kelola fasilitas kesehatan di daerah.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

“Penilaian ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tahun ini, ada lima Puskesmas yang masuk dalam proses akreditasi, yaitu Amar, Mapar, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita,” jelas Martina, Selasa 14 Oktober 2025.

Martina menambahkan, proses penilaian dilakukan oleh tim dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) dan Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer, dengan mengacu pada lima instrumen utama, yaitu:

  1. Manajemen Puskesmas.
  2. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
  3. Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).
  4. Laboratorium dan Kefarmasian.
  5. Program Prioritas dan Peningkatan Mutu Puskesmas.

“Idealnya penilaian dilakukan di lokasi, tetapi karena medannya sulit dijangkau, maka kami menyiapkan video lengkap sebagai bahan penilaian,” terang Martina.

Hasil akreditasi akan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Martina berharap proses ini berjalan lancar dan hasilnya dapat mencerminkan kondisi riil setiap Puskesmas di lapangan.

“Kami berharap hasil penilaian ini menjadi dorongan bagi seluruh Puskesmas untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, pekan depan penilaian akan berlanjut untuk tiga Puskesmas lainnya lainnya yaitu, Tapormai, Potowaiburu, dan Jita, yang masing-masing dinilai oleh Lembaga Akreditasi AKP dan Lembaga Akreditasi LAKSI.

Hasil akreditasi nantinya akan dibagi dalam empat kategori, yaitu Dasar, Madya, Utama, dan Paripurna.

Aucsilia Takati, Kepala Puskesmas Mapar, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan mengikuti proses akreditasi perdana tersebut.

“Puji Tuhan, kami mendapat kesempatan untuk akreditasi. Tim surveyor sudah menunjuk kami sejak tiga bulan lalu. Ada lima Puskesmas baru yang disiapkan, termasuk kami,” ujarnya.

Menurut Aucsilia, selama tiga bulan terakhir pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan dokumen manajemen, pembenahan administrasi, hingga peningkatan mutu pelayanan dasar.

“Walaupun kami Puskesmas baru hasil pemekaran, semangat kami tetap tinggi untuk bisa mencapai hasil terbaik. Dinas Kesehatan juga memberikan dukungan penuh,” tambahnya.

Aucsilia menyebutkan, Puskesmas Mapar saat ini memiliki 26 tenaga kesehatan, terdiri dari dokter, perawat, dan bidan.

Meski dengan sumber daya terbatas, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Kami tetap semangat melayani masyarakat sesuai kemampuan yang ada. Harapan kami, hasil akreditasi ini bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan menjadi lebih baik dan paripurna,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Tingkatkan Pelayanan Transportasi Udara, Satgas Korpasgat Supadio Dukung Operasional Bandara Ilaga

Tingkatkan Pelayanan Transportasi Udara, Satgas Korpasgat Supadio Dukung Operasional Bandara Ilaga

Tadi Pagi Wilayah Nduga Diguncang Gempa 4.4 Magnitudo

Ibukota Provinsi Papua Tengah Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 3,2

PT Freeport Indonesia Raih Penghargaan Satya JKN Award 2025

PT Freeport Indonesia Raih Penghargaan Satya JKN Award 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id