ADVERTISEMENT
Rabu, November 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Kasus Penembakan Warga Sipil di Asmat, Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua Desak Panglima TNI Usut Tuntas

30 September 2025
0
Amunisi yang Dilepaskan TNI Tewaskan Tiga Anggota OPM di Puncak, Satunya Masuk DPO Polres Mimika

Ilustrasi Penembakan.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Koalisi juga mendorong agar Komnas HAM segera melakukan Investigasi Pro Justitia atas dugaan pelanggaran HAM, khususnya hak hidup, korban tewas.

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus penembakan oleh anggota Satgas Yonif 123/Rajawali yang menewaskan seorang warga sipil bernama Irenius Yirani Baotaipot (21), kini menjadi perhatian serius Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua.

Koalisi mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turun tangan dan mengusut tuntas insiden penembakan yang terjadi di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Sabtu 27 September 2025.

Dalam insiden itu, selain menewaskan Irenius Yirani Baotaipot, juga melukai tiga warga lainnya yakni, Erik Amiyaram, Petrus Bakas dan Gerfas Yaha.

“Panglima TNI segera proses hukum anggotanya yang telah menyalahgunakan tugas dan kewenangan,” demikian keterangan tertulis yang dikeluarkan Koalisi, Selasa 30 September 2025.

Baca Juga

Gerai Kopdes Tak Kunjung Dibangun, APDESI Mimika Pertanyakan Kepastian Program

Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan Rumah di Timika

Untuk diketahui koalisi hukum dan HAM Papua ini, terdiri dari LBH Papua, PAHAM Papua, ALDP, SKP KC Sinode Tanah Papua, JPIC OFM Papua Elsham Papua, Yadupa, YLBHI, LBH Papua Merauke, LBH Papua Pos Sorong, dan Kontras Papua.

Mereka meyakini, tindakan anggota Satgas Yonif 123/Rajawali itu termasuk pelanggaran HAM dan penyalahgunaan senjata api. “Atau tindak pidana penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal,” tulis dalam keterangan itu.

Selain itu, koalisi juga mendorong agar Komnas HAM segera melakukan Investigasi Pro Justitia atas dugaan pelanggaran HAM, khususnya hak hidup, korban tewas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kolonel Inf Candra Kurniawan, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cenderawasih, membenarkan peristiwa penembakan itu.

“Kejadian ini berawal saat prajurit TNI dari Satgas 123/Rajawali berupaya menenangkan warga setempat yang mabuk,” ujar Candra dalam keterangan tertulis tanggal 28 September 2025.

Menurut dia, prajurit itu menilai orang mabuk itu membahayakan masyarakat, bahkan menyebabkan dua warga lainnya terluka. Kemudian prajurit terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan.

Candra menjelaskan, TNI sampai saat ini masih menelusuri kronologi kejadian tersebut. TNI akan menyelidiki dan memeriksa serta memproses personel yang terlibat secara hukum.

Adapun penembakan yang menewaskan warga sipil itu dikabarkan memicu amarah warga setempat. Mereka menyerang hingga membakar Pos Satgas Yonis 123/Rajawali di sekitar Jalan Pemda, Distrik Agats. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gerai Kopdes Tak Kunjung Dibangun, APDESI Mimika Pertanyakan Kepastian Program

Gerai Kopdes Tak Kunjung Dibangun, APDESI Mimika Pertanyakan Kepastian Program

4 November 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan Rumah di Timika

Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan Rumah di Timika

4 November 2026
Antrean BBM Mimika Tak Teratasi, Penjualan Eceran Disorot

Antrean BBM Mimika Tak Teratasi, Penjualan Eceran Disorot

4 November 2026
Bupati Mimika Temui Menteri PKP, Usulkan Rumah bagi Warga Iwaka

Bupati Mimika Temui Menteri PKP, Usulkan Rumah bagi Warga Iwaka

4 November 2026
Bantuan Penjual Pinang Mimika Rp250 Juta, Tiap KK Rp2,5 Juta

Bantuan Penjual Pinang Mimika Rp250 Juta, Tiap KK Rp2,5 Juta

4 November 2026
Usai MTQ I Papua Tengah, LPTQ Mimika Perkuat Koordinasi Distrik

Usai MTQ I Papua Tengah, LPTQ Mimika Perkuat Koordinasi Distrik

4 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan Wakil Gubernur Papua Selatan Menuju Asmat

Satgas Korpasgat Kawal Keberangkatan Wakil Gubernur Papua Selatan Menuju Asmat

Satgas Damai Cartenz Ciduk Pemasok Amunisi untuk KKB di Puncak Jaya

Satgas Damai Cartenz Ciduk Pemasok Amunisi untuk KKB di Puncak Jaya

Pemkab Mimika Gelar Innovation Week 2025, Rebut Hadiah Senilai Rp4 Miliar

Pemkab Mimika Gelar Innovation Week 2025, Rebut Hadiah Senilai Rp4 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id