ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Gubernur Meki Nawipa Instruksikan Tiga Bupati Bentuk Tim Tangani Konflik Kapiraya

Setelah konsolidasi di tingkat suku selesai dilakukan, seluruh elemen Forkopimda dari provinsi hingga tiga kabupaten terkait akan turun langsung ke Kapiraya.

14 Februari 2026
0
Gubernur Meki Nawipa Ingatkan ASN Soal Sanksi Disipilin, Bolos Kerja, TPP Dipotong Hingga 55 Persen

Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Bupati Mimika, Bupati Deiyai dan Bupati Dogiyai diinstruksikan agar secepatnya membentuk tim untuk menangani penyelesian tapal batas wilayah yang berbuntut pertikaian di Kapiraya.

Seperti diketahui berlarut-larutnya penyelesaian tapal batas wilayah Kabupaten Mimika dan Deiyai, telah mengakibatkan konflik antara Suku Mee dan Suku Kamoro.

ADVERTISEMENT

Dalam konflik horisontal berlangsung Jumat 13 Februari 2026, berdampak terhadap terbakarnya 18 rumah semi permanen milik warga Kampung Mauka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Termasuk Kantor Distrik Kapiraya Atas Kabupaten Deiyai dan Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai-Polda Papua.

Baca Juga

Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

Ketua Komisi II DPRK Mimika Minta Pemkab Perkuat Anggaran Aparat untuk Jaga Kamtibmas

Menyikapi agar kasus ini tidak melebar, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memerintahkan Bupati Mimika, Deiyai dan Dogiyai untuk segera tangani konflik tersebut dengan membentuk tim gabungan.

Tim ini selanjutnya bekerja melakukan upaya-upaya untuk meredam sekaligus sejumlah langkah penyelesaian terhadap persoalan tapal batas berbasis adat.

Instruksi ini merupakan salah satu keputusan yang ditetapkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Gubernur Meki Nawipa secara Daring, Jumat 13 Februari 2026.

Pertemuan daring dihadiri jajaran pimpinan daerah, di antaranya wakil ketua I Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah (MRPT) Yehuda Gobai, wakil ketua IV DPRP Papua Tengah John NR Gobai.

Termasuk Bupati Mimika, Johannes Rettob, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Dogiyai, Petrus Agapa.

Dalam Rakor tersebut, Gubernur menekankan agar lebih mengedepankan pendekatan adat guna meredam ketegangan yang terjadi di Kapiraya.

Ketegangan itu kembali pecah setelah sebelumnya terjadi dua kali peristiwa sama di wilayah Kapiraya dan telah menelan satu korban jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bakesbangpol Papua Tengah, Albertus Adii mengatakan, pertemuan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemprov Papua Tengah untuk menyelesaikan sengketa di wilayah Kapiraya.

Albertus membenarkan bahwa, langkah yang perlu dilakukan secepatnya adalah koordinasi intensif antara provinsi dan tiga kabupaten yakni, Deiyai, Dogiyai, dan Mimika.

“Dalam rapat sudah disepakati bahwa masing-masing kabupaten akan membentuk tim penanganan konflik yang akan melakukan koordinasi dan kerja sama terhadap suku-suku baik Mee dan Kamoro,” ujar Albertus.

“Pemerintah akan bekerja dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk penanganan konflik, sehingga tidak menyebar,” tandasnya.

Pemprov Papua Tengah juga mendorong agar tim yang dibentuk melakukan negosiasi langsung dengan para pemilik hak ulayat dari kedua belah pihak.

Langkah ini dianggap paling efektif untuk menyelaraskan perspektif antara administrasi negara dan hukum adat yang berlaku di Tanah Papua.

Setelah konsolidasi di tingkat suku selesai dilakukan, seluruh elemen Forkopimda dari provinsi hingga tiga kabupaten terkait akan turun langsung ke Kapiraya.

“Membentuk tim dari tiga kabupaten masing-masing, kemudian dengan tingkat provinsi setelah melakukan konsolidasi komunikasi dikoordinasi melalui suku-suku yang ada, khususnya Mee dan Kamoro,” jelasnya.

Selanjutnya akan dilaksanakan pertemuan bersama. Hasil pertemuan akan dirumuskan, kemudian Forkopimda provinsi dan tiga kabupaten akan ke Kapiraya untuk menyelesaikan konteks tapal batas adat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

24 Agustus 2026
Ketua Komisi II DPRK Mimika Minta Pemkab Perkuat Anggaran Aparat untuk Jaga Kamtibmas

Ketua Komisi II DPRK Mimika Minta Pemkab Perkuat Anggaran Aparat untuk Jaga Kamtibmas

24 Agustus 2026
Tingkatkan Retribusi Daerah, Pemprov Papua Optimalkan Aset Daerah

Tingkatkan Retribusi Daerah, Pemprov Papua Optimalkan Aset Daerah

24 Agustus 2026
Papua Tengah Rasakan Dampak El Nino, BMKG: Indeks 3.4 Berdasarkan Pemutakhiran Dasarian I Agustus 2026

Papua Tengah Rasakan Dampak El Nino, BMKG: Indeks 3.4 Berdasarkan Pemutakhiran Dasarian I Agustus 2026

24 Agustus 2026
Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

24 Agustus 2026
Sembilan Perempuan Diduga Disandera di Jila, Polisi Belum Temukan Korban dan Pelaku

Sembilan Perempuan Diduga Disandera di Jila, Polisi Belum Temukan Korban dan Pelaku

24 Agustus 2026

POPULER

  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    Sembilan Perempuan di Jila Mimika Dikabarkan Disandera, Seorang Ibu Dilaporkan Tewas

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Kontraktor OAP Palang Kantor BPBJ Mimika, Desak Bupati Turun Tangan

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Kontraktor OAP Palang UPBJ, Bupati Mimika: “Kalau Sudah Dipercaya, Jangan Jual Proyek”

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pelarian Berakhir, Terduga Pelaku Pembunuhan di KM 10 Mimika Ditangkap Polisi di Makassar

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    727 shares
    Bagikan 291 Tweet 182
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Polres Mimika Minta Bantuan Brimob

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Batas Wilayah dan Keberadaan Lahan Emas Diduga Pemicu Konflik di Kapiraya-Mimika

Tambang Emas Ilegal Biang Kerok Konflik Kapiraya, DPR Papua Tengah Desak Pemprov Tutup Aktivitas Eksploitasi SDA

Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Akses dari Bundaran Petrosea Menuju Bandara Mozes Kilangin Dibuka, Kini Bernama Jalan Yan Magal

Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Aksi Cepat Tim Babat: Lima Pelaku Begal di Timika Diringkus, Semua Berstatus Pelajar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id