ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dorong Penurunan Stunting, WVI dan Dinkes Mimika Latih Tenaga Kesehatan untuk Dampingi Kader Posyandu

Reynold juga menyambut baik kebijakan Menteri Kesehatan yang menetapkan istri kepala daerah sebagai Ketua Posyandu di tingkat kabupaten.

17 Juni 2025
0
Dorong Penurunan Stunting, WVI dan Dinkes Mimika Latih Tenaga Kesehatan untuk Dampingi Kader Posyandu

Foto bersama Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Julia Christine Sagala, Senior Program Manager Wahana Visi Indonesia. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Wahana Visi Indonesia (WVI), bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, menyelenggarakan pelatihan ‘25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu’ yang ditujukan bagi tenaga kesehatan.

Pelatihan diikuti oleh sekitar 30 peserta dan dibuka oleh Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, di salah satu hotel di Timika Selasa 17 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

Julia Christine Sagala, Senior Program Manager Wahana Visi Indonesia, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan angkatan pertama di Kabupaten Mimika, bagian dari proyek “Pasti Papua” yang didanai oleh PT Freeport Indonesia (PTFI).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Posyandu dan meningkatkan kualitas kader dalam upaya penurunan stunting.

Baca Juga

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

“Saat ini, kader Posyandu memiliki strata dan harus memiliki keterampilan dasar untuk mendampingi kader Posyandu secara maksimal dalam memberikan pelayanan,” ujar Julia.

Julia berharap pelatihan ini dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang memahami 25 keterampilan dasar kader Posyandu dan mampu mendampingi kader secara efektif dalam melaksanakan Posyandu siklus hidup.

Dijelaskan, konsep Posyandu siklus hidup tidak hanya mencakup kegiatan bulanan, tetapi juga mendorong kader untuk melakukan kunjungan rumah kepada sasaran yang tidak datang ke Posyandu, seperti bayi, Balita, ibu hamil, dan usia reproduksi.

Melalui pelatihan ini kata Julia, Kabupaten Mimika akan memiliki kader Posyandu yang memenuhi standar, setidaknya pada strata Purwa (tingkat dasar).

Adapun ke-25 keterampilan tersebut dibagi menjadi lima kategori besar, salah satunya adalah pengelolaan Posyandu yang meliputi persiapan H-1, pelaksanaan kegiatan, analisis data.

Pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar lengan, kepala, dan leher), termasuk pengisian kartu bantu, rekapitulasi skrining, hingga kunjungan rumah.

Peran Tenaga Kesehatan dalam Transformasi Pelayanan Posyandu

Reynold Rizal Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, menambahkan bahwa pelatihan ini membekali tenaga kesehatan untuk melatih kader Posyandu, dalam mengimplementasikan 25 kompetensi sesuai dengan Permenkes tahun 2024 tentang Pelayanan Berdasarkan Siklus Hidup.

Standar pelayanan ini mencakup ibu hamil, bayi, Balita, remaja, penduduk usia produktif, dan Lansia.

“Kami juga menyisipkan bagaimana pelayanan tradisional yang setiap hari kita lakukan bisa menjadi gerakan bersama,” kata Reynold.

Ia mencontohkan hasil diskusi di Kementerian Kesehatan dan studi tiru di Puskesmas Duren Sawit yang memiliki poli kesehatan tradisional.

Di sana, tenaga kesehatan memberikan pijat akupresur untuk sakit kepala atau batuk pilek pada ibu hamil dan anak-anak, sementara kader Posyandu menyediakan minuman herbal.

“Ini integrasi yang sangat baik dan kini hadir di Timika,” pungkas Reynold.

Reynold juga menyambut baik kebijakan Menteri Kesehatan yang menetapkan istri kepala daerah sebagai Ketua Posyandu di tingkat kabupaten.

Dimana di Mimika, ibu Bupati menjabat sebagai Ketua Posyandu, yang diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat kampung.

“Posyandu saat ini sudah berjalan baik, dan kami ingin memperkuatnya serta menyisipkan pengobatan tradisional. Mama-mama kita punya kemampuan memberikan pijatan, dan kader bisa dilatih ke arah sana selain pelayanan dasar.” jelasnya.

Pada akhir Mei lalu, Bupati Mimika telah mencanangkan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas Timika sebagai langkah menuju Gerbang Emas 2045.

Karenanya, Reynold menganggap Posyandu sebagai pilar pertama dalam pelayanan kesehatan dasar, karena melibatkan promosi dan edukasi masyarakat oleh masyarakat.

“Ini adalah hal yang sangat baik dan harus terus diperkuat,” pungkas Reynold. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

16 Januari 2026
Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

16 Januari 2026
Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    846 shares
    Bagikan 338 Tweet 212
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2460 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
Next Post

Gallery Foto Dinkes Mimika dan WVI Selenggarakan Pelatihan “25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu”

Yuni Wonda dan Mus Kogoya Resmi Pimpin Puncak Jaya, Gubernur Meki Titip Tiga Pesan Penting

Yuni Wonda dan Mus Kogoya Resmi Pimpin Puncak Jaya, Gubernur Meki Titip Tiga Pesan Penting

Beasiswa Provinsi Papua Tengah, Raih Pendidikan Gratismu di Mimika

Beasiswa Provinsi Papua Tengah, Raih Pendidikan Gratismu di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id