ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Melalui Posko ini, pemuda Katolik mengajak umat Katolik di lima dekenat Keuskupan Timika, serta berbagai pemerhati kemanusiaan lainnya untuk ikut berbela rasa.

28 Mei 2025
0
Ringankan Beban Pengungsi Konflik Bersenjata di Papua Tengah, Pemuda Katolik Galang Bantuan Kemanusian

Pemuda Katolik Komda Papua Tengah saat menyampaikan keterangan pers penggalangan bantuan untuk korban konflik bersenjata. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE- Koranpapua.id– Konflik bersenjata yang terjadi di tiga kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah dalam dua pekan terakhir, sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat di wilayah itu.

Kontak tembak antara Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat keamanan yang terjadi di Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Dogiyai itu, tidak saja berjatuhan korban jiwa, tetapi ribuan warga terpaksa harus mengungsi dari kampung halaman mereka.

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas untuk meringankan beban hidup warga pengungsi,  mendorong Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah untuk melakukan penggalangan bantuan kemanusiaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aksi bantuan kemanusian ini yang sudah dimulai sejak tanggal 23 Mei hingga 5 Juni 2025, ditandai dengan dibukanya Posko Kemanusiaan di Gereja Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

Posko ini difokuskan untuk menggalang bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang terdampak langsung oleh konflik bersenjata.

Kristianus Madai, Ketua Bidang Bencana dan Tanggap Darurat Komda Papua Tengah dalam keterangan persnya yang diterima koranpapua.id, Rabu 28 Mei 2025, menyatakan bahwa pemuda Katolik hadir murni untuk misi kemanusiaan, bukan berpihak kepada kelompok manapun.

“Kami hadir sebagai wujud belas kasih dan solidaritas. Warga yang trauma dan panik di daerah konflik adalah saudara kita. Kepedulian mereka adalah kepedulian kita semua,” ujarnya.

Menurut Kristianus, fokus utama bantuan diarahkan kepada warga sipil yang mengungsi dari Distrik Gome, Kabupaten Puncak dan Kampung Itadipa, Kabupaten Intan Jaya yang menjadi titik-titik terparah dari konflik bersenjata.

Melalui Posko ini, pemuda Katolik mengajak umat Katolik di lima dekenat Keuskupan Timika, serta berbagai pemerhati kemanusiaan lainnya untuk ikut berbela rasa.

Bantuan yang dikumpulkan meliputi bahan makanan, minuman, pakaian layak pakai, obat-obatan, perlengkapan sekolah, serta dana sukarela.

Kristianus mengutip motto tahbisan Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwoa Baru, OSA: Ego Sum Ostium (Akulah pintu bagi domba-domba-Ku), sebagai inspirasi gerakan ini.

“Kami percaya bahwa ‘domba-domba’ itu adalah warga sipil tak bersalah yang menjadi korban konflik ini,” katanya.

Mengutip Katolikkana.com, Pastor Yanuarius Yogi, Pr, Dekan Dekenat Moni-Puncak, menyampaikan bahwa situasi di Intan Jaya dan Puncak masih sangat mencekam.

Ia menegaskan perlunya tindakan nyata dan mendesak pemerintah serta kelompok bersenjata untuk segera mengakhiri konflik melalui jalan damai.

“Kami mendukung seluruh bentuk bantuan, baik dari pemerintah, mahasiswa, maupun pemuda Katolik. Namun, yang lebih penting adalah dialog damai untuk mengakhiri penderitaan rakyat sipil,” kata Pastor Yance.

Dalam pernyataan sikapnya, Pemuda Katolik Papua Tengah mengeluarkan empat tuntutan utama:

  1. Gencatan senjata segera antara TNI-POLRI dan TPNPB-OPM di Intan Jaya dan Puncak.
  2. Penarikan pasukan militer organik dan non-organik dari wilayah konflik.
  3. Penyelesaian masalah melalui pendekatan damai, humanis, dan bermartabat.
  4. Pembukaan ruang dialog antara negara dan seluruh pihak yang bertikai. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Pemkab Mimika, Freeport dan Wahana Indonesia Lakukan Diskusi Terbatas Bahas Pencegahan Stunting

Pemkab Mimika, Freeport dan Wahana Indonesia Lakukan Diskusi Terbatas Bahas Pencegahan Stunting

Pemkab Tetapkan Branding ‘Mimika Rumah Kita’, Bupati JR: Jadilah Rumah yang Nyaman dan Inklusif

Ironi Lokasi Galian C, Izin Provinsi Lindungi Perusak Lingkungan dan Penyebar Malaria di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id